jodohku itu kamu

jodohku itu kamu
PANTAI


__ADS_3

Deburan ombak yg berkejaran menjadi pemandangan disini.. pantai ancol terkenal sebagai pantai di perbatasan pulau jawa dan menghubungkan ke kepulauan seribu..


angin yg berhembus juga mendamaikan hati para pengunjung, tidak tersisa banyak pasir disana . karna seiring dengan berkembangnya zaman.. sudah banyak pembagunan pertokoan di pesisir pantai tersebut. .


Deni yg sejak tadi hanya melirik ke arah tasya.. merasa terganggu dengan tatapan tajam ferry..


"loe ...?? deni kan??" ferry memulai percakapan dengan deni..


sambil menunggu yg lain menyiapkan tikar utk makan siang bersama, ferry yg lelah menyetir memilih beristirahat di dekat ruko minimarket sambil memegang minuman kaleng yg bermanfaat utk mengganti ion yg hilang seperti diiklan..


deni menoleh ke arah suara, "loe kenal gw?" deni mengernyitkan dahi nya bingung . . secara dia merasa baru bertemu dengan ferry disini..


"gw ferry, anak pak aryo, rekan bokap loe den.. gw pernah liat loe waktu lagi ada pertemuan di perusahaan bokap gw.. dan saat itu kita masih SMP kalo gak salah" ferry menerwang, kapan jelasnya..


deni berfikir lagi.. "ooh yaa.. gw inget, loe yg numpahin es di sepatu gw kan..?"


memang saat itu kondisinya ferry tidak sengaja, dia berjalan dengan mata yg melirik ke arah lain, jd tanpa melihat arah depan, ferry menabrak deni dan menjatuhkn gelas esnya di sepatu deni..


"iyaa . itu loe inget.. " ferry menepuk bahu deni..


"haahh.. sorry gw gak terlalu merhatiin loe waktu itu, jd gw rada lupa sama muka loe" ucap deni..


"santai aja bro.. " hahaha.. ferry melanjutkan tawa garing nya..


" btw.. loe kenal sama tasya??" ferry bertanya


deni jawab dengan gumam saja.. "hmmm".


"dia dulu teman satu SMP beda kelas sih, cuma kita sering ketemu di musholla dan kantin, jd akrab deh" jelas deni..


"gw pikir loe mantan pacarnya.." ferry menambah tepukan di bahu deni..


hmm. . gimana mau jd mantan pacar, pacaran aja belum.. batin deni


"bukanlaahh.. kita hanya temen kok.." deni nyengir..


" oiaa.. lo sekolah di SMA 4 juga..?" tanya deni


"iya gw senior nya tasya.. gw naik kelas 3 sekarang.. gw tertarik sama tasya, makanya nih lagi usaha.." jelas ferry tanpa canggung mengutarakan maksudnya mendekati tasya..


deni hanya menganggukkan kepala saja.. sambil senyum tipis ..


"yaa.. gw disini..." teriak deni ke arah ken dan gio yg melongok longokkan kepala nya mencari keberadaan mereka..


"fer.. kayaknya kita dicariin deh.. gabung kesana yuk" ajak deni..


ferry pun langsung berdiri dan berjalan mengikuti deni..


"waaahh.. eh sya.. ayo kita foto dulu.." kata vanya, "ika.. loe arahin kameranya yg bener donk ka" lanjut vanya.


"iyaa ini udh bener egee.. " ika sewot..


"ka.. gw kagak keliatan, aaahh loe.maahh.." celetuk bewok..

__ADS_1


"sini.. gw yg ambilin foto nya.." kata nadia melerai mereka..


"naahh.. nih nad.. maaf yaa.. ntar gantian deh.." kata ika..


nadia memposisikan kamera ke arah 4 gadis yg sudah berpose, dengan background laut lepas dan angin yg berhembus.. menerbang rambut mereka.. tak lepas juga rok dan topi yg di gunakan ingin terbang mengikuti arah angin..


"siiiaaaapp.. satu.. dua.. tigaa... "


CEKREEEKK.


"kenzooo... " mereka berteriak saat kenzoo sengaja menghalangi arah kameraa dengan muka konyolnya..


"hahaha.. maaf maaf, gw ikutan donk.." ujar kenzo.. " masaa foto berempat mulu loe pada . . percuma gw diajak tadi.. mubazir nihh muka ganteng gw"


"yeeee.. loe mah entaaar ada sesi selanjutnya," kata vanya sambil mendorong tubuh kenzo utk menjauh..


"ayoo...nad sekali lagii abis itu lo foto sama tasyaa.. trs kita foto bareng pake tongsis gw" lnjut vanya


"okeeh.. sssiiiaap yaaa.."


***


mereka foto dengan aneka gaya, usai menyelesaikan sesi pemotretan, mereka kembali duduk ditikar dan menikmati makan siang.. sudah terlihat 5lelaki yg duduk disana memakan cemilan yg memang sengaja dibawa ..


