Jatuh cinta kepada tuan putri modern

Jatuh cinta kepada tuan putri modern
episode 9


__ADS_3

Perusahaan Keluarga Lu.


Di ruangan presdir..


Didalam ruangan Lu ming pun terpikirkan oleh kata-kata feifei pagi tadi saat sarapan pagi..


" Aku bukan istrimu!." Ucapan dari xio feifei yang terus terngiang di telinga Lu ming, yang membuat Lu ming semakin bingung apa yang sebenarnya terjadi ini..


" Apa yang sebenarnya terjadi, sampai seseorang bertindak seolah-olah dia adalah orang lain." Ucap Lu ming dalam hatinya yang terus-terusan memikirkan perkataan feifei itu..


" Apa dia mempunyai penyakit mental? apa itu palsu atau benar.." ucap Lu ming dalam hati nya yang teringat tingkah feifei saat malam menghancurkan seisi dapur nya itu..


Drriingg.. drrriiiinnnnggggg.. suara telepon berbunyi..


" Halo." ucap Lu ming


" Tuan Lu, ada kabar buruk. nona xio. dia terluka." Ucap pelayan wu yang memberi kabar pada Lu ming itu..


Lu ming pun kaget mendengar berita itu dan dia langsung bergegas menuju rumah untuk melihat keadaan xio feifei..


Sebelum kejadian terlukanya xio feifei..


Saat itu xio feifei sedang menonton TV dan TV itu menyiarkan drama tentang kerajaan yang sedang berperang..


" Aarrgggghhhh! Matilah!." Ucap seseorang prajurit didalam TV..


" Beraninya." Teriak feifei .


Xio feifei pun yang tadinya duduk tiba-tiba bangun dan menghampiri TV itu..


" Beraninya dirimu ingin membunuh seorang putri. Hukuman mu adalah mati." Teriak xio feifei yang sedang menghampiri TV itu .


Wuusshhhh prankkkk.. Suara tendangan xio feifei dan TV Nya pun pecah,rusak, mati..


Semua pelayan yang menemani feifei menonton TV pun kaget terhentak dengan apa yang feifei lakukan itu..


"Dia menendang TV nya!. " Teriak semua pelayan dengan wajah kagetnya itu..


" Aawwww... Sakit.."Ucap feifei yang kesakitan setelah menendang TV itu karena kakinya tersangkut kedalam TV..

__ADS_1


" Cepat tarik kakinya keluar." Ucap pelayan wu Kepada para pelayan perempuan.


" Tidak bisa kakinya tersangkut di layar.", jawab pelayan perempuan cici itu..


" Apa ! kakimya berdarah , cepat panggil ambulan." ucap pelayan wu..


" TV LCD keluaran terbaru didunia. yang harga nya lebih dari 100.000 yuan ( setara dengan 210 juta rupiah). dia membangkrutkan kita." Ucap dalam hati pelayan wu yang melihat TV itu rusak karena di tendang oleh xio feifei..


"Cepat angkat nona xio dan bawa ke kamarnya." Ucap pelayan wu yang sudah sadar dari renungan nya itu..


Mereka pun mengangkat xio feifei bersama-sama dan membawa feifei ke kamarnya.. setelah sampai di kamar para pelayan perempuan membalut kaki feifei dengan perban..


" Nona xio,. ini adalah obat penghilang rasa sakit, tolong diminum,." Ucap pelayan cici yang membawa obat untuk feifei


"Tidak mau." Jawab feifei ketus karena masih kesal dengan pelayan cici itu..


" Kaki anda akan sangat sakit kalau dibiarkan begini saja, kalau anda meminum obat ini rasa sakit nya akan berkurang." ucap pelayan cici yang membujuk xio feifei untuk meminum obat..


" Aku tidak mau meminumnya,aku tidak kesakitan. jangan berbohong padaku, itu pasti semacam obat yang dapat melumpuhkan ku kan, agar kalian bisa dengan mudahnya membawaku ke rumah sakit kan" Ucap feifei yang takut dibawa kerumah sakit lagi..


" Bawa pergi obatnya, jangan membuat nya kesal lagi." Ucap pelayan wu itu..


Dan para pelayan perempuan pun mulai berbisik-bisik lagi membicarakan tingkah xio feifei itu, para pelayan dirumah Lu ming semua nya tidak suka terhadap xio feifei karena tingkahnya dulu yang selalu membuat keluarga Lu malu dan selalu membuat keributan besar terhadap Lu ming juga perusahaan Lu ming..


" Ah menyebalkan. Dia menjadi bodoh dan semakin merepotkan,." Ucap pelayan yang bernama cici itu.


