Jatuh cinta kepada tuan putri modern

Jatuh cinta kepada tuan putri modern
Episode 24


__ADS_3

Pelayan wu benar-benar emosi dengan yang di lakukan oleh xio feifei saat ini..


" Taman dan kolam renang yang di desain khusus dengan gaya Asia tenggara! aku kira semua nya akan baik-baik saja kalau kita mengurung nya di dalam rumah! aku terlalu meremeh kan kemampuan merusak wanita ini!.." Ucap pelayan wu dalam hati nya dengan wajah seperti ingin menangis dan terus menatap ke arah kolam dan taman..


" Kamu pikir aku tidak akan sadar?? hanya karena kamu menggali sedikit-sedikit dari beberapa bagian dari taman ini! lihat apa yang kamu lakukan? kamu bisa saja menjadi b*doh. tapi kesabaran ku sudah habis..", Teriak pelayan wu kepada xio feifei sambil menunjuk jari telunjuk nya ke arah xio feifei..


Xio feifei yang terdiam terkejut dengan teriakan dari pelayan wu dan Omelan dari nya pun langsung angkat bicara untuk membela diri nya..


" Aku tidak bodoh! selain itu, ini adalah hadiah untuk pama Lu! kenapa kamu begitu marah?.." Ucap xio feifei dengan memasang wajah tak bersalah..


" Hadiah? kamu bilang ini hadiah? apa kamu benar-benar b*doh ??.." Teriak pelayan wu dengan memasang wajah tidak mengerti dengan perkataan dan perbuatan xio feifei..


" Hadiah karena aku telah memperbaiki kolam ini! lihat lah bukan kah kolam ini jadi cantik setelah aku perbaiki di banding kan kolam polos yang membosankan.." Ucap xio feifei dan menunjukan kolam renang yang sudah dia hias dengan tanaman dan batu-batuan..


" Apa? apa kamu pikir tuan Lu juga bodoh? bagaimana mungkin dia bisa menikmati kolam renang yang kotor seperti ini.." Teriak pelayan wu yang sudah melihat keadaan kolam dan langsung membalik kan muka ny melihat xio feifei..


Mereka pun terus adu cekcok, dan pelayan wu membuat xio feifei pun ikut marah atas perkataan nya yang menyayat hati xio feifei yang sudah susah payah membuat kolam indah itu..


" Kamu sudah membuat ku marah! Ayo kita taruhan paman pasti akan menyukai kolam ini dan kalau aku menang, kamu tidak boleh memanggilku bodoh lagi? pama!.." Teriak xio feifei dengan wajah kesal dan menunjuk kepada pelayan wu..


Pelayan wu terbengong mendengar perkataan xio feifei yang mengajak nya taruhan, namun setelah beberapa detik berlalu, pelayan wu pun berpikir untuk menyetujui taruhan dari xio feifei yang konyol itu...


" Aku sudah menahan perasaan ku untuk waktu yang cukup lama! aku adalah pria sejati. Tapi kenapa dia memanggil ku Abdi wu. Memang nya aku ini semacam kasim??.." Ucap pelayan wu dalam hati nya yang berpikir untuk alasan menyetujui taruhan dari xio feifei..


* Note : Kasim adalah pria yang sudah di kebir* dan di pekerja kan sebagai pelayan istana *

__ADS_1


" Baiklah! dan kalau aku menang, kamu tidak boleh memanggilku dengan panggilan Abdi wu lagi!.." Teriak pelayan wu dengan wajah yang penuh keyakinan kalau dia akan mengalah kan xio feifei..


" Oh kalau begitu kita sudah sepakat. Pegang kata-kata mu.." Ucap xio feifei yang menyepakati persetujuan dari pelayan wu..


Sementara di sisi lain para pelayan perempuan. Caca,cici,dan cucu yang menyaksikan perang di antara xio feifei dan pelayan wu saling menatap satu sama lain dan menonton pertunjukan cekcok merek..


" Apa pelayan wu baik-baik saja? kenapa dia membuat masalah dengan nona xio?.."Bisik pelayan cici kepada caca yang sedang melihat perseteruan di antara mereka..


