Jodohku Ketemu Di Pesantren

Jodohku Ketemu Di Pesantren
pengagum


__ADS_3

Husna " eh kalian tau gak gosip terbaru? ".


Aisyah yang mendengar kata gosip langsung mengambil ponsel di samping kitab yang ditaruhnya tadi dan ikut duduk sembari memainkan ponselnya. Bukan karena tidak menghargai orang yang berbicara tapi guna mengalihkan ikut gosip.


Syifa " apa? ".


Husna " itu katanya Gus Aknan 3 Minggu lagi mau berangkat ke Turki"


Syifa " tau dari siapa?. Jangan-jangan hoax lagi?".


Husna " ini itu fakta ya ".


Zarra " kalian ini cuma bisa gosip doang gak baik lho apalagi kalian ini santri. Itu lihat Aisyah dari awal kamu ngomong gosip udah tidak tertarik dia-nya". Ucapnya yang memang dari tadi memperhatikan gerakan gerik Aisyah yang sudah tidak nyaman dengan kata gosip.


Aisyah yang memang sedari tadi main ponsel tapi telinganya masih mendengarkan apa yang mereka bicarakan. Apalagi saat Zarra memanggil namanya ia langsung menoleh ke arah teman-temannya dan hanya nyengir.


Zarra " menurut ku beliau pergi itu untuk menyelesaikan kuliahnya. kan belum dengar kalo beliau udah wisuda".


Aisyah " emang " jawabnya tanpa sadar dan masih asyik memainkan ponselnya.


"hah " pekik mereka bersama.


Aisyah " kalian kenapa sih dari tadi kompak mulu"


Syifa " tadi kamu bilang apa? 'emang'?. emang kamu udah tau kalo ustadz Aknan itu masih kuliah".


Aisyah "ya" jawab nya yang belum sadar dan terus memainkan ponselnya.


Husna "tau dari mana?". tanya nya penuh selidik


Aisyah " eh ". ucapnya udah sadar.


Aisyah " maksudnya? ".


Zarra " kamu gimana sih. nih ya waktu aku bilang kalo Gus Aknan pergi itu untuk menyelesaikan kuliahnya kamu bilang 'emang'. kamu tau dari mana?. kamu juga santri baru kan".


Aisyah" ouh." ucapnya sambil manggut-manggut.


"kalian masih ingat waktu aku cerita pernah ngobrol sama kak Huda sama ustadz Aknan?".


Syifa " yang waktu itu kamu dikasih sapu tangan sama ustadz Huda kan?".


Aisyah " iya. waktu itu sebelum pulang kan ngobrol sama ustadz Aknan jadi ya nanya-nanya gitu terus pake bahasa Turki lagi. kaget aku waktu itu ustadz Aknan ngomongnya lancar banget terus aku nanya kok bisa bahasa Turki beliau jawab kalo beliau kuliah di sana yang katanya sebulan lagi akan pergi ke Turki lagi dan yang artinya 3 Minggu lagi kan".


Aisyah" bentar-bentar".


'3 Minggu artinya sama dong dengan twins yang juga sekitar 3 Minggu lagi apa jangan-jangan....gak...gak...' batinnya sambil geleng-geleng kepala yang mengundang perhatian ketiga temannya.


Zarra " hei bentar apa? " ucapnya menepuk pundak Aisyah.


Aisyah " eh gak papa. tadi kamu bilang Gus?" ucapnya mencari alasan.


Zarra " iya emang kenapa?".


Aisyah " bukannya Gus itu sebutan untuk anak kyai ya?".


Zarra " emang".


Aisyah " berarti ustadz Aknan itu anaknya Abuya?"


Zarra " iya emang kenapa sih kamu belum tau?".


Aisyah " hehehe belum?".


' ouh jadi beliau anak kyai pantesan'


twins yang dimaksud adalah anak dari kembaran umi Laila yang bernama Nuruz. ya memang umi Laila lahir kembar dan kakak kembarnya itu juga mempunyai anak kembar laki-laki.


tok....tok...tok....


pintu kamar diketuk.


Syifa " biar aku aja yang buka".


Syifa" ya? ada apa" tanya nya kepada santri yang juga penghuni kamar sebelah yang mengetuk pintu tadi.


" Aisyah nya ada? ".


"oh ada sebentar ".


Aisyah" iya ada apa?" ucapnya muncul dari belakang syifa


" dicariin tuh dibawah"


"iya makasih".

__ADS_1


Aisyah" ya ada apa?". ucapnya kepada santri yang mencarinya tadi.


"ini ada titipan " ucapnya sambil menyerahkan coklat dan selembar kertas.


"dari siapa?".


"entah. tadi adikku yang ngasih katanya ada titipan untuk mbak Aisyah kelas X-IPA 1".


"oh makasih ".


"ya udah saya pamit assalamualaikum".


"waalaikumsalam".


Zarra " siapa? " tanya nya begitu Aisyah sampai di kamar


Aisyah " santri".


Zarra " ada apa?".


Aisyah "nih ". ucapnya sambil menyodorkan coklat dan surat tadi.


