jodohku itu kamu

jodohku itu kamu
Nadia dan Yudi


__ADS_3

kalo kata orang jawa itu, "tresno jalaran soko kulino" begitu pula dengan kedua pasangan ini.. yaaa. Nadia dan Yudi, mereka menjalin kasih hingga saat ini karna seringnya mereka berinteraksi dan saling cocok..


sedikit pertengkaran selama mereka berdua pacaran, keunikan mereka yaitu tidak pernah memamerkan kemesraan dihadapan khalayak umum, mereka bersikap wajar ketika di muka umum.. lain hal ketika mereka berdua, pasti ada saja tindakan agresif dr Yudi yang membuat Nadia merona.


"ka yudi.." panggil nadia.. saat ini mereka sedang berada di restoran seafood, menanti pesanan mereka datang, karna hari ini yudi tidak punya agenda yg penting, sedangkan nadia juga sedang masa tenang sebelum menghadapi ujian akhir sekolah nya minggu depan, yudi mengajak kekasihnya itu sejenak menenangkan fikiran dengan jalan2..


"iya cantik.. ada apa..? hemm?" yudi memajukan wajahnya membuat nadia terpesona


"ka.. kalo setelah lulus SMA ini aku langsung kerja gimana?" tanya nadia..


"memangnya kamu gak mau lanjut kuliah sayang?" ucap yudi..


"hmm.." nadia menggelengkan kepala.. "aku mau bantu ibu mencari uang utk sekolah adik2" nadia melanjutkan ucapannya,


sejak ayah nadia meninggal akibat kecelakaan kerja di perusahaan textile dua tahun lalu, nadia memang sudah memikirkan matang2 langkahnya setelah lulus, krn utk lulus SMA ini saja nadia menggunakan uang asuransi ayahnya, dan memiliki sisa sedikit utk biaya adik2 nya yg berjumlah 2 org utk sekolah dan biaya hidup sehari2..


ibu nadia tidak memiliki keahlian apa2,krn memang sejak menikah dengan ayah nadia.. ibu nadia hanya menjadi ibu rumah tangga saja.. maka sejak menjanda ibu nadia bekerja sebagai nyonya laundry, yg mengantar jemput pakaian dr rumah ke rumah..


nadia yg melihat, merasa prihatin atas kondisi ibunya dan dia bertekad akan segera bekerja utk meringankan beban ibunya itu.


yudi paham akan kondisi nya.. sebenarnya yudi juga selalu ingin membantu masalah keuangan nadia, tp nadia selalu menolak..


"gak apa2 kalo kamu mau kerja.. aku gak membatasi gerak kamu sayang, tp kamu harus memikirkan masa depan kamu juga yaa ." yudi memberi saran..


"gimana aku tawarkan lagi bantuan kecil ku utk adek2, jd kamu boleh kerja.. tp di sambi kuliah dr uang gaji kamu.. gimana sayang?" yudi prihatin atas kondisi nadia.. tp yudi tidak mau nadia merasa direndahkan.. dengan hati2 yudi menyampaikan maksud nya utk membantu nadia .


"iyaa ka.. aku sangaaatt berterimakasih sama kaka, aku gak tau kalo selama ini gak ada ka yudi.. aku mungkin sudah lama memutuskan utk tidak meneruskan sekolah.."


"ka.. ka yudi masih mau menerima aku dan keluargaku dengan kondisi kami yg begini setelah papa gak ada?"


nadia menunduk


"ssstttt.. kamu ngomong apa sih sayang, aku serius sama kamu, udah yaa.. jangan dipikirkan.. lebij baik hari ini kita refresh dulu, jd ujian nanti kamu bisa fokus dan dpt nilai tinggi, kan lumayan tuh bisa daftar universitas dengan beasiswa.." yudi mengusap pucuk kepala nadia.. dengan sesekali mengecupnya..


"terimakasih sekali lagi ka.." nadia menongak menatap yudi


"eeiitss.. sudah yaa.. jangan ada terimakasih, karna aku adalah kamu.. kamu adalah aku.. semoga jodoh kita panjang ya sayang... kau sabar yaa . nunggu aku yg sedang merintis usahaku sendiri.. semoga lancar, dan aku langsung boyong kamu dan mama mu.." yudi kembali mengecup pucuk kepala nadia .


nadia menyenderkan kepala di dada yudi.. mobil mereka segera melaju ke tempat dimana mereka akan bersenang-senang..


ya tuhaan.. sangat mulia kau berikan seseorang di sampingku ini, semoga senantiasa kau lindungi dia dan kau wujudkan hajat nya.. aamiin.. batin nadia.


nadia melirik ke arah samping, saat ini mereka berada di jalan raya, dia melihat sebuah mobil avanza veloz hitam yg dikendarai deni, dengan kaca mobil terbuka, nadia melihat dengan jelas tasya yg duduk disamping deni sedang tertawa renyah..


ituuu kan tasya . . gumam nadia


"ka yudi.. kita ikuti mobil itu ka.. " tunjuk nadia ke arah mobil deni..


