
" Baik ibu. Sampai jumpa, aku pulang dulu.." Ucap xio feifei yang berpamitan kepada ibu nya xio xi..
Xio xi pun mengantarkan xio feifei pulang ke kediaman keluarga Lu, setelah beberapa detik mereka berdua pun masuk ke dalam mobil dan berlaju menuju rumah Lu ming..
" Hmmm.. aku mau menemui ibu lagi, tapi kalau aku mau bertemu ibu aku harus menunggu sampai lelaki tua itu tidak ada di rumah.. xio feifei kamu memang pintar.. hehehe.." Ucap xio feifei dalam hati nya yang sambil tersenyum di dalam mobil ..
Xio xi yang melihat ekspresi xio feifei yang tampak bahagia setelah pesta itu pun, ikut tersenyum..
" Xio feifei sekarang aku sudah mengerti maksud semua yang kamu lakukan itu.." Ucap xio xi yang sambil menyetir dan tersenyum seolah-olah dia paham yang ada di dalam hati xio feifei dan pikiran nya..
" Apa?.." Ucap xio feifei yang melihat ekspresi xio xi dengan wajah bingung nya..
" Kamu sudah memindah kan target mu Kepada ibu ku kan, kamu membuat ibu ku senang supaya kamu bisa leluasa lebih dekat dengan ku kan? xio feifei itu adalah ide yang sangat cemerlang.. namun semua trik mu aku sudah bisa membaca nya.." Ucap xio xi sambil tersenyum dan mengatakan itu semua dengan sangat penuh percaya diri ..
Xio feifei yang terkejut dengan perkataan dari xio xi yang tidak masuk akal ini pun memasang wajah kesal nya kepada xio xi..
" Astaga.. adik kecil ini mulai mengarang cerita lagi.. aku tidak pernah bertemu dengan orang yang sangat sangat tidak tahu malu seperti ini, aku kira kamu baik.. huhh.. Aku sudah tidak tahan, aku sudah muak dengan karangan cerita nya.. Biar aku menggunakan cara menghina nya paman Lu ming.." Ucap xio feifei dalam hati nya yang sudah terlanjur kesal dengan omong kosong dari xio xi itu..
" Kalau aku boleh jujur, walau pun kamu dengan telanj*ng berbaring di tempat tidur ku.. Aku xio feifei akan langsung meninggal kan mu sendiri an.." Ucap xio feifei dengan wajah datar dan nada tegas nya yang mengikuti cara Lu ming Kepada xio xi..
Xio xi yang mendengar perkataan itu pun langsung mengerem dadakan dan wajah nya memerah karena malu xio feifei berkata seperti itu kepada nya..
" Kamuuuuuuu.. kamu.. Xio..xio feifei kamu tak tahu malu ya.. bagaimana mungkin kamu membayang kan ku berbuat seperti itu kepada mu.." Ucap xio xi yang berteriak dan menunjuk xio feifei dengan wajah merona dan kata-kata yang terbata-bata..
Xio feifei yang tadi nya berekspresi datar dan dingin pun langsung berubah menjadi ekspresi yang kehilangan kesadaran nya akibat perkataan xio xi yang tidak sesuai ekspektasi nya ...
" Hah? membayang kan? aku? membayang kan adik kecil ini?.." Ucap xio feifei dalam hati nya yang tidak mengerti atas isi otak dari xio xi..
" Xio feifei.. kaaa...kaammmuuuu tidak mungkin membayang kan aku terus menerus dengan seperti itu kan?.." Ucap xio xi dengan nada sedikit rendah dan wajah yang terus menerus memerah..
__ADS_1
" Adik kecil xio xi, aku mau cepat pulang, kamu setir lah dengan cepat.. dasar kucing kecil yang liar.." Ucap xio feifei dengan wajah pasrah nya yang sudah capek Kepada xio xi itu..
" Huhh.. kamu yang kucing kecil liar.." Ucap xio xi yang tidak mau kalah dari xio feifei..
" Huh..xio feifei tebakan ku sudah pasti benar, kamu sangat mes*m yang selalu memikirkan aku akan berbaring dengan telanj*ng di kasur mu.. " Ucap xio xi dalam hati nya yang tidak paham penolakan dari xio feifei
Bbbbbrrrrruuuuuuuuummmmmm.. suara gas mobil yang dijalankan dan mereka pun melanjut kan perjalanan setelah bertengkar dan tidak ada hasil yang baik untuk xio feifei..
