
" Xio feifei!!.. Kamu baru kembali dalam satu malam dan kamu sudah menghabiskan 1.55 juta yuan. aku tidak akan menyuruh mu untuk membayar semua itu.." Teriak Lu ming yang kesal dengan tingkah feifei yang tak bisa ditebak itu..
Tap..tap..tap.. suara langkah kaki Lu ming yang kemudian berjalan mendekati feifei dan memegangi wajah feifei dengan kuat, dengan tatapan tajam..
" Tapi kamu disini, bertingkah gila dan membuat masalah untuk mencoba mencari simpati ku. kamu hanya tidak mau, aku untuk menceraikan mu kan?." Ucap Lu ming pada feifei dengan wajah yang dekat sekali dengan wajah feifei, dan masih memegang wajah feifei dengan kuat..
" Xio feifei. Biar aku beri tahu. walaupun kamu dengan telanjang berbaring di kasurku. Aku Lu ming tidak akan pernah menginginkan mu.." Ucap Lu ming yang semakin memperkuat cengkraman nya pada wajah feifei..
Saat itu pun feifei mencoba untuk menempis cengkraman dari Lu ming.. dan Lu ming pun melepaskan cengkraman nya..
" Pelayan wu." teriak Lu ming yang sudah sedikit menjauh dari feifei..
" Tuan. saya disini." Jawab pelayan wu
" Awasi dia! jangan biarkan dia keluar dan membuat keributan lagi." Ucap Lu ming pada pelayan wu itu..
Lu ming pun pergi dari meja makan itu, setelah selesai memarahi xio feifei.. sementara xio feifei terus menatap Lu ming yang pergi meninggalkan dia di meja makan, dan perlahan di mata xio feifei Lu ming berubah menjadi paman kaisarnya itu..
Deg...deg..deg.. suara detak jantung xio feifei yang melihat Lu ming berubah menjadi pamannya.. mata feifei pun berlinang dan tubuhnya bergetar, hati nya hancur setelah mengingat apa yang di katakan Lu ming pada nya tadi..
Saat itu pun xio feifei teringat masa lalunya dan melamun dengan menutup telinganya..
" IBU... HUHUHU.. IBU.. PAMAN.." ucap xio feifei dengan nada rendah karena menangis. sambil menjongkok dan memegang erat kakinya.. saat dia masih kecil..
__ADS_1
" Nona xio.. Nona xio.. nona xio.." Ucap pelayan wu yang mencoba memanggil xio feifei yang sedari tadi melamun dengan tatapan kosong dan menutup telinganya dengan kuat.
" Ah.." sontak xio feifei yang mendengar panggilan dari pelayan wu itu dan tersadar
" Ada apa. nona xio. apa anda sedang melamun?. saya sudah memanggil berkali-kali tapi anda tidak menanggapi", tanya pelayan wu ..
" Apa ini komplikasi dari otaknya yang bermasalah." ucap pelayan wu dalam hati nya saat sedang memperhatikan xio feifei yang melamun itu..
" Aku. baik-baik saja." jawab xio feifei sambil menunduk kan kepalanya dan tubuh nya gemetaran..
" Nona xio. nikmati sarapannya." ucap salah satu pelayan wanita yang menyiapkan sarapan buat feifei..
Xio feifei pun pulih kembali dan dia langsung menikmati sarapannya dengan lahap..
" Dan juga.. hmm.. walaupun anda sudah dikeluarkan dari rumah sakit.. otak anda.. hhmmm.. maksud saya,, dokter berkata lebih baik anda tinggal dirumah dan beristirahat.. untuk sementara waktu, untuk itu saya sudah meminta sekolah anda untuk menyetujui pengambilan cuti.." Ucap pelayan wu yang memberi tahu kan cuti sekolah pada feifei
" Sekolah.. tempat apa itu.? Kenapa putri harus pergi kesana?.." tanya xio feifei dengan wajah polosnya..
Seketika pelayan wu pun tersontak kaget dengan pertanyaan feifei dan beberapa pelayan wanita pun berusaha untuk menahan tawanya atas pertanyaan bodoh feifei itu..
