
*Kamar xio feifei*
kring...kring..kkring.. suara panggilan masuk ke hp Lu ming..
dan Lu ming pun langsung mengangkat panggilan itu..
" Aku mengerti, rapat itu akan di undur satu jam lagi. aku akan kembali ke kantor sekarang." Ucap Lu ming yang mendapat panggilan dari kantor itu..
Lu ming langsung bergegas kembali ke kantor dan mengambil jas nya..
" Aku kembali ke kantor." Ucap Lu ming pada xio feifei yang masih terduduk..
" Ah paman tunggu.. apa aku boleh keluar rumah untuk lihat-lihat.." Ucap xio feifei yang meminta ijin pada Lu ming untuk berkeliling melihat taman..
" Apa luka mu saja tidak cukup? ah.. kemana?." jawab Lu ming yang terpotong-potong karena gengsi mengatakan kalo dia khawatir pada xio feifei..
" Aku.. aku hanya ingin melihat ada apa di luar.. malam itu waktu keluar dari rumah sakit. hari sudah gelap aku tidak bisa melihat apapun dengan jelas. dari kereta besi itu.." Ucap xio feifei yang terus memohon pada Lu ming agar di ijinkan keluar..
Aku harus mencari tahu. dimana aku sekarang.. dan mencari cara agar bisa kembali ke negara disnati ning.. Ucap xio feifei dalam hatinya.. yang terus memikirkan untuk kembali ke kerajaan nya itu..
" Paman.." Ucap xio feifei dengan tatapan penuh dengan harapan..
" jangan pernah berpikiran untuk pergi kemana-mana. kalo kamu berani menyelinap keluar aku akan mematahkan kakimu!." ucap Lu ming yang langsung menolak permintaan xio feifei.. dengan tatapan tajam setajam silet
Ekspresi xio feifei langsung berubah menjadi murung saat Lu ming menolak permintaan nya.. xio feifei selalu bergumam yang tidak-tidak karena kesal tidak di ijinkan keluar oleh Lu ming..
Huuh! kalo tidak boleh keluar ya bilang saja. aku tidak akan pergi.. kenapa dia jahat sekali menatap ku seperti ingin membunuh ku saja.. Ucap xio feifei dengan wajah murungnya dan melihat Lu ming dengan tatapan kesal seperti anak kecil yang tidak boleh memakan gulali..
Tiba-tiba saat suasana canggung itu.. si pelayan pengganggu pun datang.. ya pelayan wu. kalo kata xio feifei mah Abdi wu.. masuk ke dalam kamar xio feifei untuk menyampaikan pesan kepada Lu ming..
" Presdir Lu. Nyonya besar mengirim pesan pada saya. dia berkata bahwa dia akan mengadakan pesta minggu depan. lalu dia berkata dengan khusus bahwa anda tidak di perbolehkan untuk membawa nona xio kesana." Ucap pelayan wu yang menyampaikan pesan kepada Lu ming..
Sementara berkata seperti itu dalam hati pelayan wu selalu berkata buruk tentang xio feifei. dia menganggap xio feifei adalah musuh karena selalu membuat masalah..
__ADS_1
" Nyonya besar takut kalo perempuan sial ini akan membuat masalah disana." ucap pelayan wu dalam hati..
Sedangkan xio feifei yang mendengar pelayan wu mengatakan bahwa akan ada pesta itu. wajah xio feifei yang tadinya murung berubah menjadi ceria lagi..
" Ibumu akan mengadakan pesta? Acara itu pasti asyik.." Ucap xio feifei dengan wajah ceria nya seperti kucing yang di kasih makan daging..
" Kamu mau ikut." Tanya Lu ming kepada feifei yang langsung berubah ekspresi itu setelah mendengar akan ada pesta..
Saat Lu ming bertanya seperti itu xio feifei langsung merespon cepat dengan mengangguk-anggukan kepalanya dengan bahagia dan penuh semangat.. Lu ming yang melihat respon feifei pun heran, karena feifei tidak pernah mau di ajak ke pesta orang tua Lu ming..
" Bukankah dia takun orang lain menertawakan kelahiran nya yang tidak sah. karena itu dia paling benci pergi ke pesta atau semacamnya." Ucap Lu ming dalam hatinya yang tidak menyangka xio feifei ingin pergi ke pesta ibunya..
" Apa alesanmu ingin pergi." Tanya Lu ming yang sedikit curiga dengan feifei ini..
" Bukankah sudah sepantasnya bagi generasi muda untuk datang dan menyambut generasi yang lebih tua.", Jawab feifei dengan kata yang tertata tidak seperti xio feifei dulu yang berkta kasar dan vulgar..