Setelah mereka berlaju dengan waktu beberapa menit, kemudian xio xi memberhentikan mobil di depan sebuah mall..
* Depan Mall *
" Baiklah kita sudah sampai, bersiap lah untuk turun.." Ucap xio xi sambil memakai topi, masker dan kacamata..
Karena xio xi adalah artis terkenal di Kota S, dia pun berusaha menyembunyikan diri nya agar tidak terlihat oleh fans dan media saat dia bersama xio feifei untuk membeli hp..
" Apa kamu kedinginan?.." Ucap xio feifei yang merasa kasihan melihat xio xi tertutup dan khawatir..
" Lalu kenapa kamu membungkus wajah mu sampai seperti gumpalan warna arang?.. Ucap xio feifei karena xio xi memakai topi hitam, kacamata hitam dan masker yang berwarna hitam juga..
" Bukankah aku berpakaian seperti ini karena mu.. kamu benar-benar tidak tahu terimakasih.. aku sudah berkorban, tapi kamu malah menghina ku sebagai gumpalan arang???.." Ucap xio xi yang tidak terima di sebut gumpalan arang oleh xio feifei..
Xio feifei yang mendengar itu pun terbengong dengan mata yang penuh tanda tanya dan mulut terbuka lebar..
" Berkorban menjadi gumpalan arang? apa hubungannya dengan ku?.." Ucap xio feifei dengan wajah bingung nya..
" Sudah lah jangan banyak omong! cepat ikut denganku.." Ucap xio xi yang langsung menarik tangan xio feifei yang masih berekspresi bengong itu ...
" Aaahhhhh.. tungguuu.. mau kemana kita?.." Teriak xio feifei yang sudah tersadar karena di tarik paksa oleh xio xi masuk kedalam mall..
__ADS_1
" Bukankah tadi kamu bilang, kamu mau punya hp?.." Ucap xio xi yang terus berjalan dan menarik xio feifei..
* Beberapa Menit Di Ruang VIP *
" Ini adalah model hp yang kamu mau dan model terbaru.." Ucap pelayan toko yang menyodorkan sebuah hp kepada xio xi ..
" Aku akan mengajarimu cara menyimpan Nomor hp ku dan juga aku akan mengajari mu cara bermain game itu!.. nah pencet ini.. mudah kan hanya tinggal pencet saja.." Ucap xio xi yang sambil menunjuk cara menggunakan hp kepada xio feifei..
Xio feifei yang baru tahu pun terlihat sangat senang dan penuh semangat, ini adalah pertama kali nya bagi xio feifei menggunakan hp dan bermain game.. xio feifei pun langsung memegang hp nya dan langsung paham apa yang di ajarkan oleh xio xi..
Xio feifei yang sedang bermain hp dengan wajah serius dan senyum semangat juga pipi yang merona membuat xio xi yang melihat pun terpesona..
Deg...deg..deg.. suara detak jantung xio xi yang terpesona akan wajah xio feifei yang sedang bersemangat bermain hp, xio xi baru pertama melihat xio feifei yang sangat mempesona bagi nya..
* Di Waktu Yang Sama *
* Di Kantor Lu Ming *
" Bawakan dokumen ini ke kantor presdir.." Ucap Li Yeong yaitu sekertaris dari Lu ming yang sengaja juga menyelipkan koran tentang berita dari xio feifei dan xio xi yang terjepret sedang berpelukan..
" Siap.." Ucap salah satu karyawan di kantor itu.
Tok..tok..tok.. suara pintu kantor Lu ming yang di ketuk oleh karyawan yang membawa kan dokumen suruhan Li yeong itu..
" Masuk.." Ucap Lu ming yang mempersilakan masuk..
" Dokumen anda presdir." Ucap karyawan itu sambil meletakkan dokumen di atas meja .
" Baiklah..tolong buat kan aku secangkir kopi.." Ucap Lu ming yang masih sibuk melihat dokumen lainnya..
__ADS_1
Namun seketika Lu ming pun melihat ada sebuah photo yang ia kenali.. dan langsung membuka dokumen itu dan melihat isi dari koran itu..