" Hey. sebaiknya kamu tidak berkata seperti itu." Ucap pelayan caca berbisik


" Kenapa tidak boleh? dia kan benar-benar menjadi idiot. kalau saja waktu itu dia berhasil memotong urat nadinya dengan benar", jawab pelayan cici yang kesal karena obat yang dia bawa tidak diminum.


Pelayan perempuan itu pun terus berbisik membicarakan yang tidak-tidak tentang feifei. feifei hanya mendengarkan mereka dan diam tanpa berkata..


Orang-orang disini ternyata memang memiliki maksud jahat padaku. Terlepas apa yang terjadi di masa lalu. sampai sekarang masih tidak sedikit orang yang menginginkan kematian ku... Ucap feifei dalam hati setelah mendengar semua yang di bicarakan oleh para pelayan itu ..


Setelah beberapa menit Lu ming pun tiba di rumah dan bergegas menuju kamar feifei untuk melihat keadaan istrinya itu..


" Presdir Lu sudah kembali!." Ucap pelayan caca berbisik pada cici agar menghentikan dia bergosip tentang feifei


" Tuan Lu anda sudah kembali." ucap cici sigap..

__ADS_1


Tap..tap..tapp.. suara langkah kaki Lu ming yang mendekati feifei yang terduduk di kasur nya itu, feifei pun menatap Lu ming dengan perasaan lega karena Lu ming kembali..


Setiap kali aku dalam bahaya.. orang yang menyelamatkan ku selalu.. pama.. ucap feifei yang mulai berlinangan air mata saat menatap Lu ming yang mendekati nya..


" Apa yang kamu lakukan sekarang." Ucap Lu ming..


" Paman... Lu ming.. hiks..hiikkss.." ucap feifei yang langsung menangis ketika Lu ming ada di depan nya..


Deg..deg..deg.. suara detak jantung Lu ming yang melihat feifei menangis didepannya. wajah Lu ming pun merona karena dia baru pertama kali melihat feifei seperti ini...


" Aku.. aku tidak mau ke tempat itu.. hiks..


hiks..hiks.. ke tempat itu.. ke rumah sakit itu.. aku tidak mau.. hiks..hiks.." ucap feifei yang memohon kepada Lu ming agar tidak membawa nya kembali kerumah sakit..


" Apa yang terjadi." Ucap Lu ming yang menanyakan kepada para pelayan nya yang ditugaskan untuk menjaga feifei. karena melihat kaki feifei terluka


" Nona xio berkelakuan buruk.. dan dia tidak sengaja menendang TV dan merusaknya." jawab kepala pelayan wu..


" Aku bertanya tentang kaki nya." Teriak Lu ming yang tidak puas atas jawaban dari pelayan wu itu..


" Telpon Dr. Bai beritahu Dr. Rhou agar segera datang." teriak Lu ming pada semua pelayan nya..


" Baik Tuan." jawab pelayan wu yang langsung menghubungi Dr. Bai..


20 menit kemudian..


" Tuan Lu. Ligamen nona xio tertarik, saya tidak tau seberapa parah keadaan nya. saya sarankan anda untuk membawanya kerumah sakit untuk memeriksa nya. kalau keadaan nya tidak parah. seharusnya ini bisa dapat di sembuhkan dengan istirahat beberapa hari, tapi jika sobek nya parah, dia mungkin perlu menjalankan rehabilitasi untuk waktu yang lama..." ucap Dr. Rhou yang memeriksa kaki xio feifei..


" Bawa dia kerumah sakit." Ucap Lu ming yang setelah mendengar hasil dari pemeriksaan Dr. Rhou itu..


Lu ming pun bergegas untuk pergi lagi ke kantor setelah melihat xio feifei dan mendengar hasil pemeriksaan itu.... feifei pun terkejut mendengar perkataan Lu ming yang menyuruh pelayan untuk membawa nya pergi ke rumah sakit itu..


Paman mau membawaku ke rumah sakit...ucap feifei dalam hatinya yang terkejut mendengar Lu ming ingin membawa nya pergi ke rumah sakit..


Tiba-tiba feifei pun bergegas mengejar Lu ming yang sedang berjalan keluar dari kamar feifei..


Bbbrrrruuuukkkkk.. suara pelukan feifei yang memeluk Lu ming dari belakang untuk menahan Lu ming pergi, karena takut di bawa ke rumah sakit..


" Apa yang sedang kamu lakukan. apa kah kamu pikir kamu ini meriam atau apa?.." Teriak Lu ming dengan nada tinggi yang kaget karena di peluk oleh feifei..

__ADS_1


" Paman. aku tidak mau di bawa ke rumah sakit.. bisa kah kamu tidak membawa ku kesana?." Ucap feifei dengan mata berlinang dan wajah ketakutan, tubuhnya pun bergetar..


__ADS_2