* Beberapa Menit Kemudian *


Saat xio feifei dan pelayan wu sedang berseteru tiba-tiba Lu ming pun pulang ke rumah dan di sambut oleh pelayan lain nya..


" Presdir Lu anda sudah kembali?.", Ucap si pelayan yang bertanya kepada Lu ming yang baru kembali dari kantor..


" Dimana xio feifei dan pelayan wu?." Ucap Lu ming yang bertanya karena tidak melihat mereka berdua..


Setelah mendengar keberadaan mereka Lu ming pun bergegas menuju taman belakang rumah untuk melihat apa yang sedang di lakukan oleh xio feifei di taman..


" Paman, Tuan Lu kamu kembali?.." Teriak Xio feifei dan pelayan wu bersamaan saat melihat kedatangan Lu ming..


Lu ming pun menatap tajam ke arah mereka dan bingung dengan kelakuan mereka berdua saat Lu ming datang...


" Kedua orang ini? sebenarnya ada apa dengan mereka?.." Ucap Lu ming dalam hati yang terus menatap mereka dengan tajam tanpa ekspresi apa pun..


" Paman, Aku ada hadiah untuk mu!.." Ucap xio feifei dengan wajah ceria dan merona sambil menatap manja Lu ming..

__ADS_1


" Oh." Jawab Lu ming singkat sambil melirik xio feifei dan seperti tidak penasaran dengan hadiah apa yang xio feifei persiap kan untuk nya..


Sementara itu pelayan wu tiba-tiba mengambil ancang-ancang untuk melaporkan kelakuan xio feifei selama dia berada di rumah..


" Tuan Lu!.." Teriak pelayan wu yang sambil mengacungkan tangannya dan langsung menghampiri Lu ming..


" Sebenar nya hari ini nona xio..( was wes wos ).." Bisik-bisik dari pelayan wu Kepada Lu ming yang sedang mengadu..


Setelah mendengar aduan dari pelayan wu pun, Lu ming akhirnya mengerti dengan ekspresi yang di tunjuk kan oleh pelayan wu dan xio feifei saat Lu ming baru datang di taman..


" Apa yang kau rusak sekarang?.." Ucap Lu ming dengan wajah datar dan dingin kepada xio feifei..


Xio feifei yang belum menunjukkan hadih itu pun terkejut dan sedih saat melihat ekspresi wajah Lu ming.. dan pelayan wu yang berbeda di belakang samping Lu ming pun memasang ekspresi wajah meledek xio feifei, bahwa dia sedang memberi tahu dalam taruhan ini yang menang ada dia..


" Abdi wu sungguh picik.. apa dia berencana untuk tidak membiarkan paman melihat kolam ny.." Ucap xio feifei dalam hati nya..


" Pama.. aku tidak.." Ucap xio feifei yang bingung harus menjelaskan apa kepada Lu ming..


" Lalu kenapa kamu punya ide aneh untuk mengisi kolam renang nya?.." Ucap Lu ming masih dengan wajah dingin tanpa ekspresi itu..


" Ide aneh?? aku tidak.. aku hanya.." Jawab xio feifei yang mulai down dengan ekspresi wajah yang di tunjukkan oleh Lu ming..


Xio feifei pun tidak berani menjawab dan menjelaskan kepada Lu ming.. saat Lu ming mengatakan bahwa xio feifei sudah memiliki ide aneh menghias kolam, xio feifei langsung malu dan menundukkan kepala nya dari tatapan Lu ming..


" Paman!.. Aku hanya ingin bangun dan memperbaiki kesalahan ku.. dan juga berterima kasih kepada mu.. apakah semua usaha ku untuk menghias kolam mu itu adalah ide aneh? apakah aku sungguh tidak bisa membuat mu senang dengan usaha ku?.." Ucap xio feifei yang merasa sedih dengan perkataan Lu ming..

__ADS_1


Ekspresi xio feifei yang awal nya ceria dan semangat langsung murung dan mata nya berlinangan air mata.. perkataan Lu ming itu sungguh membuat hati xio feifei terluka..


__ADS_2