
saat Ayla dan Abi nya masuk. langsung disuguhi pemandangan indah yaitu umi Laila dengan umi Nuruz sedang berpelukan erat.
"Tante?" panggil Ayla.
"iya? kenapa? ". ucap nya melepas pelukannya.
"boleh pinjam Aisyah nya?"
"mau dibawa kemana emang?"
"mau ke kamar. kangen-kangenan!".
"ya udah terserah."
"sip".
"yuk dek!" lanjutnya
Aisyah mengangguk kemudian mengambil tas ransel sedang lalu mengikuti Ayla. setelah sampai kamar Aisyah mengeluarkan laptop dan mulai sibuk dengan laptopnya.
"dek?".
"iya?" jawab Aisyah yang masih sibuk dengan laptopnya.
"emang gak capek kerja terus?".
Aisyah menghentikan tangannya yang sibuk dengan laptopnya tadi.
"kakak sendiri gimana? capek gak?". ucap Aisyah menoleh ke arah Ayla
"ya kalo kakak gak terlalu capek kan berangkat pagi pulang sore. lah kamu gak pagi gak siang gak sore gak malem kerja terus".
Aisyah tersenyum mendengar jawaban Ayla "kerja emang cape. Terus kalo kerjanya kayak aku yang cuma di depan laptop ya di asikin aja"
Ayla "Salut aku sama kamu dek?"
Aisyah " kenapa?"
Ayla " di usia mu sekarang pasti orang-orang sibuk dengan dunia remaja mereka entah itu pacaran atau sekedar ngabisin duit orang tua mereka sedangkan kamu malah sibuk dengan cari duit. Sibuk dengan dunia bisnis. Apa sih yang bikin kamu nyaman dengan dunia bisnis. Dan bisa banget gitu kamu atur waktu apalagi aku dengar kamu masuk pondok?"
Aisyah " entah kenapa dari dulu itu aku tertarik dengan dunia bisnis. Masalah atur waktu yaaa... Aku cuma ngurusin kerjaan di hari libur, kalo di lain hari libur aku serahin ke orang kepercayaanku.".
Ayla mendengarkan dengan seksama dan sesekali manggut-manggut. Aisyah melihat jam tangannya, dilihat sudah menunjukkan jam 10.00 waktu sana.
Aisyah "oh iya... Kak Rayyan sama kak Zayyan pulang jam berapa?".
Ayla "kurang tau, biasanya habis Dzuhur pulangnya. Emang kenapa?"
Aisyah "gak sih. Cuma kalo pulangnya habis Dzuhur nanti aku ke rumah Om atau nanti Om sama Tante yang kesini kalo kak Rayyan sama kak Zayyan udah pulang".
Ayla "bentar aku telpon mereka". Kemudian ia menekan tombol telepon dengan tag nama Rayyan. Kenapa telepon Rayyan? Karena ia kakaknya.
"Assalamualaikum" salam Ayla saat telepon tersambung.
"Waalaikumusalam. Ada apa kak?". Jawab seseorang diseberang yang tak lain adalah Rayyan dan Zayyan yang disampingnya mendengarkan dengan seksama.
"Ini Aisyah udah disini. Kamu pulang kapan?".
"Bohong gak nih?. Mungkin habis Dzuhur pulangnya".
". Gak lah ngapain juga bohong. Ya udah kalo pulang habis Dzuhur. Ketemu Aisyah nya di rumah Om aja. Karena kalo kalian belum pulang Aisyah sama Tante mau ke rumah om".
"Eits gak jadi. Kita mau di perjalanan pulang. Biar nanti Zayyan yang telpon Asyilla biar mereka ke sini".
"Ya udah kakak matiin teleponnya. Assalamu'alaikum"
"Iya. Waalaikumusalam ".
"Gimana kak?" Tanya Aisyah yang melihat Ayla sudah mematikan teleponnya.
__ADS_1
"Katanya mau pulang sekarang".
"Ouh. Ya udah aku telpon Asyilla biar dia ke sini"
"Gak usah. Tadi Rayyan bilang dia yang akan telpon Asyilla".
Asyila adalah anak bungsu dari kakak laki-laki umi Laila. Dan asyilla mempunyai kakak laki-laki yang bernama Zafran.
Aisyah " ya udah aku telpon bang Nizam aja".
Ayla " ok ".
Aisyah "assalamualaikum" ucapnya saat telepon sudah tersambung.
Nizam " waalaikumsalam. gimana dek? udah sampai? "
Aisyah "udah kak. ini ada di rumah Tante Nuruz. nanti ke sini ya?"
Nizam "iya nanti habis Dzuhur aja. nanggung".
Aisyah "ya udah gak papa"
..........
"Dek. Ayok pulang". Rayyan yang sedang di cafe segera menarik tangan Zayyan untuk pulang.
"Iya".
