Jatuh cinta kepada tuan putri modern

Jatuh cinta kepada tuan putri modern
Episode 30


__ADS_3

" Tunggu sampai aku selesai kan sarapan ku dulu.." Ucap xio feifei yang tidak rela meninggal kan makanan lezat di hadapan nya..


" Apa kamu serius?.." Ucap Xio xi yang menunggu di meja makan dan melihat xio feifei menikmati sarapan nya..


* Setengah Jam Kemudian *


Xio feifei yang sudah kenyang dan langsung bergegas mengganti pakaian dengan yang lebih anggun dan cocok untuk datang ke pesta perayaan ulang tahun ibu dari xio xi..


Tap..tap..tap.. Langkah kaki xio feifei yang sudah mengganti pakaian dan turun dari tangga, dan Xio xi yang tidak sabar setelah menunggu lama xio feifei untuk bersiap..


" Kenapa ganti baju saja lama sekali? Lagi pula.. mau pakai baju apapun.." Ucap Xio xi yang kesal, namun ucapannya terhenti setelah melihat penampilan yang memukau xio feifei turun dari tangga..


Xio xi melihat xio feifei dengan sangat terpesona sampai dia tidak bisa mengontrol muka nya, yang menjadi merah merona itu..


" Apa dia benar-benar Xio feifei? sejak kapan dia bisa berpakaian seperti itu?.." Ucap xio xi dalam hati nya yang belum bisa memalingkan pandangan mata nya dari xio feifei..


" Nona xio. Tuan Lu akan makan di luar malam ini.. saya harap anda pulang lebih awal.."Ucap pelayan wu yang tiba-tiba menghampiri xio feifei..


Pelayan wu sebenarnya khawatir jika xio feifei pergi keluar dari rumah, karena selama dia keluar selalu membuat keributan besar dan membuat keluarga Lu yang menanggung akibat malu nya dari semua kekacauan yang di buat nya..


"Jangan membuat masalah di luar gadis bodoh.."Ucap pelayan wu dalam hati nya yang memasang wajah tidak percaya nya itu kepada xio feifei..

__ADS_1


Xio feifei yang melihat ekspresi dari pelayan itu berpikir karena hawa yang hitam menyelimuti badan pelayan wu dan mata nya yang memiliki banyak pikiran dengan ekspresi khawatir..


" Wajah Abdi wu terlihat khawatir, tapi mata nya menunjuk kan bahwa dia sedang banyak pikiran..? sebenarnya apa yang membuat abdi wu sangat khawatir dan memiliki banyak pikiran? kasihan sekali abdi wu yang sudah sangat tua selalu di buat khawatir oleh seseorang.." Ucap xio feifei yang menatap ke arah abdi wu dengan ekspresi wajah kasihan..


" Baiklah. Abdi wu aku akan pulang lebih awal..", Ucap xio feifei yang langsung pergi dan memalingkan tatapan nya kepada abdi wu itu..


Saat melangkah keluar rumah xio feifei tersenyum sinis karena mengingat bahwa taruhan dengan abdi wu belum di menangkan oleh siapapun, maka dari itu xio feifei terus memanggil nya abdi wu. Walau pelayan wu sangat terlihat kesal karena mendengar panggilan itu..


Sementara di waktu yang sama xio xi yang melihat ekspresi dari xio feifei pun merasa bingung dengan tingkah xio feifei sekarang, yang sama sekali sangat berbeda dengan xio feifei dulu..


* Dalam Perjalanan *


" Tidak peduli seberapa sering aku melihat semua ini.. aku tidak berhenti merasa bahwa semua nya, mulai dari arsitektur, budaya, dan semua benda yang ada di dunia ini sangatlah aneh bagi ku.. Hp, Tv, kulkas, kereta besi ( mobil ).. benda-benda di sini sangat lah luar biasa.. Kereta dan pesawat terbang yang aku lihat dibuku itu seperti apa wujud mereka sebenarnya di dunia nyata? disini ada banyak sekali hal-hal yang tidak pernah aku ketahui sebelumnya, bila tidak ada yang mengajari ku. Aku tidak akan pernah mengerti semuanya.. Hah.. Seperti yang di katakan oleh abdi wu. Aku benar-benar seperti orang bodoh di dunia ini.." Ucap xio feifei sambil memasang muka sedikit kesal setelah mengingat saat pelayan wu mengatakan bodoh terhadap nya..


Namun seketika xio feifei langsung teringat dengan negara asal nya dinasti ning.. xio feifei langsung memasang wajah sedih dan kesepian nya di antara keramaian kota itu..


" Aku sangat kangen dengan negara ku dinasti ning dan juga paman kaisar.. Paman, aku ada di dunia yang sangat asing ini sendirian. Paman, aku sangat merasa kesepian.." Ucap xio feifei yang merindukan suasan di negara asal dan paman kaisar nya itu..


Sementara di sisi lain, Xio xi yang melihat ekspresi merenung xio feifei, dan semenjak masuk ke dalam mobil xio feifei tidak berbicara sepatah kata pun.. Xio xi pun memutar lagu yang sangat berisik di dalam mobil untuk membuyarkan lamunan dari xio feifei..


" Dia tidak melihat ku sama sekali.. Cih aku pun tidak peduli.. hehehe aku akan memutar lagu terhebat ku.." Ucap xio xi dalam hati nya dan langsung memutarkan lagu yang di nyanyikan oleh nya sendiri

__ADS_1


* Lagu Xio xi *


" Ooohhh.. Aku tidak jenius.. oh aku tidak jenius.. Menjadi jenius tidaklah mudah ... menjadi jenius bukan bawaan..oh aku sungguh tidak jenius.. oh.. aku memang tidak jenius..lalalala.. aku tidak jenius..lalala..aku bukan seorang jenius" Teriakan dari xio xi yang sedang menyanyi kan lagu itu..


Xio feifei yang mendengar lagu itu langsung terhentak karena kaget dengan suara seperti teriakan dan lagu yang sangat tidak enak di dengar itu yang langsung membuyarkan lamunan nya itu..


" Lagu apa ini? telinga ku sangat sakit..", Teriak xio feifei yang kesal dengan lagu berisik itu sambil menutup kedua telinga nya..


Xio xi yang mendengar teriakan dan ekspresi xio feifei pun langsung mengerem dadakan dan kesal mendengar perkataan dari xio feifei itu yang menghina lagu nya..


" Apa maksudmu xio feifei? Apa kamu salah minum obat atau apa? berani sekali kamu menghina lagu ku.." Teriak xio xi sambil menunjuk ke arah xio feifei yang sedang menutup telinga nya itu..


" Lagu ini.. lagu ini tidak bisa di dengar kan.. Apa lagu ini di nyanyikan oleh mu?.." Ucap xio feifei dengan wajah tanpa bersalah nya dan terus menutup kedua telinga nya itu..


" Apa yang baru saja kamu bilang? Xio feifei kamu benar-benar sangat berani menghina lagu ku..", Teriak Xio xi yang sangat murka dengan wajah kesal dan marah nya itu..


Aura dari Xio xi sangat berapi-api dan berkobar seperti sedang kebakaran, Xio xi sangat kesal dengan perkataan xio feifei dan reaksi nya itu..


" Sejujurnya. walau aku tidak mengerti tentang musik, tetapi aku benar-benar merasa lagu ini sangat tidak enak di dengar telinga..", Ucap xio feifei sambil menatap ke arah Xio xi...


" Kamu.." Ucap xio xi yang tidak bisa mengatakan apapun dengan wajah merah merona karena malu..

__ADS_1


__ADS_2