Kalau Cinta Gak Usah Gengsi

Kalau Cinta Gak Usah Gengsi
Tetangga baru Octa


__ADS_3

Sisil mengompres Rachel yang demam.Linda datang menghampiri sangat sedih melihat Rachel.


"Lo udah telpon nyokap Rachel? "tanya Linda.


"Udah,gue bilang Rachel ketiduran di rumah gue.. lagian besok kan libur jadi gak apa nginep".


Linda pun menelepon Tania yang sekarang menginap di rumah Octa.


"Rachel demam tapi udah mendingan sekarang, Octa gimana? ".


"Sama dia juga diem bae dari tadi udah kayak patung gue dari tadi dianggurin".


Mereka menginap menemani sahabat sahabat nya yang sedang galau.


.............


Keesokan hari nya terik matahari masuk ke jendela kamar Octa.Suara kicau an burung pun membangunkan Octa dari alam mimpi nya.


Saat itu Orang tua Octa sedang pergi keluar kota karena ada urusan mendadak.


Ting tong ting tong!! suara bel berbunyi.


Octa berlari kearah pintu membuka pintu depan. Tampak seorang pria tampan berdiri di depan pintu rumah nya sedang tersenyum.


Octa pun terkejut lalu menutup kembali pintu. Pria itu terkejut melihat tingkah Octa.


"Oh my god ada cogan di depan rumah gue, apa gue masih mimpi" ucap Octa sambil mencubit pipi nya. Ternyata sakit ini bukan mimpi.


Octa mengambil sisir lalu merapikan rambut nya. Ia membuka pintu kembali, " Maaf ada apa ya? " tanya Octa tersenyum ramah kepada pria yang masih berdiri di depan pintunya.


"Ini rumah pak Chandra kan".


Octa pun mengangguk.


Pria itu memberikan sekantong paper bag kepada Octa dan Octa pun menerima nya.


"Itu dari bokap kita tetangga baru sebelah rumah lo, bokap lo juga kenal bokap gue kok" ucap pria itu.

__ADS_1


Octa terkejut mendengar kata kata pria itu.


"Oh ya gue Diaz salam kenal bye" ucap nya lalu pergi.


Octa masuk ke dalam rumah masih tercengang. Tania yang baru bangun kebingungan melihat Octa.


"Kenapa lo? " tanya Tania sambil menguncir rambut nya.


"Gue abis ketemu hyun bin" ucap Octa kegirangan.


Tania terkejut melihat Octa yang pagi ini senyam senyum sendiri. Berbeda dengan Octa yang semaleman hanya menangis.


"Lo kesambet ya perasaan baru kemaren lo patah hati, udah berbunga bunga aja hari ini".


"Kapan gue patah hati? lupa kayak nya gue" Octa pun berjalan ke kamar mandi.


Tania mengerutkan kening nya, biasa nya kan yang suka ngeliat cowok ganteng cuma dia. Ternyata bisa menular ke Octa.


.........................


Di ruang Musik


"Gue balik ya gue ada janji ama Sisil" ucap Kenzo sambil menepuk pundak Adit.


Adit hanya mengangguk.


Ia merindukan Rachel sangat rindu namun saat ini Rachel dan dia sedang break.Ia takut kalau akhirnya Rachel memutuskan nya dan kembali pada Dave.


Adit terus memukul kepalanya, karena ia terlalu bodoh bisa diperdaya oleh Keirha.


Kalau saja saat itu ia mengikuti ucapan Rachel untuk menjauh dari Keirha mungkin hubungan dia dan Rachel masih baik baik saja.


......................


Octa memulai hari nya seperti hari yang baru dengan penampilan baru nya. Selesai make over di salon ditemani Tania. Ia tampak cantik dan anggun mengenakan dress warna pink selutut.


Saat ini mereka hendak bertemu Sisil dan Kenzo di cafe."Lo ajak Erick juga ya? "tanya Octa.

__ADS_1


"Engga dia ada urusan hari ini".


Octa merasa lega ia tidak ingin jadi kambing conge diantara mereka.


Sesampainya di cafe


Sisil dan Kenzo sudah sampai duluan.Tania dan Octa pun duduk berhadapan dengan mereka.


"Sorry ya gue telat, dia sekarang ketularan gue jadi centil" bisik Tania.


Sisil tersenyum senang melihat Octa tidak bersedih lagi.


"Linda sama Josh gak ikut? "tanya Octa.


"Josh lagi bantuin Linda pindahan".


"Tadi lo nyuruh gue jangan bawa Erick, sekarang lo malah nanya in Linda ama Josh " ucap Tania sambil mencibir.


"Sekarang kan gue sama kayak lo masih jomblo, lo sama Erick belom jadian kan? "tanya Octa.


"Karena sekarang lo udah gak sedih gue mau kasih tau kalau gue sama Erick sebenernya dah jadian" ucap Tania gugup.


Octa yang sedang minum tersedak mendengar ucapan Tania.


"Serius? " tanya Sisil masih tidak percaya.


"Awal nya gue mau rahasia in dulu dari kalian soal nya gue ngerasa bersalah.. masa Octa sama Rachel lagi patah hati gue malah pacaran ".


"I'm fine.. cowok banyak gak cuma satu" timpal Octa.


Tania mencibir kepada Octa mengingat dia seperti apa kemarin.


"Lo gak usah ngerasa bersalah tan, kita juga gak bisa ngehalangin kebahagian lo" ucap Sisil.


"Iya kita kan susah senang bersama" sambung Kenzo.


"Oh gue jadi pengen peluk kalian" Tania tersenyum senyum.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2