Syifa " dari siapa? "


Aisyah " entah ".


Husna" coba buka ". ucapnya menyuruh Aisyah membukanya dan mereka membaca bareng-bareng.


*Assalamu'alaikum wr.wb.


Duhai engkau sang rembulan


Hamba cuma bagai debu tak berarti


Kau bagai rembulan di kegelapan


Menerangiku yang tak tau jalan


Dan menemaniku yang sendirian


Awan hitam seakan hilang


Berganti pelangi yang indah saat kau datang


Tak banyak yang ingin ku tuliskan


^^^salam dari^^^


^^^kang Syafi'i*^^^


Husna" ciee dari siapa tuh? "


Aisyah " entah ini " ucapnya sambil menyerahkan surat tersebut ke teman-temannya.


Syifa " oh kang Syafi'i?"


Aisyah " kamu kenal?".


Syifa " ya dia satu kelas sama kita ya gak na".


Husna " iya ".


beberapa hari lalu memang Syifa dan Husna di pindahkan ke kelas sebelah karena suatu alasan.


Syifa " kenapa tuh dari tadi di bolak-balik itu coklat. mau gak?".


Aisyah " mau? ".


Husna " sini" ucapnya menyodorkan tangannya untuk meminta coklat di tangan Aisyah. lantas Aisyah memberikan kepada Husna.


Zarra " apaan sih na itu tu punya Aisyah".


Aisyah " gak papa Ra itu coklat susu. memang aku suka coklat tapi kalo coklat susu itu aku neg. aku itu lebih suka coklat kacang dari pada coklat susu".


Husna " tu kan Aisyah aja gak keberatan". ucapnya memakan coklat tadi.


๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ


keesokan harinya saat istirahat di kantin.


mereka berempat sedang duduk bersama di kantin


"assalamualaikum" ucap seseorang laki-laki di belakang mereka.


"wa'alaikumsalam". jawab mereka menoleh kebelakang.

__ADS_1


lantas laki-laki tadi ikut duduk.


"kang syafi' " gumam Husna dan Syifa lirih bahkan tidak di dengar Aisyah dan Zarra yang ada disampingnya.


" gimana yang kemarin?". tanya nya mengarah ke Aisyah


"maksudnya".


"kemarin kamu sudah Nerima coklat sama surat kan?"


"iya"


"itu dari aku. gimana enak gak?".


"enak" ucap Husna. "ups" ucapnya lagi sambil menutup mulut


"lho?. kok kamu yang jawab na?"


Aisyah " e'em gini jadi kemarin kan itu coklat susu. maaf sebelumnya Aisyah kurang suka sama coklat yang dikasih kemarin".


Syafi'i" maksudnya kurang suka gimana. bukan kah kamu paling suka sama coklat".


Aisyah " ya kurang suka aja karena yang dikasih kemarin itu coklat susu dan aku paling gak suka sama coklat susu. karena aku nya kurang suka jadi aku kasih aja biar gak mubajir"


" oh terus gimana".


"gimana apanya?".


"tentang surat kemarin. mau jadi kekasih ku?".


"apakah dalam Islam ada yang namanya pacaran?".


"gak tau".


Aisyah menghirup udara dari hidung dalam-dalan dan mengeluarkan perlahan melalui mulut.


tring......


bel masuk berbunyi.


Aisyah " udah bel aku masuk dulu assalamu'alaikum". beranjak pergi


Zarra " eh Aisyah tunggu" ucapnya menyusul Aisyah.


Husna "ck.... gitu aja gak tau sok sok an mau jadi pacarnya Aisyah".


Syafi'i " emang lu tau?".


Husna " tau lah ".


"apa?"


"kepo. yuk fa kita ke kelas".


โ˜˜๏ธโ˜˜๏ธโ˜˜๏ธโ˜˜๏ธโ˜˜๏ธโ˜˜๏ธโ˜˜๏ธโ˜˜๏ธโ˜˜๏ธโ˜˜๏ธโ˜˜๏ธโ˜˜๏ธ


saat adzan dhuhur semua murid berhamburan keluar kelas ada yang menuju kantin ada yang langsung ke mushola sekolah.


Aisyah berjalan sendiri menuju masjid sedangkan Zarra sudah dari tadi pergi ke masjid.


"Aisyah" panggil seseorang di belakang Aisyah.


" apa?" ucapnya dengan nada malas.


" ya aku sudah tau kalau pacaran tidak ada dalam Islam cuma ada ta'aruf, khitbah, dan nikah"


"terus?".


"jadi gimana pertanyaan ku waktu di kantin tadi?"


"astaghfirullah.... belum paham juga?".


"belum".


"pacaran itu bisa dosa ".


"emang iya?".


"terserah ".


"assalamu'alaikum" ucap seseorang laki-laki berbadan tegap dan tinggi.


๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ๐Ÿ


maaf bila ada persamaan kata-kata

__ADS_1


#selamat menunaikan ibadah puasa


# selamat menunggu berbuka ๐Ÿ™๐Ÿค—


__ADS_2