Kasian Bersatu

Kasian Bersatu
#3. Lian, Liana, dan Rena


__ADS_3

...****************...


Di lorong kelas yang sepi karena para murid sudah masuk kelas, Naiva mencari kelas barunya yang berada di lantai dua.


"Kelas 2 - A.. 2 - A.. ".


[Kelas 2-A]


"Ketemu! "


Naiva mengetuk pintu dan masuk ke kelas.


"Permisi.. " gumam Naiva.


"Uh? "


(ใ€‡oใ€‡๏ผ›) !!


Para murid yang terdengar sangat bising di luar, seketika terdiam melihat Naiva yang berada di depan pintu.


"๐˜Š๐˜ข-๐˜ค๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ต ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ซ๐˜ช๐˜ณ๐˜ณ! "


Naiva berusaha terlihat tetap tenang. Ia pun masuk dan berjalan ke kursi kosong di bangku belakang, tepatnya deretan nomor tiga dari pintu masuk. Sesaat setelah Naiva duduk, kelas kembali ramai. Naiva menghela napas panjang karena kecanggungan tadi.


*tap.. *tap.. *tap..


/langkah kaki/


"Hai~ " ucap salah satu gadis yang mendekati bangku Naiva.


"H-hai? "


"Kenalin, aku Lian. Marga aku Shun, nama aku Lian, jadinya-. "


"Iya, salam kenal. " แ ( แ› )แŸ


/jabat tangan/


"๐˜š๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข ๐˜ค๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ธ๐˜ฆ๐˜ต. " ๐Ÿ’ข


"Aku Naiva, Naiva Yuta Girvalatya. "


"Oh.. weh!! beneran anak baru nih! "


โˆ‘(เน‘ยบยบเน‘)!!


"๐˜ˆ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ช๐˜ฉ, ๐˜ด๐˜ฐ๐˜ฌ ๐˜ข๐˜ด๐˜ช๐˜ฌ. " ๐Ÿ’ข


"Kenalin, yang pake kacamata ini Liana, yang satunya lagi Rena. "


"Kamu pindahan sekolah mana? " tanya Liana.


"Australia."


"KAMU BLESTERAN?!! "


"BUKAN! "


Naiva menjelaskan kepada teman-teman barunya tentang keluarga dan alasan mengapa ia pindah. Saat istirahat Naiva makan bersama dengan Lian, Liana, dan Rena, meski agak canggung tapi Naiva jadi terbantu saat bicara dengan Lian. Naiva jadi semakin akrab dengan teman-teman barunya, sehingga ia menjadikan mereka sahabat.


Selama tiga hari Naiva di sekolah barunya, sepertinya Naiva betah dengan mereka.


"Kamu tertarik ikut ekskul apa? " tanya Rena.


"Belum tau sih.. belum kepikiran.. "


"Mending join ekskul bahasa Inggris aja. " ucap Liana.


"Dia kan udah jago bahasa Inggris. " saut Rena.


"Iya, kali aja dia mau nambah pengetahuan bahasa Inggrisnya. Nanti bakal ada Olimpiade bahasa Inggris, kalau-. "


"Aku gak minat ikut ekskul pelajaran sih. "


"Kalau aku ekskul Voli. " ucap Rena.


"Gak ada ekskul lain? "


"Ada sih, banyak.. "


"Lian, kamu ikut ekskul apa? "


"Hm? Oh, aku ikut klub sastra. "


"Ha?! Apaan tuh? " (ใ€‡oใ€‡๏ผ›)


"Itu lho, klub sastra. Jadi tugas kita itu ngurusin perpustakaan, kadang juga bakal ada rapat kecil tentang sosialisasi atau penggalangan buku. Intinya yang berhubungan dengan buku itu urusan kita deh. "


"Kayaknya ribet.. " ๅ‡ธ


"Oh, tapi belakangan ini nggak kok. Biasanya kita sibuk pas pertengahan bulan. "


"Ha? kenapa? "


"Karena kan pas itu kenaikan kelas, jadi mereka ngurus buku-bukunya. " saut Liana.

