jodohku itu kamu

jodohku itu kamu
Berkumpul kembali


__ADS_3

Gelak tawa menghiasi satu meja panjang berisi 6 kursi duduk itu, di gerai yg biasa tempat mereka janjian utk menghabiskan weekend mereka menikmati es krim kesukaan..


"ka yudi.. " tanya tasya.. saat ini sedang memegang sendok es krim rasa vanila cokelat kesukaannya.. di temani deni yg setia duduk disamping, tasya semakin bersikap manis..


yudi yang merasa dipanggil pun menoleh ke arahnya.. "kenapa sya?"


"emm.. itu ka yudi gk ketemu sama ka ferry?" apa dia tau kita ngumpul disini?" tanya tasya..


deni tidak merasa cemburu atau curiga karna deni tau, tasya hanya menganggap ferry sebagai sahabatnya tidak lebih..


"ooh.. ferry tau kok.. ntar juga dia kesini, dia lgi nunggu org katanya!" jawab yudi..


tak berapa lama, datang seorang lelaki berperawakan tinggi sengan gaya rambut ala oppa2 korea.. dia adalah ferry, senyumnya telah terbit sejak dia melihat kumpulan teman2 nya yg sedang tertawa renyah..


langkah kaki ferry diikuti langkah kaki seseorg dibelakangnya.. kali ini ferry tidak datang sendiri, dia membawa seseorang yg sangat di sayangi..


"haii.. maaf yaa telat. " ucap ferry


nadia, tasya, deni dan yudi menoleh ke arah ferry..


"waahh ka ferry siapa tuh??" tanya nadia dengan nada mengejek..


ferry menoleh kebelakang mengandeng tangan seorang gadis yg usianya terpaut 6 lebih muda tahun dr usia nya dan menyuruhnya duduk..


"ini kenalin.. adek gw.. namanya luna ." ferry memperkenalkan adeknya disana..


luna hanya tersenyum kepada teman2 kakanya itu.. merasa canggung juga..


"calon siswa SMA 4" lanjut ferry .


"waahh adek kelas donk" kata nadia lagi..


yudi yg memang sudah kenal dengan luna menatap datar ke arahnya.. luna yg mendapatkan tatapan datar dr yudi merasa kecewa..


"ka yudi kenapa diem aja?" kata nadia..


"emang aku mesti gimana sayang?" lompat lompat gitu" gemas yudi sambil mengusap kepala nadia .


sayang?? batin luna


"ka ferry memang berapa bersaudara ka?" tanya tasya..


"gw cuma berdua.. kebetulan setelah bokap sama nyokap pindah ke singapura adek gw ini lebih sering tinggal dirumah tante gw di kota J, sesekali aja main ke rumah kami yg di kota B" jelas ferry


tasya manggut2.. "dek luna.. ayo sudah pesan es krim nya belum?" kata tasya lagi..


"belum " kata ferry.. "dek.. kamu mau rasa apa? nanti kk pesanin ke meja pelayan!" ucap.ferry


mereka melihat ferry yg begitu sayang dengan adiknya merasa iri, yudi yg melihat itu masih bersikap datar


sementara ferry memesan es krim..


"hemm.. ka yudi, apa kabar?" kata luna memulai percakapan .


yudi hanya diam memakan es krimnya.


"sstt. ka yudi ditanya juga?" yudi menoleh ke arah nadia...

__ADS_1


"hmm.. apa sayang, kamu mau nambah?" kata yudi


"itu luna ngajak ngomong ka yudi dari tadi!" nadia menjelaskan


"ooh.. iya.. kenapa lun?" kata ka yudi.


"eh gak ada apa2 ka!" jawab luna canggung


ka yudi sekarang sudah punya pacar yaa... batin luna, dia hanya tersenyum menahan gejolak di hati nya..


gadis belia itu sejenak menatap ke arah yudi, deni tidak sengaja mengekor kemana arah mata luna.. dan sempat terkejut dengan tatapan luna..


ada apa dengan luna dan yudi? batin deni


ferry kembali dari meja pelayan, dia membawa dua mangkok es krim rasa cokelat mix kesukaannya dan rasa stroberi mix kesukaan luna ..


mereka bercanda tawa sampai tanpa sadar, sore menjelang, dan mereka keluar dr gerai itu secara bersamaan..


menuju mobil yg terparkir.. yudi sempat melirik ke arah luna.. dan ternyata luna sedang menatapn ke arahnya.. pandangan mata mereka menyatu, yudi dengan segera memutus pandangan itu, raut kecewa terlihat di wajah cantik luna..


mereka meninggalkan kedai menuju rumah mereka masing2..


***


dikamar.. tasya sedang membolak balik brosur formulir pendaftara universitas terbaik di kota B, dia sengaja memilih utk kuliah di dalam negri saja.. krn mengerti akan kondisi deni yg saat ini sedang merintis usahanya .