"Guys kita duluan. Assalamu'alaikum".
"Waalaikum salam" jawab ketiga temannya.
"Dek coba kamu telepon Asyilla. Bilangin om dan Tante udah di sini". Perintah Rayyan yang masih fokus dengan kemudi nya.
"Iya".
Selang beberapa menit mereka berdua sudah sampai di rumah.
"Wa'alaikumsalam" jawab umi Nuruz yang membukakan pintu.
"umi Aisyah mana" tanya Rayyan saat sesudah menyalami umi nya.
"Ada di kamar kakak mu".
Akhirnya mereka masuk ke dalam rumah, berhenti dulu di ruang keluarga hanya sekedar menyalami dan bertukar kabar.
Tok....tok....tok...
Ayla "Iya bentar"
Rayyan " Aisyah mana?".
Ayla "tu" ucapnya sambil mengarahkan dagu ke arah Aisyah yang sedang sibuk dengan laptopnya.
"adekkkk......" Teriak mereka berdua kemudian memeluk erat tubuh Aisyah.
"Itsh kakakkkk....." Teriak Aisyah dengan nada kesal.
"Sesak taukk. Gak bisa nafas nih" lanjutnya.
Rayyan "Iya...iya....maaf"
Zayyan "Kapan sampai?".
"Kemarin" jawab Aisyah ketus
Zayyan "Yang bener. Perasaan kemarin gak ada tuh"
Aisyah "ya gak dirumah ini kakakkuuu.....di rumah kakek dulu karena dekat dengan bandara" ucapnya penuh penekanan pada setiap kata.
__ADS_1
Zayyan "iya...iya... jangan ngambek dong".
Rayyan "astagfirullah " ucapnya sambil tepuk jidat
Zayyan " kenapa kak?".
Rayyan "laporan bulanannya belum dibawa".
Aisyah "santai aja, besok gak papa sekalian mau ke butik".
Rayyan "Alhamdulillah deh".
Ayla "ikut ke butik ya"
Aisyah "iya"
Mereka terus mengobrol dengan asyik sesekali tertawa.
dan laporan yang dimaksud adalah laporan keuangan butik. Aisyah mempunyai butik di sini dan itu di urus Rayyan sama Zayyan. mereka dikasih anak cabang dari butik Aisyah dan di beri nama sendiri oleh mereka berdua. keluarga sini tahunya butik itu milik Nizam.
Tok...tok...tok...
"Sayang" ucap umi Nuruz dari luar kamar.
Ayla " iya ada apa mi?" Ucapnya setelah membukakan pintu.
Umi Nuruz " ada apa? Ada apa? Udah azan Dzuhur tuh, adek-adeknya sholat dulu bareng - bareng terus makan siang".
Ayla "iya umi bentar lagi kita turun sholat berjamaah".
Umi Nuruz " ya udah di tunggu di mushola ya?"
Ayla "sip".
Setelah umi Nuruz turun, Ayla mengajak ketiga adiknya untuk turun ke bawah untuk sholat berjamaah dengan di imami Abi Ridwan. Saat mereka berkumpul pasti untuk imam sholat akan bergilir.
Dimeja makan.....
Rayyan "dek gimana kalo nanti habis makan latihan silat, udah lama nih gak latihan bareng".
Aisyah " tapi aku gak bawa baju ganti kak? Ya kali mau pake gamis ini"
Zayyan " pakek baju kak Ayla aja, sama kan ukurannya".
Aisyah "ya udah deh".
Umi Laila "emang gak jadi ke rumah om?".
Zayyan " gak Tante, tadi zayyan udah telpon asyilla untuk ke sini ".
Nenek " oh iya. Nizam udah di suruh ke sini belum? Biar sekalian ngumpul"
Aisyah "udah nek"
Walaupun Nizam bukan keluarga sedarah tapi mereka menganggap Nizam seperti saudara sendiri karena dulu Nizam juga tinggal bersama mereka saat kejadian beberapa tahun lalu.
----------------
saat ini mereka sudah di taman belakang yang sudah siapkan matras. Nizam berserta istri dan anaknya sudah ada di sana, begitu juga dengan om Rasyid (kakak dari umi Laila dan umi Nuruz)
beserta istri dan kedua anaknya pun sudah di sana.
Zafran (kakak asyilla/anak sulung dari om Rasyid), Rayyan, Zayyan, Aisyah, Nizam, mereka sudah berpakaian serba hitam. mereka akan latihan serta bertanding bersama sedangkan yang lainnya sudah duduk manis di kursi yang ada di pinggiran matras.
ππππππππ
segitu dulu ya. aku cuma mau bilang kalo hari ini 3 Mei aku ultah Bayπ
π£οΈ: hahahaha ngemis ucapan selamat ulang tahun.
__ADS_1
π§: emangπ
oke insyaallah lanjut besok