
Setelah mendengar ancaman Adit sudah tidak ada yang bergosip lagi tentang mereka.
Adit yang marah menghampiri Keirha yang sudah bangun dari pingsan pura pura nya.
"Kenapa lo jadi jahat gini? ".
Keirha menangis histeris, "Karna gue suka sama lo gue gak suka lo sama dia".
"Gue kan udah bilang kita cuma temenan ".
"Iya tapi kebaikan lo sama gue bikin gue berharap ".
"Gue gak mau ini terulang lagi, jangan ganggu Rachel".
Adit meninggalkan Keirha yang masih menangis.
...........................
Sepulang sekolah...
Sahabat sahabat Rachel berkumpul di cafe dekat sekolah mereka sedang merundingkan rencana surprise buat Rachel.
Dalam beberapa hari Rachel berulang tahun. Walaupun Dave sudah putus dengan Rachel, namun ia masih tetap ikut ngumpul dengan teman teman Rachel.
Karena Kenzo dan Dave sudah nyaman dengan persahabatan mereka yang setia.
"Gimana kalo di rumah Rachel? jadi mama Rachel juga bisa ikut bantu" usul Tania.
"Gak mau ah... bokap nya Rachel serem tau, lagian kalo tau ultah dia dirayain sama kita takut nya bokap nya gak suka" sambung Sisil.
"Rachel gak mau ultah nya dirayain gede gedean walaupun bokap nya mampu juga dia gak suka".
Tapi kayak nya surprise kecil gak apa apa kali ya".
Sisil pun berniat menelpon Adit hendak mengajak nya ikut berdiskusi.
"Kak lagi sama Rachel engga, kalo lagi sama Rachel menjauh dikit ada yang mau aku omongin".
Adit pun menjauh dari Rachel, " Apaan? ".
"Ke kafe pelangi donk, kita lagi ngerundingin acara kejutan buat Rachel".
__ADS_1
"Gue udah punya rencana sendiri buat berdua, udah ya Rachel dah curiga" Adit pun memutuskan sambungan telpon nya.
Tampak wajah Sisil kecewa, "Dia punya planning sendiri ".
Dave memberi saran " Gimana kalo di kantin aja".
Semua tersenyum menyetujui sepertinya memang kantin tempat yang bagus. Tidak terlalu rame tidak terlalu mewah.
........................................
Beberapa hari kemudian saat hari ulang tahun Rachel.
Seharian itu teman teman Rachel menjauhi Rachel.Rachel kesal Rachel terdiam apa salah nya sehingga teman teman nya seperti itu.
Ia pun mencari Adit namun tidak menemukan nya di mana pun.Handpone nya pun tidak aktif. Ada yang aneh dengan orang orang hari ini.
Rachel tidak ingat kalau hari ini ulang tahun dia. Karena ia selalu tidak ingin merayakan ulang tahunnya sehingga ia pun lupa.
Saat pulang sekolah Jordy memberikan sebuah kartu kepada Rachel.Lalu pergi tanpa berkata apapun kepada Rachel.
Rachel membuka kartu itu di kartu itu tertulis
**Ketemu aku di kantin
"Ngapain kak Dave ngajak ketemu di kantin? ".
Tanpa berpikir panjang Rachel berjalan menuju kantin.Ia semakin aneh kenapa tak ada seorang pun di kantin saat itu. Ia melihat banyak hiasan aneh di Kantin.
"Apa besok ada acara di sini? ".
Duuuaaarrr!!! terdengar suara balon meletus.
Sahabat sahabat Rachel menghampiri nya, Sisil membawa kue dengan lilin yang sudah menyala.
"Happy brith day to you happy birth day happy birth day happy birth day to tou... " serentak mereka bernyanyi untuk Rachel.
"Selamat ulang tahun Rachel".
Tanpa menunggu aba aba Rachel pun meniup lilin yang dari tadi tertiup angin.
Semua pun tepuk tangan di lanjutkan banyak confeitti berjatuhan dari atas.
__ADS_1
Rachel merasa senang dengan kejutan teman teman nya itu. Ia menangis terharu melihat mereka begitu menyayangi nya.
"Makasih ya guys".
Rachel memandang kesana kemari mencari Adit yang tidak ada di antara mereka.
Rachel hanya terdiam, ia pun tersenyum. "Gue pikir kalian marah sama gue".
Semua tertawa mendengar kata kata Rachel.
Mereka langsung mengerjai Rachel dengan krim kue. Sehingga baju Rachel kotor semua, Dave memberikan paper bag ke Rachel.
"Ini kado dari kita".
Rachel membuka paper bag itu dan isi nya gaun indah warna putih.
"Baju lo kan kotor, udah pake itu aja pulang nya" saran Linda.
Rachel pun membersihkan diri lalu mengganti pakaian di toilet.Teman teman nya menunggu di luar.
Mereka pun berjalan menuju parkiran mobil.
"Rambut lo musti di keringin".
Tania pun mengeluarkan hair dryer dari tas nya.
Mereka pun masuk ke mobil Dave, " Lo mo sekolah atau mau showing" sindir Rachel melihat alat make up Tania sangat lengkap.
Tania hanya tertawa kecil, lalu mereka pun me make over Rachel.
"Gue kan cuma mau pulang ke rumah ngapain dandan kek gini" ucap Rachel kebingungan.
"Ada hadiah lagi dari kita" sambung Octa. Setelah selesai mereka meninggalkan Rachel sendirian, "Have fun ya".
Dave pun masuk ke mobil, ia melihat Rachel yang duduk dibelakangnya sangat cantik.
"Kamu cantik banget, aku jadi nyesel mutusin kamu" goda Dave.
Rachel tersenyum wajah nya memerah karena malu.
Tak lama kemudian mereka pun pergi.
__ADS_1
Bersambung....