"deni.." panggil tasya.. deni yg sedang berkutat dengan laptop, menoleh ke arah tasya..


"kira2 aku daftar kemana?" tunjuk nya di tiga brosur yg dia pegang


"gimana kalo ini aja . banyak fakultasnya" deni menawarkan kampus yg menjadi primadona di kota B


"menurut kamu, aku cocok di fakultas apa?" tanya tasya..


"fakultas kedokteran bisa.. " krn kamu selalu bisa mengobati hati aku yg merindukanmu.." jawab deni menggombal..


"ealaaahh.. suaminya aku kenapa jd bucin yaa!" kekeh tasya..


" semua krn kamu sayang.." deni mendekatkan wajahnya ke wajah tasya.. dan hendak mencium istrinya tersebut. dia melempar asal brosur yg td dilihatnya..


tasya merasakan gelora hasrat suaminya, dia hanya mengikuti keinginan suaminya itu..


"boleh gak?" kata deni manja.. sambil usel2 di ceruk leher istrinya yg terlihat sangat menggoda .


"apaa?" tasya memundurkan wajahnya..ikut menggoda suaminya itu..


"aku minta hak ku sekarang?" lanjut deni...


tasya yg menundukkan wajahnya hanya ada rasa malu yg begitu besar saat ini..


"tapi aku---" merasa tasya menyetujui, deni segera melancarkan aksinya.. dia mulai menjamah tubuh istrinya setiap lekuk tanpa terlewat.. hingga kedua nya terlelap...


***


pagi menyelimuti kedua insan yg telah menyempurnakan agamanya.. kedua ya terbangun secara bersamaan..


"terimakasih" ucap deni.."karna sudah mau menjadi istriku seutuhnya.." lanjutnya..

__ADS_1


tasya merasa malu, dia merona dan menyembunyikan wajahnya di dada bidang milik deni..


"uuuffftt . . ringis tasya ketika akan bangun dr tempat tidurnya"


deni yg melihat hanya tersenyum.. "memang awalnya sakit, tapii.. nanti akan terbiasa" goda nya..


tasya melototkan matanya . melihat deni tertawa,dia merasa hangat dicintai..


mereka melanjutkan aktifitas hari ini, seperti biasa tasya menyiapkan sarapan utk mereka berdua,


dimeja makan.


"mau survey kampusnya kapan sayang?" tanya deni..


"hmm.. terserah kamu saja, sesempatnya kamu.." jawab tasya..


deni memang hanya fokus utk dftr kan kuliah tasya, krn dia sendiri sudah mengambil kuliah bisnis tapi online, jd gak perlu datang ke kampusnya.. krn deni bahkan sebelum lulus sudah dilimpahkan pekerjaan dikantor cabang perusahaan ayahnya..


"ya udh kita survey lusa ya.. setelah acara wisuda di sekolah besok.." kata deni lagi


tasya mengangguk..


,***


"syaaa... " teriak nadia .


saat ini mereka mengenakan kebaya modern utk menghadiri acara wisuda SMA 4, banyak alumni yg juga ikut memeriahkan acara tersebut . . tak sedikit juga murid baru yg ikut berpartisipasi dlm membantu jalannya acara itu . .


dilorong di arah jalan menuju kantin, terlihat yudi yg berjalan sangat gagahnya mengenakan jas berwarna cream, yg juga menjadi couple kebaya yg dipakai nadia,


berjalan dari arah berlawanan seorang gadi, berambut ikal memakai dress warna biru selutut yg sangat anggun dengan heels dikaki jenjangnya..


tatapan mereka beradu..


awalnya yudi cuek, tapi tiba2 tangan si perempuan merangkul dan merapatkan ke tubuh yudi, yudi berdiri kaku, karna di hadapannya juga dibelakang gadis berdress biru itu berdiri nadia bersama dengan tasya..


nadia membeku ditempatnya, melihat adegan yg terjadi dihadapannya.. nadia masih belum bisa melihat siapa gadis yg berani memeluk pacarnya itu..


nadia dan tasya.. hendak mendekati yudi.. yudi pasrah sambil berusaha melepaskan pelukan si gadis, matanya tak lepas dr menatap nadia yg balik menatap datar ke arahnya..


gadis itu menengok ke arah wajah yudi, dan matanya mengekor ke arah tatapan yudi, pelan pelan ia melepas pelukannya.. "aku merindukanmu ka.." ucapnya sesaat setelah melihat nadia yg berjalan ke arahnya..


lunaa....ucap nadia yg saat ini sudah berkaca kaca


-


-


-


-


dukung penulis dengan VOTE dan LIKE


terimakasih


happy reading๐Ÿ˜˜

__ADS_1


__ADS_2