
ketika tasya membuka matanya dan ketika itu tangan ferry hampir menyentuh pipi tasya, ferry menarik kembali tangannya dan membetulkan posisi duduknya..
"ekhemm.." ferry berdehem beberapa kali utk menghilangkan grogi nya atas keterkejutannya dia yg kepergok ingin menyentuh pipi gadis dibelakangnya..
tasya menyadari bahwa di mobil tersebut hanya mereka berdua . "kaa.. ka ferry. " panggil tasya.. ferry menengok lagi ke belakang dan mendapati wajah tasya yg begitu dekat dengan wajahnya.. kembali ferry salah tingkah atas posisi mereka saat ini..
"tasya.. kaa kamu udh bangun?" ferry memberanikan diri utk bertanya..
"hemm.. yg lain pada kemana ka?" tanya tasya
"ituu.. yudi sedang mengantar nadia ke toilet" jawab ferry singkat..
"syaa.. kamu lapar? aku beli makanan buat kita makan malam, gpp yaa kita makan di mobil aja?" ferry masih dengan sikap salah tingkah nya..
"iya ka.. gpp.. tapi aku masih kenyang, simpan aja dulu,, " ujar tasya sambil tersenyum
pintu mobil terbuka, terlihat nadia dan yudi masuk, mereka telah kembali dr toilet..
"ehh sya.. udh bangun?" kata nadia sambil meletakkan sesuatu di ranselnya..
"kamu tumben manja sih nad.. ke toilet aja minta anteriin" ledek tasya sambil melirik ke arah yudi
"eeh itu ..hmmm.." nadia garuk2 lehernya yg tidak gatal..
"sya.. makan yuk, tuh ka ferry udh beli makanan banyak!" nadia mengalihkan topik pembicaraan..😁
*aahh iya sih kenapa juga ke toilet doank, minta anterin ka yudi, gw maluu.. kalo inget kejadian tadi..
flashback on
"sini jalannya jangan jauh2," kata yudi sambil menarik tangam nadia utk digenggam nya..
nadia yg mendapat perlakuan mendadak begitu, langsung merona malu..
"kenapa? kamu malu,? kita bisa melakukan ini setiap hari.." yudi memperlihatkan dan mengangkat tangannya yg menggenggam tangan nadia..
"ma maksud kaka apa?" nadia berkata masih dengan menundukkan kepala
"aku naksir kamu nad.. boleh kan?" yudi berkata jujur
"hmm.. " nadia menganggukkan kepala
yudi tersenyum melihat itu, mereka melanjutkan jalan mereka ke toilet dengan bergandengan tangan..
flashback off*
nadia masih bingung menghadapi pertanyaan tasya yg mengingatkan dia tentang yudi yg tiba2 mengungkapkan perasaannya di rest area tadi..
***
hening seketika.. hanya terdengar musik dari radio tape mobil ferry, tasya diam mengingat raut wajah deni yg tak pernah lepas dr menatapnya..
*apa yang telah kamu rasakan deni.. kenapa kamu menatapku begitu tajam, apakah ada rasa cemburu dihatimu, melihat kedekatanku dengan ka ferry.. batin tasya..
hmm .. ku rasa deni masih dengan rasa itu*..
__ADS_1
seketika mata tasya beralih ke wajah ferry yg terlihat dr kaca spion depan kemudi.. dan saat itu juga mata ferry menatapnya lembut disana..
DEG
Tasya buru2 memalingkan wajahnya krn malu ketahuan mencuri pandang ke arah ferry..
tasya melihat ke sebelahnya.. nadia tertidur dengan memeluk kedua tangan ke badannya..
dilihatnnya nadia yg tenang tidur disana.. tasya memejamkan mata.. berharap bisa memyusul sahabatnya itu ke alam mimpi..
***
mobil deni sampai di depan rumahnya . lamunan tentang kedekatan tasya dengan ferry itu membuat dia semakin gelisah, raut wajahnya menjadi sedikit kesal, tetiba dia menyentakkan tangannya di stir mobilnya.. dia merasa frustasi atas sikap tasya yg begitu mudahnya membiarkan ferry menyentuhnya.. bahkan merangkulnya ..
*looe bego denii.. kenapa sampai saat ini loe diam ajaa... aaarrghh.. batin deni ..
apa loe mau tasya keburu jatuh cinta sama org lain.. kalo memang begitu.. loe jangan beginilah . sikap loe kekanakkan*..
"aaaarrrgghhh..." deni kembali memukul ke stir mobilnya . .
"syaa.. sampai kapan syaa.. gw cinta sama loe!!"
***
tasya dan rombongan telah sampai di kota B, ferry yg mengantar sampai rumah tasya dan membantu kedua gadis itu membawa tempat makan bekas mereka td siang..
setelah itu ferry dan yudi pamit pulang..
"nad nginep aja disini, ntar biar mama ku yg telpon ke rumah mu memberi kabar.. kalopu. kamu mau pulang ini sudah terlalu malam buat anak gadis naik taxi.."ujar tasya.
"iya sya.. aku juga lelah banget.. kalo pulang takut malah ketiduran di dlm taxi.. aku diculik gimana?? kan atuuutt.." kekeh nadia..
