
pagi itu matahari bersinar dengan cerah, nuansa yang sangat hangat, didalam kamar tepatnya diatas kasur berukuran king kedua muda mudi pasangan suami istri telah membuka matanya . . keduanya terlihat malu, karna melihat posisi tidur mereka ketika bangun..
"sya.. " panggil deni, tangannya tak henti mengusap puncak kepala istri tercinta nya itu .
"hari ini hari sabtu.. apa kamu punya rencana?" deni menanyakan sambil beranjak duduk dr posisi tidurnya.. diraihnya tubuh tasya yg masih berbaring miring menghadapnya.. hingga kini posisinya kepala tasya berada di atas dada deni
"hmm . . aku belum punya rencana, kmrn nadia mengajakku ke mall utk membeli bahan tugasnya, tp rasanya aku malas sekali utk keluar rumah.." tasya semakin menenggelamkan wajahnya di dada suaminya itu..
"bagaimana kalo hari ini kita ngedate sya.. " sejak kita menikah, kita disibukkan oleh tugas2 sekolah, bahkan kita belum pernah malam mingguan sekalipun" deni memelas
"ide bagus.. kamu ada ide mau kemana?"
tasya beranjak bangun sekarang posisi duduk menghadap deni
"bagaimana kita ke kebun stroberi, kamu kan suka stroberi, kita bisa memetiknya dan memakannya langsung disana?" deni memberi saran, krn dari dulu deni tau buah favorit tasya, yaitu stroberi dan buah naga.. katanya rasa masamnya itu unik.. jd gadis itu sangat antusias memakannya..
"oke suamiku.. ayoo.. kita siap2, apa yg kira2 harus aku bawa?" tasya merengkuh kedua pipi deni, dan mengecup kilat bibir suaminya tersebut.
deni yg mendapat kejutan morning kiss, merasa sangat bahagia.. yaa.. walau mereka sepakat tidak akan meminta hak mereka sebagai pasutri, tp kegiatan seperti morning kiss, ciuman kilat, dan peluk bahkan rangkulan mereka tidak batasi..
"kamu gak usah bawa apa? nanti kita beli disana saja, makanan dan minuman nya!" deni menatap balik istrinya itu.. sambil tersenyum..
tasya beranjak dr ranjangnya menuju kamar mandi utk bersiap2.. setelahnya, dia menyiapkan segala sesuatu utk deni, krn sejak menikah deni menjadi sangat manja dalam mempersiapkan segala sesuatu, pasti dia menunggu utk dilayani oleh tasya .
***
kini mereka berada di dalam mobil avanza veloz hitam milik deni, suara lagi dr raisa yg berjudul could it be love, sedang diperdengarkan di radio tape nya .
tasya mengamati setiap jalan, bahkan tak sedikit dia bertanya kepada deni, dan deni yg bahkan baru di kota B itu merasa bingung.. akhirnya mereka hanya tertawa saja dengan ke bingungan mereka..
"kamu gak tau apa2 dikota ini, jangan sampai kamu nyasarin aku yaa!" ledek tasya .
"kalo nyasar nya sama kamu mah aku rela..!" deni malah menggombal..
"iya kalo nyasar bisa pulang, kalo kita terjebak trs gak bisa pulang gimanaa?" tasya khawatir
"kamu jangan takut syaa... aku selalu ada disampingmu.. walau kita terjebak gak bisa pulang.." kekeh deni..
mereka melanjutkan perjalanan dengan guyonan guyonan khas mereka, memang sejak SMP mereka itu sudah seperti itu, hanya saja krn sempat memendam perasaan jd saling menjaga jarak, tp skrg sudah tidak peduli lagi, karna mereka tau perasaan mereka masing2 dan mereka pun kini adalah pasangan suami istri yg sah di mata agama dan negara..
***
tasya merentangkan kedua tangannya, dihadapannya kini terbentang kebun stroberi yg sangaaat luas...pas sekali saat ini sedang banyak buah yg masak..
"ayo den.. aku udh gak.sabar mau makan itu" tunjuk tasya ke arah stroberi
"iya sebentar, kita makan siang dulu yaa.. aku laper, setelah itu kita turun ke kebun ." deni menggenggam. tangan tasya kearah rumah makan yg jaraknya tidak jauh dr tempat mereka memarkirkan mobil,
__ADS_1
mereka makam siang, dilanjutkan berkeliling dikebun stroberi tersebut, hingga sore tiba.. mereka pun akhirnya memutuskan utk pulang, tp tidak langsung pulang, seperti yg dibilang deni, mereka akan menghabiskan malam minggu berdua..
karna memang orgtua deni skrg sudah kembali ke kota J dan pindah kantor ke kota J juga, deni diminta ayahnya mengelola kantor yg di kota B, jadi bener2 tidak ada waktu bagi tasya atau deni utk jalan2 seperti saat ini..
