
Selamat membaca...
Surabaya
"Aduh Rafael mana lagi sih, baru juga sampek dah menghilang aja dia. Mana laper lagi, gimana ya, ambil uang dulu kali ya!" seraya berjalan mengambil uang di dompet, tiba-tiba ada bayangan di bawah kasur, karna penasaran akhirnya Alya melangkah ke arah kasur dan...
bam.....
aduh pocong jalan-jalan ke bulan.....
bhahaha hhhh
"Ah..... Rafael kok usil, sulap jadi babu nanti mau". Runtuk Alya dengan raut wajah yang ditekuk.
"ya kali gue jadi babu Al, tapi kok babu cinta Lo sih gue mau-mau aja tuh"
"ihh kok malah ngegombal sih...
lagian ruangan seluas ini ngapain Lo nyosor bawah tempat tidur, Lo gak bawa selingkuhan kan by. awas aja kok Lo macam-macam gue sunat sekali lagi pakek gergaji." lihatlah sikap si Alya selalu aja ceplas ceplos kek mercon cabe pedas amat, tapi ya seperti inilah Alya slalu apa adanya, dan itu juga yang membuat Rafael bertekuk lutut kepada kekasihnya itu.
__ADS_1
Ya gak mungkinlah beb, lagian kok aku bawa selingkuhan gak mungkinlah aku sembunyiin di sini, ada-ada aja ka...
"Tros kenapa dong, gak ada kecoa kan?" potong Alya yang sangat tidak sabaran plus kemal (kepo maksimal guys🤣)
"Ya Allah beb dengerin dulu dong, slalu aja main potong-potong orang lagi ngomong, kebiasaan deh..." sela Rafael dengan gelengan kepala. sungguh kok ada tenaga medis yang bisa mengubah pola pikir manusia dia akan jadi orang pertama yang akan mendaftarkan kekasihnya itu biar sedikit waras.
ya deh iya...hehehe
nah si korban utama malah cengar cengir tanpa dosa guys. sabar amat mah babang Rafael gak ada duanya emang🤣
"Tadi aku tuh lagi ambil batu permata ini lho beb, jatuh soalnya". jelas Rafa seraya menunjukkan batu permata ke hadapan kekasihnya itu.
"Ini tu bukan batu biasa Al, ini kenang-kenangan dari kakak kandung gue sebelum dia diculik, dan kejadiannya itu di Surabaya, apalagi kejadiannya karena kakak selamatin aku". Jelas Rafa kemudian. dan tampak aura kesedihan tampak jelas di raut wajahnya.
"ya ampun by, maaf banget ya aku gak bermaksud tuk buat kamu sedih". ungkap Alya yang juga ikut sedih. sedangkan Rafa hanya tersenyum kecut, kekasihnya itu sangat mengerti dirinya.
oh ya by, apa karna kejadian itu ya yang membuat kamu selalu ngajakin aku liburan ke sini?
"Ya beb kamu gak keberatan kan? kok nanti emang kamu bilang ya, aku akan ngajakin kamu ketempat lain". Seru Rafael kemudian, sedangkan Alya terkejut akan ucapan Rafa barusan, dan spontan dia langsung mendongakkan kepalanya seraya menatap sang pangeran versi Alya Raihana Nugroho tersebut sembari tersenyum.
__ADS_1
"ya enggaklah by, aku ngerti kok kamu juga pasti ingin mengenang pengorbanan kak Tasya kan seraya mengenang masa kecil kalian, dan bisa jadi cara setiap orang dalam mengingat masa lalunya juga akan berbeda-beda, pokoknya aku pasti jadi orang pertama yang mendukung kamu, selama kamu berjalan lurus setelah keluarga kamu by"
sekali lagi Rafa terhenyak akan penuturan Alya, sungguh dia tidak menyangka gadis manja dan bar-bar seperti Alya bisa bersikap dewasa dan bijaksana dalam mengambil keputusan.
"Makasih ya Al, aku gak nyangka kok kamu akan sangat peka. Dan sangat beruntung aku bisa dapatin kamu yang selalu bisa buat aku nyaman" tutur Rafael kemudian dia tersenyum bangga pada kekasihnya itu.
"Ya iyalah Alya gitu lho" nah kan sifat asli keluar lagi. Dan Rafa hanya bisa geleng-geleng kepala melihat aksi Alya, sampai akhirnya mereka tertawa bersama. Tek lupa pula untuk menghiasi liburan mereka dengan hal yang menyenangkan dan positif tentunya.
.
.
.
.
.
salam cinta dari author ya guys 😂 maaf banget bisa up lagi hari ini, karena author sangat sibuk kemaren, tapi untuk kedepannya author usahain deh bisa up setiap hari 🙂🙏
__ADS_1