" Apa itu cuti? kenapa itu harus di setujui.?." tanya feifei kembali pada pelayan wu itu.
Sementara para pelayan perempuan yang sedari tadi menahan tawanya itu mulai berbisik-bisik membicarakan lagi tingkah feifei..
__ADS_1
" Dia memanggilku dirinya putri? dia mungkin berpikir bahwa dirinya adalah bangsawan!.. Sekolah itu apa? ahahahaha.. seperti nya dia benar-benar menjadi bodoh.", bisik salah satu pelayan perempuan kepada pelayan lainnya..
" Ehem.. nona xio.. sekolah adalah akademi. itu adalah nama tempat dimana anda belajar mencari ilmu.", ucap pelayan wu sambil berkeringat dingin..
Sementara itu para pelayan perempuan masih diam-diam menertawai feifei.. dengan tidak sopan nya juga membicarakan feifei di depan nya saat tidak ada tuan Lu ..
" wanita macam apa dia..hehehe.. dia merasa bahwa dirinya seorang putri." ucap pelayan perempuan itu lagi dengan bisik-bisik dan tertawa..
Xio feifei mendengar semua perkataan para pelayan perempuan itu dan melirik mereka dengan tajam, tanganya pun mengepal menahan kesal terhadap para pelayan perempuan itu. yang berlaku tidak sopan terhadap nya..
" wah bahkan dia bisa melirik ke orang. sungguh kejam." ucap salah satu pelayan perempuan itu yang melihat lirikan feifei namun malah menghina nya.
" Ya ampun putri ini pasti mau memotong seseorang." jawab pelayan perempuan itu lagi sambil tertawa..
Xio feifei semakin kesal dengan perilaku para tiga pelayan perempuan itu terhadap feifei.( kita namai saja 3 pelayan perempuan itu dengan caca,cici,cucu ya biar gak bingung soalnya banyak pelayan nya Lu ming tuh).. dan feifei pun menggebrak kan meja dan berdiri..
" Aku tidak perlu belajar lagi." teriak feifei yang sedari tadi sudah kesal terhadap cemoohan pelayan perempuan itu..
" Empat macam seni. empat buku hebat, lima jilid dari konfusianisme, dan enam seni konfusianisme aku tahu semua nya." teriak feifei yang kesal karena di rendahkan oleh pelayan itu..
" Hah." sontak para pelayan itu termasuk pelayan wu yang kaget dengan apa yang feifei katakan itu. karena mereka tahu baha xio feifei adalah perempuan dari desa yang tak tahu pendidikan dan sopan santun, dengan prestasi nya yang jelek itu pelayan pun tanpa takut merendahkan xio feifei dihadapan feifei sekaligus.. mereka hanya sedikit menghormati feifei karena feifei masih istri sah dari Lu ming..
Ketika aku berumur 8 tahun, aku berkompetisi melawan beberapa orang terpelajar dari negara ku. ketika aku berumur 9 tahun, Lukisanku ' BULAN DARI RIBUAN TAHUN' dikenal diseluruh penjuru. waktu umur 10 tahun aku mengalah kan cangzhou yang merupakan juarawan di catur cina, lalu ketika aku berumur 12 tahun, aku menemani paman berperang di daerah selatan. setelah aku memainkan lagu surga. pasukan musuh berhenti berperang dan berhasil dikalahkan.. karena semua itu setelah ibuku meninggal. pamanku yang sangat aku hargai dengan sepenuh hati semakin terpikat pada ku. aku melakukan semua ini untuk menolongnya, untuk melindungi negara dan rakyat kembali bersamanya.. aku tidak tahu dari mana mulai nya sampai aku dikenal oleh orang-orang bahwa aku adalah gadis terkutuk yang membawa malapetaka untuk negeri kami!. aku tidak di perbolehkan untuk mati dengan damai. aku mati dengan sangat tragis, di selimuti keburukan... Ucap xio feifei dalam hatinya yang mengingat kembali masa lalu nya itu dengan paman yang dia cintai itu...
__ADS_1