Jatuh cinta kepada tuan putri modern

Jatuh cinta kepada tuan putri modern
episode 7


__ADS_3

" nona xio kemarilah. saya akan memakai kan pakaian dalam kepada anda.." ucap pelayan wanita itu kepada xio feifei yang terus menjauh..


" Tidakk.." teriak xio feifei..


Namun pelayan itu tetap memaksa memakai kan pakaian dalam itu kepada xio feifei. xio feifei yang tak sanggup melawan nya dia pun pasrah untuk di pakai kan oleh pelayan wanita itu, setelah selesai pelayan itu kembali menunjukkan pakaian lainya kepada feifei..


" Nona xio ini adalah gaun." ucap pelayan itu sambil membawa gaun berwana biru tua yang pendek itu..


Kemarin aku masih dalam keadaan kaget dan aku tidak sadar kalo pakaian ku tidak menutupi seluruh badanku. kalo dipikir-pikir lagi. pakaian di negara ini terlalu terbuka..ucap xio feifei yang terkejut dengan gaun yang di tunjukan oleh pelayan itu, namun tetap saja feifei terpaksa memakai nya agar bisa beradaptasi di negara asing ini.


" Nona xio ini adalah kaos kaki dan sepatu nya." ucap pelayan yang lagi-lagi menunjukkan benda yang feifei tidak tau..


Feifei pun mencoba kaos kakinya dan feifei terkejut lagi dengan benda aneh-aneh di negara ini. yang tidak sama dengan kaos kaki nya dulu saat tinggal di kerajaan..


"Bagaimana mungkin kaos kaki bisa sangat pas seperti ini." ucap feifei sambil mencoba kaos kaki itu yang sangat pas di kakinya..


Setelah selesai memakai kan pakaian pada xio feifei, pelayan itu pun kembali menjelaskan cara mandi dan menggunakan barang-barang di kamar mandi tersebut, agar feifei bisa menggunakan nya dengan baik dan benar sesuai perintah dari Lu ming..


" Nona xio. anda memencet pasta gigi ini, lalu taruh di atas sikat gigi, lalu tekan tombol ini.. Lalu ini cara menggunakan keran ini.. setiap handuk berbeda, ini untuk mencuci muka, ini untuk mandi.. dan ini sabun mandi, shampoo,sabun cuci muka,toner wajah.." ucap pelayan itu yang menjelaskan kegunaan dan cara memakai benda-benda yang aneh bagu feifei..


Mantra apa ini! aku sudah tahu cara menggunakan keran.. kenapa handuk nya ada banyak dan fungsi nya berbeda.. untuk apa semua ini... ucap feifei dalam hati saat pelayan menjelaskan semuanya pada feifei.. feifei yang kebingungan itu memegang kepalanya dan matanya berputar-putar mencoba memahami penjelasan dari pelayan tersebut..


" Nona xio apa anda mengingat semuanya." tanya pelayan itu pada feifei yang memegangi kepalanya itu..


"Hah." teriak feifei..


Ssrreettt.. seketika feifei berubah sikap yang tadinya terlihat seperti kebingungan dan kemudian dengan cepat berubah dengan wajah serius, tatapan matanya menjadi tajam dengan aura dingin..

__ADS_1


" Apa maksudmu dengan aku harus mengingat semuanya! kalau begitu untuk apa kamu disini." jawab feifei dengan nada dingin dan menatap pelayan itu dengan tajam..


Huh! mencoba untuk menghinaku, kamu bahkan tidak memenuhi kualifikasi dari seorang pelayan kerajaan biasa!.. ucap feifei dalam hatinya..


Pelayan itu pun kaget dengan perkataan feifei dengan wajah dingin dan sorotan mata yang tajam itu..


" Maafkan saya nona xio." ucap pelayan itu, dengan tubuh bergetar..


"Kamu menonton terlalu banyak drama sejarah. apa kamu pikir, kamu adalah seorang putri kerajaan! siapa yang memberi mu hak untuk melakukan itu?.. kamu hanyalah orang bodoh, yang tidak bisa disingkirkan untuk sementara." ucap pelayan itu dala hatinya yang melihat feifei pergi keluar kamarnya..


