
Wuuussshhhhh... suara pedang yang di ayunkan dengan sekali semua orang yang berkata ingin membunuh xio feifei pun mati..xio feifei yang melihat dengan mata kepala nya pun terbengong..
" Lautan darah??.." Ucap xio feifei..
" feifei.." ucap seseorang yang mengayunkan pedang nya itu untuk membunuh semua orang..
" Paman kaisar! paman datang ke sini untuk menolong ku?.." Ucap xio feifei yang sadar semua orang yang mengatakan hal buruk di bunuh oleh paman nya..
" Kami seharusnya tidak melihat ini.." Ucap paman kaisar..
" Hah?.." Teriak xio feifei yang tidak mengerti perkataan dari paman nya..
Dan kemudian paman kaisar nya pun mendorong xio feifei ke suatu jurang yang entah dari mana muncul nya jurang itu..
" Kamu seharusnya tidak melihat ini... kamu tidak boleh melihat ini..", Ucap paman kaisar nya yang terus menerus berkata seperti itu..
" Tidakkkkk!! Paman??!!!!.." Teriak xio feifei ketika terjatuh setelah di dorong oleh paman kaisar nya...
* Sebelumnya Di Kediaman Keluarga Lu *
Pelayan wu sedang duduk di taman belakang rumah Lu dan menikmati secangkir Teh..
" Hahaha.. ketika xio feifei tidak di rumah. Teh ini terasa lebih enak!.. aku harap waktu tanpa xio feifei bisa lebih lama lagi.." Ucap pelayan wu dalam hati sambil menghirup aroma dari teh nya itu dan meminum secara perlahan..
"Pelayan wu.. ada masalah!.. Nona Xio pingsan.." Teriak pelayan caca yang berlari menghampiri pelayan wu yang sedang bersantai ituu..
Bbuuuurrrrr.. suara teh yang di semburkan karena kaget mendengar kabar dari pelayan caca...
Kkllaaakk.. kkllaaakk.. kkllaaakk... suara kasur berjalan yang membawa tubuh xio feifei yang sedang terbaring pingsan..
" Cepat! Naikan lift nya.." Ucap pelayan caca yang panik..
" Pelan sedikit.. bawa dia ke kamar utama.." Ucap pelayan wu yang gagal menikmati waktu bersantai nya itu..
__ADS_1
"Dia benar-benar pingsan?!.. ketika monyet ini melakukan tendangan terhadap TV apakah dia pura-pura kuat??? Dasar wanita menyebalkan mengganggu waktu ku menikmati teh saja...", Ucap pelayan wu dalam hati nya yang kesal..
Sementara semua para pelayan sedang panik dan ribut-ribut karena xio feifei tidak sadarkan diri..
" Cepat panggil dokter.." Ucap supir..
" Panggil juga Tuan Lu.." Ucap pelayan wu...
* Beberapa menit kemudian *
Dokter pun sedang memeriksa keadaan xio feifei yang tidak sadarkan diri itu.. dan Lu ming pun sudah di sisi dokter yang sedang memeriksa..
" Bagaimana keadaan nya??..", Ucap Lu ming dengan wajah datar nya namun hati nya khawatir..
" Nona xio keadaan nya tidak parah.. dia mungkin pingsan karena otak nya menerima kejutan besar.. ini adalah semacam mekanisme pertahanan diri yang di miliki otak . alasan yang sama untuk demam nya.." Ucap Dr. Li yang sudah memeriksa kondisi xio feifei..
" Otak nya menerima kejutan besar??.." Ucap Lu ming yang heran..
" Iya.." Ucap Dr. Li memastikan..
" Apa yang terjadi?.", Tanya Lu ming kepada pelayan caca yang berada di sisi xio feifei..
" Tuan Lu. Tadi di mobil. Nona xio menanyakan tentang anda pada saya.. nona xio juga bertanya tentang kaisar pada jaman ini.. ya pertanyaan semacam itu.. sa..saya menjawab nya dengan jujur. dan tiba-tiba raut muka nya berubah. dia berkata bahwa dia telah salah lalu tiba-tiba pingsan.. saya tidak tahu kenapa nona xio bisa begini.." Ucap pelayan caca yang menjelaskan kejadian sebenarnya kepada Lu ming..