"den.. kita nonton yuk!" ajak tasya..
"ayo.. kita ke cinema, lihat ada filem apa" deni tetap tidak melepaskan gandengan tangannya..
didepan loket pembelian tiket, setelah mereka menentukan filem, mereka segera membeli tiketnya, tak lupa mereka membeli popcorn dan minuman ringan sebagai teman nonton nanti . .
tidak lama waktu mereka nonton, setelah 2jam, filemnya selesai dan mereka keluar dari sana
"den.. kita pulang, biar makan malam dirumah yaa.. aku mau masak buat kamu...jarang2 kita libur begini.." tasya melihat jam yg melingkar di tangan kanannya, diliatnya jarum menunjukkan pukul 7 malam.. belum terlalu malam utk masak makan malam berdua..
deni mengiyakan keinginan tasya.. sebenarnya deni juga sangat ingin makan masakan istri nya itu, akhirnya mereka pulang,
tasya bergegas ke dapur dan memakai celemek, mengikat rambutnya tinggi dan mulai menyiapkan bahan masakannya..
sedangkan deni, sambil menunggu, dia membuka laptopnya utk mengecek laporan dr pegawainya itu, memang walau deni kerja sebagai pengganti direktur yaitu ayahnya, namun deni nanti nya yg akan mewarisi perusahaan ayahnya itu, mau tidak mau deni pun mulai belajar mengelola dr skrg..
30menit deni berkutat dengan laptopnya, tercium bau masakan tasya yg menyeruak kedalam indra penciumannya, mengundang rasa lapar didalam perutnya.. deni menutup laptop dan berjalan menghampiri tasya yg dilihat sedang menata masakan di meja makan mereka saat ini..
"hmm.. baunya enak sya.." deni mengembangkan senyumnya
"ayo sayang.. .kita makan dulu.." ajak tasya
tasya mengernyit.. "iyaa . sayaaang ayo.. makanan sudah siap"
"lama2 aku gemas sama kamu sya.." deni mencubit sayang hidung mungil istrinya itu.
menu yg terpampang di meja makan yaitu.. capcai udang, ayam goreng dan sambal goreng kentang, deni melahap semua masakan itu, sesekali dia menyuapi tasya dengan tangannya..
setelah makan, tasya merapikan kembali meja makan, dan mencuci piring kotor dan peralatan masak yg kotor bekas masak tadi, sesudah itu dia menyusul deni yg sudah sejak tadi ke kamar.. dilihatnya deni yg tertidur disofa dengan tangan memegang remot tv, dengan tv yg menayangkan kuis2 yg pesertanya sangat heboh..
"deni, sebaiknya kalo mengantuk tidur di kasur saja!" tasya membangunkan deni
deni bangun dan mengulurkan tangan minta tasya tuntun ke ranjang .
"iiihh.. dasar manjaa.." kata tasya
"manja sama istri sendiri, gpp kan.." deni mengedipkan mata..
***
"besok masih hari minggu, kamu punya rencana?" deni bertanya, saat ini dia duduk di pinggir ranjang, .
tasya yg sedang memakai cream malam diwajahnya, menengok ke arah deni..
__ADS_1
"kita dirumah aja.. boleh?" aku tidak ada rencana kemana2" lanjutnya..
"baiklah.. sesuai keinginanmu.. besok kita pacaran saja dirumah!" deni menegaskan
"lhoo.. kata siapa aku mau pacaran dirumah.. aku bilang kan kita dirumah saja, bukan pacaran dirumah!" ucap tasya..
"sama saja.. kita berdua dirumah.. apa namanya kalo bukan pacaran!" kata deni membalas
"iya iya sesuka hatimu saja..!".. tasya menghampiri suami dan memeluknya erat .
deni membalas pelukan istrinya, mereka pun terlelap
***
pagi hari.. mereka kembali terbangun, kali ini tasya yg bangun duluan, dia segera beranjak dr kasur dan keluar kamar menuju dapur utk membuat sarapan.. karna mereka hanya berdua jd mereka sengaja tidak menyewa ART, mereka akan bekerja sama dlm hal pekerjaan rumah, itu sudah kesepakatannya..
disela membuat sarapan bunyi bel. rumah
ting
tong
ting
tong
deni keluar kamar dan menatap tasya.. dia bertanya dengan tatapan matanya..
tasya menaikan bahunya..
deni pergi membuka pintu, setelah dibuka dia terkejut melihat siapa yg datang..
"eehhh.. kamuu..!"
-
-
-
jangan lupa like dan komen yaa
klik vote juga kaka..
terimakasih
happy reading๐
__ADS_1