"ya udh aku bilang mama dulu, biar mama yg izin kerumahmu yaa" tasya beranjak dr ranjang tempat ia dan nadia tadi meregangkan ototnya yg pegal krn duduk dimobil..
pagi hari dirumah tasya
"nad.. sarapan yuk.. " tasya mengajak nadia utk turun dan sarapan sambil kedua tangannya membereskan sprei tempat tidur..
nadia yg baru keluar dr kamar mandi dan saat ini sedang mengeringkan rambutnya dengan handukpun mengiyakan ajakan tasya.. krn memang dia sudah lapar..
dimeja makan.. papa dan mama tasya sudah terlihat menikmati sarapan mereka .
"pagi papa, pagi mama.. sapa tasya.." sambil mencium pipi kedua orgtua nya..
"pagi om.. pagi tante.. senyum nadia menyapa kedua orgtua tasya..
"pagii.. udh pada mandi nih pagi2.. ya udh ayo duduk sini kita sarapan.. mama sudah buatkan nasi goreng spesial buat kalian.." ucap mama..
"waahh . mama is the best" ucap tasya sambil.mengacungkan dua jempolnya..
nadia dan tasya mulai membuka piring mereka yg tadi nya telungkup, kemudian mengisi dengan porsi mereka masing2..
disela makan pagi itu.. papa menanyakan aktifitas hari ini kepada putrinya.. "hari ini punya agenda apa sya??"
tasya menghentikan kunyahannya dan menjawab papa nya.. "enggak ada pa.. kita mau istirahat dirumah.. paling nanti siang aku keluar, nganter nadia pulang pah.."
__ADS_1
"hmmm . . " papa mengunyah kembali makanannya..
"oia.. berarti hari ini papa sama mama pergi, kamu gpp dirumah sama nadia?" papa melanjutkan bicaranya.. kali ini papa telah menyelesaikan makannya.. sambil mengelap mulutnua dengan tisur memegang gelas ditangan kanan yg sudah siap utk minum..
"memangnya papa sama mama mau kemana?" tasya bertanya.. "biasanya papa libur gini tetap diruang kerja.." lanjutnya..
"hari ini teman papa pindahan rumah,.dan pindahan kantor.. nanti papa bantuin beres2 kantor.. dan mama bantuin istrinya dirumah baru mereka" mama menyaut pertanyaan tasya..
tasya hanya ber oh ria saja..
"ya sudah.. aku sama nadia ke atas dulu ya pa.. ma.." ucap tasya..
"iya om tante.. nadia naik sama tasya dulu yaa . terimakasih tante.. nasi gorengnya enak.." nadia bicara dengan senyum dibibirnya..
"iyaa . kalian istirahat saja.. nanti mama langsung berangkat setelah ini yaa.." kalian hati2 dirumah.. kalo mau keluar kunci pintu nya.." ujar mama..
"siap boss.." dengan tangan hormat ala tentara, tasya berlalu ke kamarnya mengajak nadia utk beristirahat..
***
Dikota J tepatnya dirumah heru teman papa tasya.. semua barang sudah siap di mobil box yg mereka.sewa utk mengangkut beberapa barang penting, tidak semua mereka bawa.. krn kepindahan ini hanya untuk sementara sampai anak.mereka bertemu, setelah itu mereka akan kembali ke kota J.
"sudah tidak ada yg tertinggal bund?" kata heru terhadap istrinya..
"sudah ayah.. sudah siap semua, tinggal manggil deni di atas .."jawab bunda
deni saat itu masih ragu.. akankah ia bisa berhadapan dengan tasya disekolah barunya..
loe bisa deni.. hayoo deketin lagi tasya kalo emang loe gak rela dia sama org lain.. batin deni..
deni membawa koper dan ranselnya utk turun menemui ayah bunda nya..
"bund.. tas aku di bawa sama mobil box atau gimana? soalnya aku mau bawa mobilku sendiri.. " ucap deni
"sayang apa gak terlalu melelahkan kamu bawa mobil sendiri...biar kamu ikut ayah bunda saja di mobil ayah, mobil kamu besok biar diantar supir kantor.." ucap bunda
"hmmm.. enggak kayaknya bund . sekalian aku mau liat sekolah aku, dan bisa mengira2 waktu.berangkatnya.." deni menjelaskan.
"ooh ya sudah kalo begitu.. yang penting kamu hati2, kabari ayah dan bunda yaa nak.." ibunua mengelus kepala anak lelakinya dengan penuh kasih sayang..
"ru.. saya sudah sampai di kantor, istri saya sudah menunggu di teras rumahmu ditemani pembantu barumu.." pesan singkat masuk ke ponsel milik heru, yg mana pesan itu berasal dr nomor anjas .
heru yg menatap layar ponselnya tersenyum.
akhirnya .. sebentar lagii anjass.. kita akan jadi besan.. kekeh heru dalam hati..
-
-
-
-
jangan lupa like dan komen
__ADS_1
Berikan vote kaka utk semangat aku menulis yaaa..
happy reading..😘