
Lu ming yang sudah mendengar penjelasan dari xio xi pun menyesal karena sudah bersikap berlebihan tanpa tahu yang sebenarnya terjadi, Lu ming terus berpikir di dalam ruang kerja untuk mencairkan lagi suasana hati xio feifei dan diri nya yang canggung akibat kesalah pahaman itu..
* Di Waktu Yang Sama Kamar Xio Feifei *
" Kita akan mengurus perceraian ini sekarang juga, pernikahan ini hanya lah pura-pura.. pokok nya kamu harus pergi, aku tidak peduli kalau kamu mau memotong nadi mu untuk bunuh diri atau berpura-pura menjadi gila aku tetap akan menceraikan mu. Xio Feifei kalai kamu berani membuat masalah lagi untuk ku kamu lebih baik pergi saja.." Ucapan Lu ming dari awal xio feifei memasuki tubuh ini yang terus terngiang-ngiang di telinga xio feifei sekarang..
Ucapan itu terus menghantui xio feifei, akibat kejadian tadi ucapan perceraian yang Lu ming katakan berulang kali pun membuat xio feifei tidak tenang dan terus memikirkan rasa sakit di benci dan di caci maki oleh orang yang dia percayai..
" Mengapa ucapan paman Lu ming terus terngiang di telingaku dan hatiku terasa tidak nyaman? ini bukan karena aku akan pergi dari sini dan tidak bergantung lagi pada nya lagi. atau pun aku khawatir tentang kebutuhan hidup ku, tapi perasaan di benci, di tolak, dan di buang benar-benar menyakitkan. semakin aku memikirkan nya hatiku semakin sakit, paman apa aku yang seperti ini benar-benar membuat orang membenci ku? mungkin itu benar, aku tidak tahu apa-apa dan tidak bisa apa-apa disini, aku selalu di tertawa kan oleh yang lain.." Ucap xio feifei yang terus membolak-balik kan badan nya di atas kasur dengan hati gelisah dan wajah yang murung..
Lu ming yang sudah beberapa menit memikirkan cara untuk mencairkan suasana hati xio feifei pun menghampiri xio feifei ke kamar nya sambil membawa kopi hitam untuk merilekskan pikiran nya..
Plluukkkk.. suara Lu ming yang duduk di atas kasur di sebelah xio feifei yang sedang berbaring membelakangi nya..
Lu ming yang terduduk di sebelah xio feifei pun langsung meletakkan kopi dan mengambil hp nya untuk membaca berita tentang perusahaan nya.. dan melirik ke arah xio feifei yang pura-pura tertidur itu..
__ADS_1
" Kenapa paman datang ke sini? bukan nya dia bilang kalau dia tidak mau tidur disini dan tidak mau melihat ku.." Ucap xio feifei dalam hati yang pura-pura tertidur saat Lu ming masuk ke dalam kamar nya..
" Uhukkkk.. pesta ulang tahun ibuku akan di adakan di rumah kami minggu depan, apa kamu mau ikut?.." Ucap Lu ming yang berusaha berbicara kepada xio feifei dengan mengajak xio feifei ke pesta ibu nya..
Xio feifei tidak langsung menjawab Lu ming dan terus berpikir tentang perceraian yang akan Lu ming lakukan dua hari yang akan datang..
" Minggu depan? bukan nya dia bilang kalau dia mau membawa ku ke kantor catatan sipil untuk mengurus perceraian?, dan setelah kami bercerai bukan nya aku harus pergi dari sini? kenapa dia mengajak ku untuk menghadiri pesta ibu nya itu?." Ucap xio feifei dalam hati nya yang terus bertanya-tanya dengan sikap Lu ming yang selalu berubah-ubah itu ..
" Paman bukan nya kamu bilang minggu depan kita akan bercerai?.." Ucap xio feifei yang bingung dan penuh pertanyaan di otak nya..
" ikut atau tidak?.." Jawab Lu ming dingin tanpa menjawab pertanyaan xio feifei yang bertanya tentang perceraian itu ..
" Hmmm, kenapa kamu cerewet sekali. kalau tidak mau ikut ya sudah jangan banyak tanya.." Ucap Lu ming yang terus dingin dan penuh gengsi untuk meminta maaf kepada xio feifei atas tindakan nya itu karena kesalah pahaman nya ..
" Mungkin dia sudah tidak mau bercerai lagi makanya mengajak ku ke pesta, kalau begitu aku tidak perlu bercerai dengan paman lagi.. huh paman sangat susah untuk menjawab pertanyaan ku, mungkin paman malu..", Ucap xio feifei dalam hati nya yang menyimpulkan sendiri.
__ADS_1
" Baik paman aku akan ikut.." Ucap xio feifei dengan wajah ceria nya sambil tersenyum lebar ke Lu ming ..
Lu ming yang melihat senyum dan wajah ceria xio feifei pun langsung lega, dan hati nya yang gelisah karena bersalah itu langsung tenang...
Dan xio feifei yang sudah menjawab Lu ming pun langsung tertidur dengan cepat dan pulas, kehadiran Lu ming di sisi nya membuat kegelisahan dan kesedihan hati nya yang merasa di benci dan di buang seketika lenyap dan hilang entah ke mana..
" Dia tertidur sangat cepat setelah menjawab ikut? xio feifei hati ku sangat gelisah saat melihat kau bersama lelaki lain, itu sangat membuat ku tidak nyaman dan takut. aku tidak bisa mengontrol emosi ku ini karena mu.. sebenarnya apa yang kau lakukan kepada ku sampai membuat ku kebingungan seperti ini.." Ucap Lu ming dalam hati nya sambil melihat xio feifei yang tertidur pulas di depan nya itu..
Lu ming yang melihat wajah xio feifei tenang saat tidur pun dia mengelus rambut nya dan tanpa sengaja selimut yang menutupi xio feifei pun tersingkap yang membuat dada xio feifei terlihat sangat jelas..
Saat Lu ming melihat dada xio feifei pun dia langsung menarik tangan yang sedang mengelus rambut xio feifei seketika, wajah nya yang memerah sampai ke telinga nya langsung mengalihkan mata nya ke arah lain..
" Udara nya sangat panas, apa AC nya tidak hidup?.." Ucap Lu ming sambil melonggarkan kemeja nya dengan wajah merah dan suhu tubuh panas juga berkeringat..
" Ada terlalu banyak hal yang terjadi belakangan ini dan xio feifei tiba-tiba seperti berubah menjadi orang lain, karena itu aku menjadi seperti terbawa suasana dan perasaan.. iya, ini pasti karena aku terlalu lelah. dia hanya lah xio feifei.." Ucap Lu ming dalam hati nya yang langsung berdiri dan bergegas keluar untuk mengontrol hawa nafs* nya agar bisa terkontrol dan tidak bertindak gegabah Kepada xio feifei..
__ADS_1
Lu ming pun langsung keluar meninggalkan xio feifei dan menuju ruang belajar nya untuk merilekskan pikiran nya dan suhu tubuh nya yang panas, wajah Lu ming masih memerah dan masih terbayang-bayang dada xio feifei yang terlihat sangat jelas di hadapan Lu ming..