"bentar2 posisi bagus . gw ambil foto yaa" kata vanya yg sudah mengarahkan kamera nya dengan menggunakan tongsis..


tidak hanya saat makan,saat mereka ngobrol dan bercanda tak lepas dr momen itu vanya mengambil foto diam2..


waktu terasa cepat sekali, sudah sore . . mereka bersiap utk kembali kerumah masing2 dan tasya serta rombongan kembali ke kota B,


sampai di jembatan tanjung yg menjorokkan ke tengah laut.. mereka berhenti dan sejenak mengirup angin sore disana . . ketika itu terlihat ferry yg berusaha mendekati tasya diam2.. ferry berdiri disebelah gadis itu, dan hendak merangkul nya..


pemandangan itu tertangkap oleh mata deni . deni yg melihat langsung mengalihkan pandangan ke arah lain..


Hmmm.. ferry sudah melakukan aksinya.. sial, kenapa hati gw rasanya sakit banget liatnya yaa.. syaa... pliss.. jaga hati loe utk gw aja.. Batin deni..


dengan tatapan nanar deni bergumam dalam hati.. memang sejak awal pertemuan hari ini deni lebih banyak diam..


masih memperhatikan gerak gerik ferry


.. tasya yg merasa dirangkul ferry merasa risih dan melepaskan tangan ferry dr bahu nya secara halus.. sambil sesekali melihat ke arah deni.. tasya tau bahwa dr tadi deni memperhatikan dia..


"gaaess... gw seneng banget hari inii.."teriak tasya.. "kapan2 kita adakan acara begini lagii yaa" lanjutnya.. sambil menyunggingkan senyum manis..


vanya,ika,bewok merangkul sahabat nya itu.. tak lupa nadia juga ikutan.. mereka melihat ke arah laut sambil merangkulkan tangan mereka ke pundak sahabat disebelahnya..


acara selesai, mereka kembali ke parkiran.


vanya, ika, bewok ada di mobil avanza veloz milik deni .. mereka memilih nebeng supaya tidak repot.. ken dan gio duduk dikursi belakang


sebelum masuk mereka mengantar tasya dan nadia terlebih dahulu ke mobil honda mobilio milik ferry,


deni hanya menatap dr dalam kaca mobil.. dia memperhatikan tasya lekat, dan ketika mata mereka bertemu, hanya ada uraian kata yg tak terucap dr keduanya...

__ADS_1


"udaah yaa.. terimakasih, gw balik dulu.. kalian hati2.. " cepika cepiki para gadis ..


"daaa daaaa... " tasya melambaikan tangan.. nadia tersenyum menganggukkan kepala ke arah vanya ika dan bewok..


sepanjang perjalanan, hanya ada suara musik dr radio tape mobil ferry yg terdengar, karna penduduk kursi tengah sudah kelelahan.. dan memilih utk memejamkan mata..


"yud... mampir rest area yaa . . gw laper" kata ferry..


"trs gadis ini gimana?" yudi menoleh kebelakang, melihat dua gadis tertidur dengan lelapnya..sambil saling menyandarkan kepala mereka..


"yaa udh loe dimobil aja tungguin, ntar gw beliin buat loe sama dua org ini.. " jawab ferry..


"okelah.. " yudi memainkan henpon nya sambil menunggu ferry, ketika asik main henpon, yudi tak tau kalo nadia sudah bangun, dan menepuk pundak yudi..


"astagaaa..." yudi kaget dan langsung menoleh..


"kok berhenti ka??" kata nadia, dengan suara khas org bangun tidur..


"ferry laper.. dia lagi beli makan buat kita juga.. "yudi kembali memainkan henpon nya..


"ka.. masih lama gak?" aku mau ke toilet.." kata nadia..


"ntar yaa . tunggu ferry balik dulu, kalo aku anter kamu, nanti tasya gimana?" jawab yudi


nadia menengok ke arah tasya yg terlelap..


tak lama pintu kursi kemudi terbuka, ferry masuk dengan beberapa makanan ditangannya..


"fer . gw anter nadia ke toilet dulu ya" yudi berkata.. "tolong jagain si tasya ya ka.." kata nadia


ferry hanya menganggukkan kepalanya..


sejenak ferry menoleh ke wajah tasya..


syaa.. kamu cantik dari dulu.. dari pertama kali aku liat kamu.. salah gak sih kalo aku suka sama kamu bahkan sejak saat itu.. batin ferry..


Tangannya hendak menyentuh wajah tasya.. dan disaat itu juga tasya membuka matanyaa ..


-


-


-


-


-


jangan lupa komen dan like yaa..


bagi vote juga buat semangat aku dalam menulis yaa kaka.


semoga suka dengan ceritanyaa..

__ADS_1


happy reading๐Ÿ˜˜


__ADS_2