Kalau Cinta Gak Usah Gengsi

Kalau Cinta Gak Usah Gengsi
Rachel menghilang


__ADS_3

Rachel pamit kepada Dave ia ingin sendiri. Ia berjalan sendirian malam itu.Karena kesal melihat Adit dengan Keirha tanpa sadar Rachel berjalan terlalu jauh.Ia baru sadar kalau dirinya tersesat. Karena ketakutan sendirian di malam yang gelap.Rachel tidak melihat jalan sehingga ia terperosok jatuh ke tebing. Tidak terlalu tinggi namun kaki Rachel terkilir sehingga Rachel sulit bangun.


Rachel berteriak minta tolong namun tak ada yang menolong nya. Ia pun menangis ketakutan.


Ditempat perkemahan semua panik mencari Rachel.Dave dan Adit nampak panik saat mengetahui Rachel tidak ada.


Semua panitia berkeliling mencari Rachel, di bantu para siswa lelaki. Para siswa perempuan dibiarkan menunggu di tenda masing masing.


"Rachel!!?" teriak Dave dan Kenzo.


Panitia yang lain mencari berpencar.


Rachel ketakutan sendiri di dalam gelap, dia tidak membawa handpone nya. Tak lama kemudian ada suara yang menghampiri nya. Rachel semakin takut.


"Tolooonggg!! "teriak Rachel.


Ternyata Adit yang menghampiri nya, lengan Adit terluka tergores ranting pepohonan saat turun dari atas tebing.


"Ngapain sih lo malem malem keluar sendiri.. kan bah.. " belum sempat Adit melanjutkan kata kata nya Rachel memeluknya.


"Gue takut.. kenapa lo malah marahin gue".Rachel masih menangis tersedu.

__ADS_1


Adit menghapus air mata Rachel, tanpa sadar ia mencium bibir Rachel. Kali ini Rachel membalas ciuman Adit.Terasa hangat membuat Rachel lupa kekesalan nya tadi pada Adit. Adit menghentikan ciuman nya itu, ia lupa kalau Rachel sekarang pacar sahabatnya.


"Kaki gue terkilir gue gak bisa bangun" rengek Rachel.


Adit pun membungkuk " Naik ke punggung gue".


Dengan susah payah Rachel berusaha naik ke punggung Adit. Adit pun menggendong nya lalu berusaha menaiki tebing. Untung nya tebing itu tidak terlalu tinggi. Sehingga Adit tidak kesulitan menaiki sambil menggendong Rachel.


Di tempat perkemahan..


"Kemana sih lo hel? "Sisil cemas.


.......................


Rachel terdiam ia merasa punggung Adit begitu hangat, entah kenapa ia merasa senang saat itu.


Rachel yang di gendong Adit melihat lengan Adit yang terluka.


"Tangan lo berdarah dit ".


Adit tidak menghiraukan perkataan Rachel ia terus berjalan ke perkemahan.Di tengah perjalanan mereka berpapasan dengan Dave dan Kenzo. Adit pun memberikan Rachel kepada Dave.

__ADS_1


"Cepet bawa ke tenda.. ada P3k Kan dia terkilir",Adit pun meninggalkan mereka.


Dave pun berjalan ke perkemahan sambil menggendong Rachel,diiukuti Kenzo.


Sesampainya mereka di tempat perkemahan Rachel di bawa ke tenda pengobatan. Rachel diobati di sana. Teman teman Rachel berlarian datang ke tenda itu.


"Rachel lo dari mana sih ? gue kan khawatir " Sisil hampir menangis.


Teman teman yang lain terlihat lega setelah melihat Rachel tidak kenapa kenapa.


Dave yang begitu khawatir terus saja menggenggam tangan Rachel. Rachel pun tertidur di tenda pengobatan. Tenda itu besar ada tempat tidur nya, khusus untuk para panitia di sana.


Semalaman Dave terjaga menjaga Rachel.Siswa lain nya sudah tertidur, Adit datang menghampiri Dave memberikan minuman pada nya.


"Thanks ya bro dah nolongin cewek gue".


Adit pun mengangguk,ada rasa bersalah kepada Dave mengingat tadi ia mencium Rachel. Bukan nya mencari kesempatan tapi karena panik nya Adit saat itu ditambah ia melihat Rachel terus menangis,membuat Adit tidak bisa menahan rasa sayang nya itu.


Adit dan Dave pun menjaganya semalaman sambil berbincang. Sudah lama setelah Dave berpacaran dengan Rachel Adit menjauh dari nya.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2