Kalau Cinta Gak Usah Gengsi

Kalau Cinta Gak Usah Gengsi
Minta maaf..


__ADS_3

Sesampainya di rumah Rachel menggerutu "apes.. apes".Rachel terus terusan mencuci mulutnya.Ingin rasa nya ia curhat pada sahabat nya Sisil, tapi pasti Sisil mengejeknya. Perasaan nya tak karuan malam itu orang yang mengambil ciuman pertama nya bukan Dave yang dia suka,tapi malah Adit yang ia benci.


Keesokan harinya...


Disekolah Adit mencari Rachel, ia hendak minta maaf dengan kelakuannya kemarin.


"Lo liat Rachel gak? "tanya Adit kepada Tania sahabat Rachel.


"Kayaknya di kantin sama kak Dave deh kak".


Adit langsung mencari Rachel ke kantin. Benar saja Rachel sedang duduk berdua bersama Dave. Adit melihat Rachel yang begitu bahagia bersama Dave kesal.


Adit menghampiri mereka..


"Hel.. gue mo ngomong sama lo".


"Males",Rachel membuang muka mengingat perbuatan nya kemarin.


Dave yang mengadari seperti nya mereka lagi marahan langsung terbangun dari tempat duduk nya.


"Aku ke perpus dulu ya.. ",Dave langsung meninggal kan mereka.


"Maafin gue hel, gue janji gak akan gitu lagi".


"Yaudah sih, ngapain lo minta maaf kita kan dari dulu emang sering berantem ".Rachel memalingkan muka nya " lagian gue kan ga ada perasaan apa apa sama lo.. awas lo cerita ke orang orang".


Adit tersenyum sambil mengacak ngacak rambut Rachel. " Thank you yah.. gue pergi dulu ada rapat osis".


Rachel terdiam ada yang aneh sama Adit yang sekarang gak seperti dulu. Biasanya gak pernah minta maaf bahkan setelah berkali kali ngejahilin dia. Rachel merasa Adit sedikit lebih cool sekarang daripada saat SMP.


.............................


Di kelas..

__ADS_1


Rachel baru saja memasuki kelas nya, ia melihat sahabat sahabat nya entah sedang membicarakan apa.


"Ada apa guys? ".


"Lo mau masuk ekskul apa? masuk team cheers yukk",ajak Tania.


"Gue pengen band "jawab Octa.


"Gue pengen paskibra "saut Linda.


"Kita boleh ikut ekskul lebih dari satu asal jadwal latihannya gak bentrok" Tania memohon ingin bersama mereka masuk cheerleaders.


"Lo apa sil? ".


"Dance tapi gue pengen cheerleaders juga".


"Yaud kita masuk cheerleaders aja".Rachel ingin jadi cheerleaders buat nyemangatin Dave karena Dave ikut ekskul olahraga sama band".


"Gue juga ikut sama lo ta, ikut eksul band juga".


Teman temannya pun terus mengejek Rachel.


Saat jam pelajaran..


"Lo laper gak? "bisik Rachel ke Octa.


Octa mengangguk.


Jam istirahat masih lama tapi perut Rachel terus berdering minta makan.


Rachel berdiri.. "Pak maaf saya boleh izin ke toilet".


Pak Tarman mengangguk.

__ADS_1


"Saya juga pak",Octa mengikuti Rachel.


Rencana mereka sukses.. mereka berlari ke arah kantin bukan ke toilet.


Rachel dan Octa cepat cepat melahap makan an yang ada di kantin. Dimulai dari Kue Roti dan Susu.


Mereka tertawa tanpa merasa bersalah.


"Ayo cepet keburu ketauan, "ajak Octa.


Mereka berlari lagi menuju kelas.


"Maaf lama pak, sakit perut ".


Mereka pun duduk kembali.


"Pasti dari kantin ya lo? "bisik Linda.


Rachel dan Octa cuma cengengesan.


.................


Jam istirahat di lapangan basket


Para gadis sedang menyaksikan cowok cowok tampan SMA HighSchool.


Rachel menonton dari lantai atas, karena disana ada Adit. Adit tau Rachel bisa bermain basket,Rachel takut Adit memberitahu Dave kalau dia dulu tomboy.


Entah kenapa Rachel ingin terlihat sempurna di mata Dave.


Teriakan para siswa cewek sangat berisik, ada yang menyemangati Dave ada yang menyemangati Adit dan Kenzo.


Mereka bertiga cowok paling ganteng dan populer dsni.

__ADS_1


Bersambung..


__ADS_2