Kalau Cinta Gak Usah Gengsi

Kalau Cinta Gak Usah Gengsi
Harus kah aku mundur?


__ADS_3

Setelah semua teman teman Rachel pulang kecuali Dave. Dave membantu Rachel duduk di teras depan rumah nya.


"Kamu gak mau jujur ke aku yank".


"Jujur kenapa? ".


"Aku bisa ngerasain ada yang aneh sama kamu".


Rachel hanya terdiam, Dave pun duduk disamping nya. Dave merangkul Rachel menaruh kepala Rachel di bahunya sebagai sandaran.


"Aku gak mau liat kamu nangis lagi, kalo ada apa apa bilang aja".


Sebenarnya Dave berkata seperti itu memberikan kesempatan kepada Rachel untuk mengatakan yang sebenarnya.


Namun Rachel tidak mau merusak persahabatan Dave dan Adit.


Dave menggenggam tangan Rachel, ia pun memiringkan kepala sehingga berhadapan dengan Rachel. Dave hendak mencium Rachel namun Rachel berusaha untuk bangun dari tempat duduk.


Dave pun ikut berdiri, "Sini aku bantu yank".


Dave memeluk Rachel dari belakang, ia mencium rambut Rachel.


Rachel pun membalik badan nya memeluk Dave, "Maafin aku kak".


Dave mengusap pipi Rachel " Maaf kenapa sayang? ".


Rachel menggelengkan kepala nya.


Mereka pun kembali masuk ke dalam rumah, tak lama Dave pun pamit pulang.


.................................


Malam nya di rumah Dave termenung mengingat sekarang Rachel jarang tersenyum. Seakan ia tidak bahagia akhir akhir ini Rachel sering menangis.


Dave sangat menyayangi Rachel sehingga ia tidak tega melihat Rachel bersedih.

__ADS_1


....................


Hari demi hari berlalu Rachel sudah sehat kembali masuk sekolah.


Semua sahabat nya memeluk Rachel mereka semua rindu Rachel.Kenzo yang melihat Sisil terus memeluk Rachel pun iri.


"Kamu gak pernah peluk aku kayak gitu".


Sisil pun menjulurkan sedikit lidah nya, semua tertawa meledek Kenzo.


"Dave lo tau the power of girl? ".


"Apaan tuh? "tanya Dave kepada Kenzo.


"Ya ini para cewek kalo udah ngumpul kita pasti kalah".


"Kita? lo aja gue mah dukung cewek gue".Dave pun tertawa kecil.


Semua terus memojokan Kenzo, termasuk Sisil pacar nya.


Bel pun berbunyi semua siswa kembali ke kelas masing masing.


..............................


Adit dan Keirha sudah duduk di sana sambil menyantap makanan mereka.


"Dit, orang orang nyangka kita pacaran ", sambung Keirha menatap Adit.


Dengan cuek nya Adit menjawab " Biarin aja".


"Perasaan lo ke gue gimana? ".


"Temen" singkat Adit.


Jlebb!!! kok nyesek ya. Keirha pun tersenyum.

__ADS_1


Tak lama kemudian Rachel dan genk nya datang ke kantin.Diikuti Dave dan Kenzo, Dave dan Kenzo pun menghampiri Adit dan Keirha. Rachel dan teman teman nya pun mengikuti nya.


"Kita gabung di sini ya? "tanya Dave.


Adit bangun dari tempat duduk nya "Gue udah selesai makan, gue duluan ya".


Adit meninggalkan mereka tanpa memandang Rachel sedikit pun. Keirha pun ikut pergi mengikuti Adit.


Melihat tingkah Adit seperti itu Dave ingat akan ancaman nya. Dave merasa bersalah karena sekarang persahabatan mereka menjadi renggang.


Mereka pun memesan makanan lalu duduk kembali.


"Si Keirha terus ngekorin Adit mulu, apa mereka pacaran? "tanya Kenzo menatap Dave.


Dave menggelengkan kepala " Kagak tau gue".


....................


Pulang sekolah..


Kenzo dan Dave menunggu pacar mereka di parkiran. Kelas Rachel dan Sisil sedikit terlambat karena ada kelas tambahan.


"Ken, lo tau Adit suka sama cewek gue? "tanya Dave.


Kenzo pun mengangguk, " Dia naksir cewek lo udah lama dari SMP".


Dave terkejut mendengar nya.


"Dia gengsi nembak Rachel yang dia bisa cuma ngejahilin Rachel".


"Gue ngerasa Rachel mulai suka sama Adit, perasaan nya udah gak ada buat gue".


Kenzo terdiam ia menyadari maksud kata kata Dave.


"Adit gak mau ngerusak persahabatan kita bro,dia mengalah demi lo.. jadi baikan ya sama Adit" saran Kenzo.

__ADS_1


Dave tertegun sejenak, " Apa gue mundur aja? ".


Bersambung........


__ADS_2