"emang kenapa?" mobil siapa itu?" ucap yudi

__ADS_1


"aku seperti melihat tasya.." nadia mengeryit..


"oke, kita ikuti saja yaa.." ucap yudi lagi..


mereka semakin yakin itu adalah tasya karna mobil tersebut masuk ke dalam perumahan dimana orgtua tasya berada.. tp anehnya mobil itu tidak berhenti dirumah tasya,tp berhenti di blok yg berbeda..


"lhoo.. kok gak pulang ke rumah tasya..?" nadia bingung.. "waaahh.. ada sesuatu nih ka!!" ucap nadia lagi..


"ya udh kamu hapalin alamatnya, besok pagi kita kesini lagi, skrg udh malam sayang, kita pulang yaa.. aku anter kamu pulang dulu.." kata yudi..


"hmm.. iya.." jawab nadia


***


pagi itu.. ketika tasya sedang asik membuat sarapan, tiba2 bel rumah berbunyi..


ting


tong


ting


tong


tasya dan deni saling berpandangan, seolah mereka saling bertanya "siapa?" dan mengangkat bahu mereka..


mereka berpikir kalo orgtua tasya, tdk mungkin dtg sepagi ini, lalu pasti akan mengabari terlebih dahulu..


cekleeekk..


"iyaa.." sapa deni..


"kamu.. kok tau gw disini?" tanya nya kepada tamu yg dtg.. yaa tamu itu adalah nadia dan yudi


"eh iya . ayo masuk dulu.. " ajak deni kepada keduanya


"kalian tinggal berdua?" tanya nadia


deni menoleh, deni menyakini nadia belum tau apa2..


"sini nad.. duduk dulu, biar gw ambilin kalian minum, ada tasya di dapur lg buat sarapan sekalian gw panggilin ya.." kata deni sambil melangkah ke dapur


nadia dan yudi saling tatap tak percaya..


beberapa menit kemudian, tasya menghampiri nadia .


"hei nad.. kok tau aku disini?" sambil mencium pipi kanan kiri nadia..


"sya.. kamu tinggal berdua sama deni?" nadia bertanya langsung

__ADS_1


tasya mengganggukkan kepala mengiyakan pertanyaannya.. sambil menunjukkan cincin kawin nya..


"yaaa ampuun tasya.. kok kamu gak bilang?" nadia terkejut..


"semua berlangsung tertutup nad.. hanya dihadiri saudara dan kepala sekolah kita" jawab tasya tersenyum..


"pak kepsek tau?" nadia melongo


yudi yg dr tadi diam saja juga hampir tak percya dengan cerita tasya. tp melihat banyaknya foto mereka berdua dengan balutan busana pengantin, menyakini mereka bahwa tasya berkata jujur..


"terus kamu masih tenang sekolah sya.. " nadia masij terus penasaran..


"seperti yg kamu lihat nad.. aku masih sekolah, dan pernikahan ini tidak mengubah apapun.." tasya tersenyum


"ka ferry tau??" nadia selidik


tasya mengangguk lagi.. "deni yg bilang ke ka ferry ." lanjutnya..


"bener2 gak bisa dipercaya kamu sya.. " nadia berhambur memeluk sahabatnya itu..


"terus ini?" nadia melepas pelukannya beralih tangannya menyentuh perut tasya..


"belum ada apa2nya.. masih gadis akuu" kekeh tasya..


"OH MY GOD!!" nadia terkejut lagi..


"salut aku sama deni.. tahan juga dia, serumah sekamar seranjang sama kamu tapi gak ngapa2in?" nadia polosnya.


yudi yg mendengar hanya menggeleng2 kan kepalanya dan mengusap pucuk kepala nadia...


"nad.. kita sarapan bareng yuk.. ayuk ka yudi.. nyobain masakan aku!!" ajak tasya ke meja makan..


terlihat deni sedang menggantikan istrinya menata meja makan utk sarapan bersama sahabat istrinya tersebut..


nadia masih terbengong2.. disampingnya yudi hanya merengkuh bahu samping nadia.. dan mengusapnya pelan..


"ayo mari sarapan bareng.." ajak deni..


-


-


-


-


jangan lupa komen dan like


vote juga ya kakaa

__ADS_1


terimakasih


happy reading๐Ÿ˜˜


__ADS_2