Lu ming yang mendengar penjelasan dari pelayan caca pun bingung dengan apa yang xio feifei alami.. Lu ming pun mendekati xio feifei yang masih berbaring di atas kasur.. dan mengelus pipi nya..
" Kapan dia akan bangun?." Ucap Lu ming bertanya kepada Dr. Li..
" Seharusnya paling tidak besok dia sudah bangun. Tapi demamnya mungkin akan turun setelah beberapa hari..", Ucap Dr. Li yang memberi tahu kapan xio feifei bangun..
" Kalau begitu saya minta Dr. Li untuk tinggal disini untik beberapa hari.." Ucap Lu ming..
" Hah?." Sontak Dr. Li yang terkejut dengan kata-kata Lu ming menyuruh nya untuk tinggal di rumah Lu ming..
__ADS_1
" Pelayan wu bantu Dr. Li untuk mengambil pakaian dan persiapkan tempat untuk nya tinggal disini untuk beberapa hari kedelapan." Ucap Lu ming sambil pergi..
" Baik!." Jawab pelayan wu sambil memberi hormat kepada Lu ming..
Dokter Li yang terkejut sekaligus heran dengan sikap Lu ming yang seenaknya menyuruh dia tinggal hanya karena demam xio feifei belum turun untuk beberapa hari..
" Hah?! aku punya janji besok dengan dokter kecantikan.. Tuan Lu sungguh tidak menanyakan aku setuju atau tidak." Ucap Dr. Li dalam hati nya dengan wajah pasrah..
Lu ming pun keluar dari kamar xio feifei dan masuk ke dalam ruangan kerja nya karena dia kepikiran dengan diagnosa Dr. Li dan penjelasan dari pelayan nya itu ...
" Aku tidak pernah memikirkan hal ini dengan baik sebelumnya. Xio feifei terus memanggil dirinya sebagai seorang putri.. kenapa dia mempertanyakan keberadaan seorang kaisar? apa karena dia baru tahu bahwa tidak ada kaisar di dunia ini. sehingga dia tidak mungkin memiliki status seorang putri? apa karena dia tidak bisa menerima kenyataan dia bukan seorang Putri? apakah itu alesan kenapa dia pingsan? atau ini semua adalah bagian dari sandiwara nya?.. " Ucap Lu ming dalam hatinya yang terus kepikiran alesan xio feifei pingsan itu...
* Esok Harinya *
Cit...cit..cit.. suara kicauan burung di pagi hari.. Dan Lu ming yang sudah bangun dan bersiap-siap itu pun menghampiri xio feifei yang masih belum sadar dari pingsan ny itu..
" Dia masih belum bangun juga?.." Ucap Lu ming yang sudah berada di depan xio feifei yang masih terbaring tanpa sadarkan diri itu..
" Uuuhhh .... aku bukan.. aku bukan pembawa bencana.. aku bukan gadis terkutuk.." Ucap xio feifei yang memimpikan hal buruk itu..
" Xio feifei?." Panggil Lu ming dengan wajah terkejut..
" Apa dia mengigau?.." Ucap Lu ming dalam hatinya..
Sementara Lu ming memikirkan ada apa dengan xio feifei?.. xio feifei yang belum tersadar itu terus mengigau dengan wajah sedih dan ketakutan dan akhirnya mengeluarkan air mata.. seakan-akan dia sedang dalam keadaan yang begitu sedih sekali..
" Paman.. Paman kaisar.. selamat kan aku .hiikksss.." Ucap xio feifei yang terus mengigau sambil menangis..
Lu ming yang mendengar xio feifei memanggil Paman kaisar pun terkejut dengan kata-kata feifei ituu..
" hei bangun Feifei.. Xio feifei bangun.." Teriak seseorang yang mencoba membangun kan xio feifei dari mimpi buruk nya itu..
Xio feifei pun mulai membuka mata nya..dan saat dia membuka mata nya.. orang yang memanggil nama nya adalah Lu ming..
__ADS_1
" Paman!.... Paman.. Huuuaaaa..." Ucap xio feifei ketika bangun dan melihat Lu ming langsung memeluk Lu ming sambil menangis..
Lu ming yang melihat reaksi xio feifei ketika bangun pun terkejut heran dengan berbagai pertanyaan-pertanyaan di dalam otak nya.. yang terus-menerus bingung dengan sikap aneh dari xio feifei akhir-akhir ini..