__ADS_1


"Bener tuh! "


"Oh.. gitu. "


Lambat laun, Naiva mulai berani membagi cerita dengan sahabat barunya. Tak terasa sudah sebulan Naiva berada di SMA Bintang Harapan, dan ulangan akhir semester segera menanti mereka.


"Gak kerasa ya~ bakal ulangan. " keluh Rena.


"Malesin banget sumpah, coba aja ada challenge buat hapus ulangan..! " keluh Liana.


"Yang bener aja kalian.. " ๅ‡ธ


"Eh! Kalian tau gak, si Lian kayaknya otw pacaran. " ucap Rena.


"Ha? Sama si pesilat itu? " tanya Liana


"Iya."


"Siapa..? "


"Kamu gak tau ya? Itu lo, anak kelas sebelah yang menang lomba silat waktu ini. " (*Liana)


"Ngapain sih Lian ngincar buaya kayak dia? " (*Rena)


*PLAK!


"AW! "


"Goblok! Yang buaya itu yang ngincar Lian! "


(*Liana mukul Rena)


"Ngapain Lian ngincar yang gak pasti kalo ada yang pasti? "


"Kamu gak ngerti Nav, Lian itu kan punya trauma sama keluarga si buaya. "


"Siapa sih buaya tuh?! "


"Reza, kakak kelas 3 - C. "


"Reza? Yang jago basket itu?!! "


"Kamu kenal? " (*Rena)


"K-kayaknya sih.. bentar. "


Naiva mengeluarkan ponselnya dan mencari akun inst*gram dari Reza.


"Yang ini kan?! " *nunjukin foto


"Kok kamu tau?! "


"Gak tau sih, dia follow ig aku. Trus ngajak kenalan, dia bilang di pemain basket. "


"BLOK CEPETAN!! "


"GAUSAH NGEGAS!! "


Tak lama, Lian datang menghampiri mereka dengan membawa minuman.


"Hai~ ! "


"Eh-? Lian?! "


"Kamu dah balik? "


"Kalian lagi ngobrolin siapa? "


"Ngobrolin kamu. " ucap Rena.


"Ih! Kalo nge-gosipin aku jangan bilang-bilang dong. "


"DARIPADA KITA RAHASIAIN!! " bentak Liana.


"Iya.. iya.. maaf.. "


..


"Btw Lin, gimana PDKT-nya? " tanya Rena.


"Ya.. gitu. "


"Ya gitu gimana?! " (*Rena)


"Aku ditolak. "


ฮฃ(๏พŸะ”๏พŸ๏ผ›) !!


"JANGAN SEDIH LIAN!! "


โˆ‘(เน‘ยบยบเน‘)!!


"TENANG! MASIH ADA COWOK LAIN!! "


"Nih, minum. Jangan sedih ya. "

__ADS_1


"Aku baik-baik aja kok~ Santai. " *senyum


Dalam pikiran Naiva, terbenam pemikiran random, "apa sebegitu sakitnya saat ditolak? ". Ya.. meski si Naiva suka nonton film romance, tapi dia gak pernah ngerasain perasaan yang sesungguhnya.


Sepulang sekolah, Naiva bergegas menuju kamar untuk berbaring di kasur setelah menjalani hari-hari yang melelahkan.


*TING!


/notif pesan/


Naiva dapat DM dari Reza, si buaya darat SMP Bintang.


"๐˜๐˜ฆ๐˜ช, ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ด๐˜ถ๐˜ฌ ๐˜š๐˜”๐˜ˆ ๐˜‰๐˜ช๐˜ฏ๐˜ต๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜บ๐˜ข? "


"Iya."


"๐˜š๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ด ๐˜ด๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข ๐˜“๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ? "


"Iya. "


"๐˜–๐˜ฌ๐˜ฆ."


"APAAN?! " ๐Ÿ’ข


"(dia nge-DM trus pergi gitu aja?!! Sialan! DASAR PLAYBOY!!) " *banting HP_-*


*cklek


/pintu terbuka/


"Eh-? Naiva sudah balik? "


(ใ€‡oใ€‡๏ผ›) !!


"I-iya bu.. "


.


.


.


Disisi lain, di sebuah apartemen yang tak begitu besar, Lian sedang belajar di kamarnya. Di pipi Lian terdapat luka memar yang terlihat jelas.


