Jodohku Ketemu Di Pesantren

Jodohku Ketemu Di Pesantren
kemarahan Aisyah


__ADS_3

"assalamu'alaikum". ucap mereka membuka kamar.


Aisyah segera menghempaskan tubuhnya ke atas kasur.


Husna dan Syifa yang melihat itu hanya senyum-senyum sendiri membayangkan yang terjadi tadi dan sesekali melirik Aisyah yang sedang kesal.


"apa senyam-senyum" ucap Aisyah dengan nada kesal seperti memahami lirikan sahabatnya itu dan membuka laci mengambil kunci dan keluar.


"mau kemana?" tanya Husna. ke tiga sahabat nya tadi hanya melihat Aisyah membuka laci dan mengambil sesuatu tidak tau apa yang Aisyah ambil.


"assalamu'alaikum" ucapnya keluar tanpa menanggapi pertanyaan Husna.


Husna " kira-kira apa Aisyah marah ya?".


Zarra "mungkin"


flashback on


waktu pulang sekolah tadi......


Aisyah yang ogah meladeni orang di depan nya yang tak lain adalah sang pengagum rembulan yaitu Syafi'i. ia memilih untuk pulang duluan.


"mboh.....sakarepmu" ucapnya sebelum meninggalkan ke tiga temannya.


karena sibuk bicara sendiri entah apa yang dibicarakan nya. tanpa di sadari ada dua orang laki-laki di depannya dan Aisyah menabrak salah satu dari orang itu.


"astaghfirullah" ucap mereka bersamaan.


Aisyah mendongak ke atas melihat siapa yang ia tabrak namun Aisyah kaget dengan orang yang ia tabrak.


"maaf ustadz" ucapnya sambil menunduk. mereka adalah ustadz Aknan dan Huda sedangkan yang ia tabrak tadi adalah ustadz Aknan.


'yang kedua kalinya' batin ustadz Aknan menampakkan senyum tipis. sedangkan Huda yang ada disampingnya hanya tersenyum penuh arti.


" iya gak papa".


Huda " nah kebetulan ketemu lo disini mel".


Aisyah " ada apa?".


Huda " Annisa sama Ima nyuruh gue ambil kunci".


Aisyah " kunci? bukannya kemarin udah diambil ya ke rumah?".


Huda " iya, tapi katanya kuncinya hilang makanya mereka nyuruh ambil kunci ke elo".


Aisyah " ya udah nanti tunggu aja di depan asrama. soalnya kuncinya ada di asrama".


Huda "iya. ngomong-ngomong tu muka kenapa kayaknya kesel banget".


"hufs Syah kenapa sih harus ninggalin kita " ucap Syifa yang baru datang dari arah belakang dan menepuk pundak Aisyah kemudian mereka mengatur nafas nya dan belum menyadari bahwa di depan mereka berempat ada dua laki-laki.


"eh ustadz assalamu'alaikum"


"waalaikumsalam" jawab mereka berdua.


Huda " kalian kenapa? kayak ngejar maling aja sampai ngos-ngosan?".


Husna " itu ustadz....." ucapnya melirik Aisyah dan Aisyah menatap tajam ke Husna.


Aisyah " tau ah.... " ucapnya memotong ucapan Husna dan melenggang pergi.


"woi jangan lupa yang tadi awas kalo lupa". ucap Huda sambil teriak kepada Aisyah yang sudah agak jauh.


"iya" teriak Aisyah tak kalah keras dari Huda.


Huda " emang ada apa?".


Husna " gini tadz...." belum sempat melanjutkan perkataannya tapi sudah dipotong Zarra.


zarra" hus gak boleh gitu nanti Aisyah marah baru tau rasa lho" potongnya.


Huda "ah gak papa dia gak akan bisa marah ke orang disekitarnya kecuali orang itu sendiri akan melukai keluarga nya atau sudah bikin dia benar-benar marah sampai kapanpun akan diingat terus kesalahan orang itu. kalo dia marah biar gua ladenin. jadi kenapa?".


Zarra " ya udah kalo mau ceritanya ceritain aja. kalo Aisyah ngambek gak ada urusan aku. bay.... assalamualaikum" ucapnya melambaikan tangan dan pergi dari keempat orang tersebut dan menyusul Aisyah.


Husna " eh gak jadi deh ntar marah bisa berabe urusannya. kalo ustadz mau tau tanya sendiri aja tatapannya tadi aja udah serem gimana kalo marah beneran hih" ucapnya bergidik ngeri.

__ADS_1


Syifa "ya udah ustadz kita pulang dulu mau jinakkan singa betina dulu".


