
5bulan kemudian..
Tasya dan Nadia terlihat berjalan bersama disebuah mall, mereka mencari beberapa keperluan untuk bayi mereka.
Usia kandungan mereka selisih 8minggu, saat ini Tasya memasuki usia kandungan 7bulan, sedangkan Nadia saat ini berusia kurang dr 5bulan, dari hasil USG pada rahim Tasya sedang berkembang bayi dengan jenis kelamin laki2 dan utk Nadia masih belum terlihat dengan jelas masih harus menunggu beberapa minggu lagi.
Deni dan Yudi sekarang berbisnis dalam satu perusahaan yg sama, Yudi menjadi sekretaris Deni, segala keperluan pekerjaan yg belum bisa Deni tangani di handle dengan baik oleh Yudi, sejak menikah Nadia berhenti bekerja, dan memfokuskan diri pada kuliahnya, kini adik2 yg dia biayai pun telah mampu membiayai sekolah mereka sendiri, Nadia menggunakan semua uang gaji yg diterima selama dia bekerja di perusahaan Deni utk membuatkan ibunya usaha laundry di rumah, sekarang usaha laundry ibu Nadia sudah sangat berkembang maju, bahkan ibu Nadia sudah memiliki 2orang pegawai utk ditempatkan sebagai pencuci dan kurir, sedang 2 adiknya Nadia membantu proses finishing pakaian bersih.
" Sya ini bagus, ucap Nadia" tangan nya membentangkan pakaian jenis jumper baby berwarna hijau bergambar dino.
"Iyaa , aku ambil itu dan itu" tunjuknya ke arah setelan kemeja baby usia 2bulan,
"Ayo antarkan aku ke tempat itu," tunjuknya ke arah toko yg menjual berbagai mainan bayi..
"Baiklah, ayo.!"
Sambil menenteng beberapa tas belanja, tidak sedikitpun tersirat wajah letih dari dua wanita hamil itu.
***
Saat ini mereka sedang menikmati makan siang di salah satu food court di dalam mall, memilih menu favorit dan menghabiskan waktu sambil tertawa dan sesekali melempar pandangan ke sekeliling..
seseorang menghampiri
"loe tasya kan?" ucapnya
kedua bola mata Tasya menengok ke arah org itu, dan mereka seketika histeris..
Orang itu adalah Vanya.. vanya terlihat menggandeng seseorang yg dia kenal..
__ADS_1
"Ka Ferry.." menatap tak percaya.
kedua sahabat itu bertemu, dan meluapkan kerinduan, sesekali nadia ikut dalam obrolan mereka..
"Gimana sampai kamu sama ka ferry van?" tanya tasya..
"Ka ferry yg ngejar aku" ucapnya sambil melirik ke arah laki2 yg senantiasa hadir di setiap aktifitasnya selama 5bulan terakhir..
"Kami akan segera menikah" ucap Ferry.. dan itu sontak membuat Nadia dan Tasya terkejut namun bahagia.. sambil menunjukkan cincin di jari manis vanya.. Ferry terlihat sangat mencintai gadis itu. Ada kemiripan antara tasya dan vanya itu yg membuat Ferry mudah mengalihkan perhatian pada gadis yg sekarang menjadi calon istrinya tersebut.
Pertemuan terakhirnya di acara resepsi pernikahan Nadia, Vanya dan teman tasya yg lain memang diundang untuk menghadiri acara tersebut, disaat itu Ferry mulai mengenal Vanya.
***
Setelah kepergian Vanya dan Ferry, dua wanita hamil segera beranjak dari food court menuju ke area parkir, sudah ada supir yg menunggu mereka berbelanja..
"aku belanja banyak sekali,"ucap tasya sambil.merapikan tas tas belanjanya di jok belakang.
"itu tidak masalah, sepertinya kamu harus mengajak nya juga, krn pasti saat itu terjadi, dia sudah terlahir di dunia" jawab tasya terkekeh sambil mengelus perut buncitnya..
" aku yakin, keponakanku itu anak yg baik, dia pasti mau mengantarkan aunty nya yg cantik ini berbelanja kebutuhan temannya," ucap nadia lembut sambil mengelus perutnya yg mulai buncit sedikit itu juga . (tidak mau kalah)
***
Hari ini jadwal pemeriksaan kehamilan terakhir Tasya, karna dlm minggu ini anak yg ada dalam kandungannya akan segera lahir. Terlihat Deni yg seakan panik ketika doktee mengatakan bahwa sebentar lagi , hanya menunggu beberapa pembukaan maka proses persalinan akan segera dilakukan, Nadia juga ikut menemani sahabatnya, tasya melalui rasa mulas dan hilang beberapa kali, hingga dia merasa ada sesuatu yg keluar mengalir lewat kakinya..
"aaahh aku kok pipis yaa" sebentar ya nad!" ucapnya..
"Aaaaahhh.." lanjutnya, "syaa itu bukan air pipis.. airnya bercampur lendir darah, itu ketuban mu,"nadia panik, disaat seperti ini justru hanya wanita hamil yg menjaga nya.. dia menekan emergency button yg ada di sisi atas ranjang tidur tasya.. dan dokter serta perawat pun datang..
__ADS_1
hinggaa...
"ooooeeekkk.... " Suara tangis bayi memecah didalam ruangan dimana tasya dengan beberapa dokter dan perawat itu berkumpul, Deni yg sudah sejak tadi berada disitu, merasakan hangat dalam hati nya melihat lahirnya buah hati mereka.
"Terimakasih sayang!" ucapnya mengecup kening istrinya yg dipenuhi peluh setelah berjuang ditengah hidup dan matinya melahirkan bayi mereka.
***
4tahun kemudian,
Devandra Putra, yg mereka panggil dengan sebutan Andra, untuk pertama kalinya putra kesayangannya itu menginjakkan kaki di sekolah Playgrup, ditemani dengan mama serta adik perempuan Thalita Putri yg berusia 2tahun, dan anak dari sahabat mamanya yaitu Naila Ardelia yg terpaut usia beberapa bulan dibawahnya, Andra begitu semangat mengikuti setiap kegiatan di sekolah tersebut.
"Papa.. "kata Andra melihat Deni datang menjemput, ditemani Yudi sekretaris sekaligus ayah dari Naila, mereka terlihat sangat bahagia..
"Nad . . bagaimana kalau kita jodohkan anak kita?" ucap tasya..
Nadia menatap Tasya ... dengan tatapan heran
-
-
-
-
Hai-hai.. untuk para pembaca "JODOHKU ITU KAMU" season 1 novel ini sudah selesai yaa.
Aku ucapkan banyak terimakasih atas kesempatan waktu yg diberikan untuk membaca novel karya aku ini..
__ADS_1
Season 2 akan dibuat di slide yg berbeda yaa . .tetap stay tune.. Sampai Jumpa.. Terimakasih semuaa.. 😘😘😘