"Lian.. "


Mama Lian membuka pintu perlahan, dan memanggil Lian dengan nada kecil agar tak di dengar oleh sang ayah.


"Mama, papa sudah tidur? " tanya Lian dengan nada polos.


"Sudah kok. "


"Syukurlah." *senyum


"Lian, papa akan terus berada di rumah selama seminggu. Sebaiknya kamu menginap saja di rumah Reza. "


"Uh? "


"Oke? supaya Papa tidak marah lagi " Mama Lian mengusap memar di pipi Lian dengan lembut.


๐˜‹๐˜ช ๐˜ธ๐˜ข๐˜ซ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข, ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ญ๐˜ช๐˜ฉ๐˜ข๐˜ต ๐˜ซ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ด ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ฉ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฑ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ถ๐˜ญ ๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฉ ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข.


๐˜—๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ข๐˜ด๐˜ข๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ต๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ฑ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ซ๐˜ข๐˜ข๐˜ฏ, ๐˜ต๐˜ข๐˜ฑ๐˜ช ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ณ๐˜ถ๐˜ด ๐˜ฑ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ. ๐˜š๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ค๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ข๐˜จ๐˜ช ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ข๐˜ณ๐˜จ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ช.


๐˜ˆ๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ต๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ช ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ด๐˜ข๐˜ณ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ต๐˜ช ๐˜ช๐˜ต๐˜ถ. ๐˜‘๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข ๐˜ด๐˜ข๐˜ซ๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ซ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ข๐˜ธ๐˜ข๐˜ญ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ถ๐˜ณ๐˜ถ๐˜ต๐˜ช ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ข๐˜ณ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฌ๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ด๐˜ต๐˜ช ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ช๐˜ฌ-๐˜ฃ๐˜ข๐˜ช๐˜ฌ ๐˜ด๐˜ข๐˜ซ๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ.


๐˜ˆ๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ค๐˜ช ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข.


๐˜—๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ด๐˜ข๐˜ณ, ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ญ๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข.


๐˜‘๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ด๐˜ต๐˜ช ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ. ๐˜’๐˜ข๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ช๐˜ต๐˜ถ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฑ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ณ๐˜ถ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜™๐˜ฆ๐˜ป๐˜ข.


Hidup di lingkungan keluarga yang berantakan dan penuh dengan perdebatan membuat Lian sering mendapatkan kekerasan dari papanya.


Mama Lian adalah anak dari pemilik pabrik kertas di Kanagawa, tapi karena terlalu baik mama Lian harus terjerumus ke arah yang salah.


"๐˜™๐˜ฆ๐˜ป๐˜ข, ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฃ๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฉ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฑ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ฐ๐˜ฌ?? "


Dengan ragu Lian mengetik pesan dan mengirimnya. Lian dan Reza punya hubungan yang dekat, bahkan Reza pernah bilang menyukai Lian didepan Lian, hanya saja Lian tak menganggap serius hal itu. Lian sadar kalau Reza masih punya gadis lain yang cocok dengannya. Hal ini juga yang membuat Lian takut sekaligus ragu untuk menginap di rumah Reza.


*Ting!


"๐˜‰๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฉ ๐˜ฅ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜จ~ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ถ ๐˜ด๐˜ข๐˜ฎ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ช ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ถ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฑ๐˜ถ๐˜ฏ ๐˜ฃ๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฉ~ "


"๐˜’๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ต๐˜ช๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ณ ๐˜ฅ๐˜ฐ๐˜ฏ๐˜จ, ๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฎ. ๐˜“๐˜ข๐˜ฏ๐˜ซ๐˜ถ๐˜ต ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ซ๐˜ข๐˜ณ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ฐ๐˜ฌ ๐˜ข๐˜ซ๐˜ข. "


"๐˜Ž๐˜ฐ๐˜ฐ๐˜ฅ ๐˜•๐˜ช๐˜จ๐˜ฉ๐˜ต~ "


*Lian tersenyum tipis


...****************...


Quotes :


โ€œHanya sebuah permainan drama kehidupan, jangan khawatirโ€ -Shun Lian Fen

__ADS_1


__ADS_2