Huda " katanya takut kalo marah eh malah ngasih julukan begitu. tak aduin ya?".


Syifa " eh jangan dong. ya udah kita duluan"


"assalamualaikum" ucap mereka bersama dan menyusul Aisyah dan Zarra.


flashback end


"assalamu'alaikum" ucap Aisyah saat sudah sampai di gerbang asrama.


"wa'alaikumsalam" jawab Huda dan disampingnya ada ustadz Aknan.


"nih" ucap Aisyah menyodorkan sebuah kunci ke Huda.


"makasih. eh iya tadi lu kenapa?".


"bukan urusan lu".


"ck kasih tau dong"


"gak".


"plis lah".


"gak".


"ouh sekarang main rahasia-rahasian nih?".


"gua juga butuh privasi kali".


"ah gak seru lu".


"bodo".


"plis kasih tau dong"


"ya udah situ" ucapnya menunjuk kursi yang dekat dengan pos jaga.


dan mau gak mau Aisyah menceritakan semua tanpa di kurangi tanpa di lebihi. setelah mendengarkan Aisyah cerita Huda tertawa terbahak-bahak dan itu membuat Aisyah menjadi sebel.


'dasar bocah itu aku kira paham' batin ustadz Aknan tersenyum sambil geleng-geleng. bocah yang dimaksud adalah Syafi'i.


"emang ustadz bilang gitu ya?" tanya Aisyah penuh selidik.


"ya saya memang ngomong gitu tapi juga gak masih sekolah udah ngajak nikah dong. dia nya aja yang salah tangkap".


"ouh" ucapnya kemudian terus tertunduk lesu.


"eh iya kak jangan lupa ya dibersihin. kalo gak bersih awas aja".


"iya...iya.."


"akhir bulan aku cek".


"emang lu mau liburan?".


"gak sih cuma cuti dulu. mau maen ke Turki mungkin cuma lima hari".


"ouh".


"ya udah aku balik dulu assalamualaikum"


"wa'alikumsalam"


"hayo jangan diliatin terus" ucap Huda menyenggol lengan ustadz Aknan karena dari tadi melihat punggung Aisyah yang pergi.


"eh ya itu kunci apaan sih?"


"kunci rumah". jawab Huda tanpa sadar.


"rumah siapa?".


"astaghfirullah" ucap Huda baru sadar apa yang di ucapkan tadi.


"kenapa?".

__ADS_1


"gua mohon jangan ngasih tau ini ke Aisyah".


"emangnya kenapa?"


"gua udah janji sama dia".


"ouh boleh. tapi lanjutin cerita biar gua bisa jaga rahasia"


"gak jadi deh. mau gua aduin ke Aisyah" ucap ustadz Aknan pura-pura masuki asrama.


"eits jangan dong".


"ya udah cerita lah"


"iya iya gua ceritain".


akhirnya mau gak mau Huda cerita ke ustadz Aknan .


"ya udah yok pulang. bantuin gue beres-beres"


"eh ya lu berangkat ke Turki kapan?".


"Minggu depan".


"ouh. ya udah ayok".


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


"assalamualaikum" ucap Aisyah memasuki kamar.


" wa'alikumsalam " jawab mereka bertiga.


Aisyah membaringkan tubuhnya di ranjangnya yang ada di atas.


Husna "Syah?".


Aisyah" apa?" ucapnya lembut


Syifa " kamu marah sama kita?".


Aisyah " gak tuh? siapa yang bilang?". ucapnya setelah turun.


Syifa " gak papa. kita kira kamu marah sama kita. karena tadi kamu pulang langsung pergi lagi tanpa jawab pertanyaan kita".


Aisyah "ouh yang tadi maaf kalo gak jawab pertanyaan kalian tadi. emang tadi lagi gak mood banget".


Syifa " ouh. terus kamu dari Mana tadi?".


Aisyah " dari gerbang asrama".


Zarra " ngapain?"


Aisyah " ngasih in kunci".


Syifa" kunci?".


Aisyah "e'em" ucapnya mengangguk.


Husna " kunci apaan?"


Aisyah" harta Karun!". ucapnya asal.


Syifa "yang bener?".


Aisyah " ya gak lah"


Syifa " terus kunci apaan?".


Aisyah "rahasia". Aisyah tidak mungkin memberi tau sebenarnya kepada teman-temannya.


Husna " gak seru ah main rahasia-rahasian".


Aisyah " udahlah mau mandi aku bentar lagi mau ashar " ucapnya mengambil baju dan keluar kamar.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


assalamu'alaikum. maaf baru up lagi karena di dunia nyata sibuk banget. dan ini aku lagi disekolah 😊

__ADS_1


__ADS_2