Kalau Cinta Gak Usah Gengsi

Kalau Cinta Gak Usah Gengsi
Flashback SMP..


__ADS_3

Adit berlari dikoridor kelas sambil membawa sepatu kets warna putih. Rachel mengejar Adit tanpa mengenakan sepatu. Ternyata sepatu itu milik Rachel, diambil Adit saat Rachel ganti baju setelah pelajaran olahraga.


"Adiiiitttt!!?"teriak Rachel kesal.


Adit yang dengan polos nya hanya berlari tertawa menertawakan Rachel.


Untung nya saat itu kelas sudah di mulai, sehingga koridor kelas kosong. Sehingga Rachel tak begitu malu berlari tanpa alas kaki.


"Sialan!! awas kalo kena gue tabok lo".


Rachel juara lomba lari sehingga dapat mengejar Adit.Adit yang melihat Rachel semakin mendekati nya segera menaruh sepatu itu di lantai koridor. Dia melihat wajah Rachel yang memerah karena marah langsung kabur meninggalkan Rachel.


Rachel mendapatkan kembali sepatu nya. Lalu memakai kembali sepatu nya bergegas masuk ke kelas keburu guru selanjutnya masuk.


"Tunggu pembalasan gue ya".


Rachel menggerutu dalam hati.


Sepulang sekolah..


Ditempat parkir Rachel menghampiri sepeda motor Adit. Tampak suasana parkir masih sepi karena hanya Rachel yang keluar duluan. Siswa lain masih terdiam di kelas mendengarkan pengumuman untuk kelulusan kakak kelas nanti.


Dengan cepat Rachel menusuk ban motor Adit dengan paku. Sehingga Ban motor nya kempes.


"****** lo pulang ngesot "Rachel tertawa lalu berlari keluar gerbang sekolah. Karena ternyata siswa lain nya sudah keluar kelas.


Adit yang baru sampai parkiran kesal melihat ban sepeda motor nya kempes. Dia sudah mengetahui ini ulah siapa.


Dari kejauhan nampak senyum kemenangan Rachel.

__ADS_1


Begitulah keseharian mereka saat SMP Adit selalu menganggunya. Dan Rachel pun membalas, mereka sudah seperti kucing dan anjing.


Setiap bertemu selalu bertengkar ada saja masalahnya antara mereka.Entah Adit yang memulai atau Rachel.. mereka sama saja.


Sore itu di lapangan basket..


Pemandangan yang begitu aneh sore itu, nampak Adit dan Rachel sedang bermain basket berdua. Mereka menghabiskan waktu dan energi mereka berjam jam sehingga matahari hampir tenggelam.


"Kok cowok cowok pada mau sama cewek tomboy kaya lo" ledek Adit.


"Lo gak liat gue ini cantik baik hati, lagian gue gak macarin anak sekolahan ini".


"Iya lo cantik.. apalagi saat ini" Adit memandang Rachel walaupun berkeringat rambut dikuncir masih tetap terlihat cantik.


"Pada buta kayak nya, lo gak ada cantik nya jelek" Adit berdiri meninggalkan Rachel.


Dalam perjalanan Rachel mengantuk, terasa oleh Adit. Karena helm yang Rachel kenakan selalu membentur kepadanya. Dengan cepat Adit memegang tangan Rachel mempererat pelukan Rachel padanya. Adit menjalankan motor pelan pelan karena takut Rachel terjatuh.


Sesampainya di rumah Rachel Adit membangunkan nya. "Bangun woi!! "teriak Adit.


Rachel terbangun "Lo gak ada manis manis nya sih bangunin gue".


Adit tersenyum kecil, Rachel memberikan helm Adit lalu masuk ke dalam rumah.


Adit pun pergi...


......................


Keesokan hari nya..

__ADS_1


Dilapangan basket Adit dan teman teman sedang bermain basket. Sedangkan Rachel pagi itu nampak pucat,sedang duduk sambil membaca buku ditepi lapangan.


Adit memperhatikan kenapa dengan Rachel? Apa dia sakit?


Rachel berdiri dari tempat duduknya tiba tiba ia jatuh pingsan.


Semua terkejut melihat Rachel pingsan, "Hel lo kenapa? "Sisil begitu panik.


Adit berlari ke arah Rachel dengan cepat Adit menggendong membawa Rachel ke UKS.Semua siswa memandang Adit, mereka sering bertengkar tapi Adit begitu perhatian.


Di ruang UKS


Rachel dibaringkan lalu diperiksa oleh perawat sekolah. Adit pun pergi meninggalkan Rachel.


Sisil yang sedari tadi menunggu Rachel terbangun memperhatikan Adit yang berada di luar UKS nampak cemas. Ternyata dari tadi Adit pun menunggu di luar, ketika Rachel terbangun Adit pun pergi.


"Hel lo kenapa sih? kalo sakit gak usah sekolah" Sisil menatap Rachel cemas.


Rachel hanya terdiam.


"Lo tau siapa yang bawa lo ke sini? ".


Rachel menggelengkan kepala ia masih merasa lemas.


"Adit.. dia kayak nya cemas banget liat lo pingsan".


"Gak mungkin".


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2