Setelah selesai bersiap-siap xio feifei pun keluar dari kamar dan turun untuk menemui Lu ming dan sarapan..


Saat xio feifei turun dari tangga. di bawah sudah ada Lu ming yang duduk di meja makan dan pelayan wu yang sedang memegang sebuah kertas di sisi Lu ming..


Ternyata pelayan wu sedang membicarakan kerugian yang dibuat xio feifei semalam..


" Rak minuman keras, 200.000 yuan. Raphael royal salute, Domaine La romanee-conti, Chateau Ausone, Petrus,dll. Dengan total 52, botol minuman keras, harga total nya adalah 1.300.000 yuan. Dan yang tersisa hanya Domaine Leroy." Ucap pelayan wu yang menjelaskan kerugian dan barang yang sudah di rusak oleh xio feifei semalam..


" Hmmm... aku mengerti." jawab Lu ming yang sudah mendengar perkataan pelayan wu itu dengan wajah biasa saja sambil memakan sarapannya..(holang kaya mah bebas)


Setelah pelayan wu menjelaskan pada Lu ming. xio feifei pun tiba dan menghampiri meja makan itu untuk sarapan bersama..


Ssssrrreeeeettttt.. tiba-tiba seorang pelayan perempuan yang tadinya membantu xio feifei bersiap-siap itu mengeluarkan kursi untuk mempersialakan xio feifei duduk..


" Silahkan duduk nona xio." ucap pelayan wanita itu kepada feifei, yang sedang mencari muka pada Lu ming..


Xio feifei pun duduk di kursi yang disiapkan oleh pelayan itu. dan setelah memastikan xio feifei duduk pelayan itu mencoba mendekati Lu ming..

__ADS_1


" Tuan Lu. Aku sudah selesai mengajarkan nona xio cara bersiap-siap pagi hari." ucap pelayan wanita yang mencoba memberi tahu pada Lu ming.


" hhmm. baiklah kamu boleh pergi.", jawab Lu ming datar.


" Siap Tuan Lu." jawab pelayan wanita itu dengan wajah gembira karena bisa berbincang dengan Lu ming walau sebentar..


Saat pelayan itu berbincang dengan Lu ming xio feifei hanya melihat sikap dari pelayan itu kepada Lu ming..


Hhmmm, pelayan itu. sikap nya pada paman sangat jauh berbeda... ucap xio feifei dalam hatinya yang melihat tingkah pelayan wanita itu..


" Ada yang ingin aku bicarakan padamu." Ucap Lu ming kepada xio feifei, yang membuyarkan lamunan xio feifei..


" Sebenarnya." Ucap xio feifei yang berbicara terpotong-potong karena ragu..


" Katakan saja. aku juga punya hal yang ingin ku bicara kan padamu." jawab Lu ming tegas..


" Sebenarnya.. Akkuu.. Akkkuuu itu..." ucap feifei yang masih ragu-ragu, sementara Lu ming masih menunggu sambil menikmati sarapannya dengan tenang..


" Aku bukan istrimu." Teriak xio feifei yang memberanikan diri berkata jujur pada Lu ming..


" Dan aku Lu" Ucap xio feifei


" Cukup!. Apa kamu sudah selesai bermain-main nya?" Jawab Lu ming yang memotong pembicaraan feifei yang belum selesai itu dengan wajah marah, dengan tatapan tajam, alisnya mengkerut..


Sementara Lu ming marah pada feifei, para pelayan yang melayani mereka untuk sarapan dan berada di sisi mereka itu berbisik-bisik mendengar xio feifei berkata seperti itu pada Lu ming..


" Seperti yang kuduga mereka bertengkar lagi.", bisik salah satu pelayan ke pelayan lain.

__ADS_1


" Diam." ucap pelayan wu tegas pada para pelayan yang berbisik-bisik itu.


Kenapa kamu tiba-tiba marah?... Ucap xio feifei dalam hati nya, yang bingung dengan kemarahan Lu ming yang tiba-tiba itu..


__ADS_2