Lu ming pun langsung terdiam beberapa saat setelah mendengar perkataan xio feifei itu,. karena dia merasa xio feifei semakin berbeda dari kepribadian nya yang dulu itu, xio feifei yang dulu adalah wanita kampungan yang lahir tidak sah dengan kepribadian buruk dan vulgar itu.. setelah terdiam beberapa saat Lu ming sadar harus kembali ke kantor,..
" Kita bicarakan lagi ini nanti." Ucap Lu ming sambil pergi meninggalkan xio feifei karena belum bisa memastikan dia akan membawa xio feifei ke pesta..
Weekkk.!! suara xio feifei yang menjulurkan lidahnya dan meletakkan tangan di atas kepala untuk meledek wajah pelayan wu itu karena ekspresi tidak percaya dari pelayan wu...
" Apa Presdir Lu berpikiran untuk membawa nya? semenjak wanita ini menjadi bodoh presdir pun bertingkah aneh." Ucap pelayan wu dalam hati yang masih tak percaya dengan apa yang di dengarkan itu...
" Siapkan mobil." Ucap Lu ming yang terburu-buru untuk pergi ke kantor..
" Baik Tuan." jawab pelayan wu yang kaget dan tersadar dari lamunan nya itu..
Beberapa saat kemudian Lu ming pun pergi menuju kantor. dan xio feifei masih mengingat perlakuan Lu ming hari ini..
Dia berkelakuan seperti paman. dan namanya juga Lu ming. bahkan tempramen nya juga sangat mirip dengan paman... Ucap xio feifei yang teringat pamannya dan tersenyum sendirian di kamar saat membandingkan Lu ming dan paman kaisarnya itu...
" Nona xio." Ucap pelayan wanita yang tiba-tiba membuyarkan lamunan xio feifei..
__ADS_1
" Ada apa." jawab xio feifei..
" ini majalah langganan anda sudah datang." jawab pelayan cici yang mengantarkan beberapa majalah untuk xio feifei.
" Majalah? apa itu." Tanya xio feifei yang bingung dengan benda yang di berikan oleh pelayan nya itu
Xio feifei pun bingung dan mencoba membuka majalahnya..
Ssrreettt.. setelah majalah nya terbuka xio feifei pun terhentak kaget dengan isi majalah itu,, karena saat di membuka halaman pertama itu muncul lah gambar lelaki tanpa baju dan berotot besar, perut kotak-kotak dan hanya mengenakan celana dalam hitam saja..
Oh majalah itu adalah nama buku ini. namun apa-apaan isi dari buku ini, kenapa bisa ada pria yang tak tahu malu seperti ini,, Dia berada dalam buku tanpa pakaian,, apa ini ? badannya begitu besar ( menunjuk ke otot lengan pria di majalah) dan juga kenapa perut pria ini kotak dan lagi kotaknya banyak sekali (menunjuk ke arah perut)... Ucap xio feifei yang awal nya kaget namun lama-kelamaan dia pun penasaran dengan isi majalah itu..
" Kalo tidak ada masalah yang lain saya pergi dulu.", Ucap pelayan yang di abaikan karena xio feifei pokus kepada isi majalah nya.
" Tunggu! bawakan aku semua buku yang ada di rumah ini." Ucap xio feifei kepada pelayan yang sudah bosen dengan isi majalah itu..
" Semua buku? apa anda juga mau buku-buku selain majalah.. " ucap pelayan itu kepada xio feifei yang bingung..
" Ya! aku mau membaca semuanya."ucap xio feifei sambil melihat pelayan itu.
" itu.. itu agak sulit." ucap pelayan itu
" Kenapa." Tanya feifei yang heran dengan ucapan pelayan itu..
" Di rumah ini setidaknya ada lebih dari seribu buku. jadi saya tidak mungkin bisa membawa semua nya kesini." Ucap pelayan nya
" Hanya sesedikit itu. bawa aku kesana" jawab feifei dengan mudahnya bilang seribu buku itu sedikit..
" Baiklah nona xio ikuti aku." jawab pelayan nya dan membawa xio feifei..
"Wah ada apa ini? bukankah nona xio tidak suka membaca.? ucap pelayan caca yang tak sengaja lewat dan mendengar xio feifei ingin membaca buku..
" Dia tidak pernah membaca apa pun selain majalah gosip itu.", jawab pelayan cucu yang juga lewat dan melihat feifei bersama pelayan caca,,
__ADS_1
pelayan nya pun membawa feifei ke ruangan perpustakaan yang ada di keluarga Lu.. dengan ekspresi wajah tak percaya itu..
setelah sampai di perpustakaan. xio feifei pun langsung memilih buku dan mengambil nya untuk di baca,, xio feifei membaca satu buku hanya memerlukan waktu beberapa menit, karena xio feifei sangat mudah memahami isi buku itu,, xio feifei belajar sejak kecil dan dia pun memiliki kemampuan belajar yang baik..