KEDUANYA MAFIA

KEDUANYA MAFIA
Markas Black Tiger


__ADS_3

"Aku sampai pukul lima tadi pagi setelah take off pukul tujuh malam, Bang" Ucap Akifah kepada seseorang disebalik telfon, yang kalian pasti sudah tau siapa orangnya yaitu Devano Ravindra.


"Baiklah, Aku tidak tau sampai kapan Bang. Aku belum bisa menentukannya saat ini" Jelas Akifah lagi.


Setelah itu, tidak ada obrolan diantara mereka. Panggilan terputus dari Akifah. Setelah itu, Akifah pergi mengambil laptop nya. Lalu, menaruhnya diatas meja dan ia duduk diatas kursinya. Untuk sekedar mengecek file-file penawaran kerja sama yang masuk pada email perusahaan nya.


Sampai tiba waktunya makan siang, ia selesai dengan pekerjaan nya, ketika cacing nya berbunyi minta diisi. Berdiri ia untuk keluar kamar dan menuruni beberapa anak tangga.


Terlihat Alfatha yang akan naik keatas, Akifah membuka suara "Mau kemana sayang?"


"Tadinya ingin memanggil Bunda untuk makan siang, disuruh Oma Bund" Balas Alfatha ketika menyadari Bunda nya ada di depan.


"Baiklah, terimakasih sayang. Ayo, Oma menunggu kita" Lanjut Akifah lagi.


Setelah sampai di meja makan, Akifah duduk bersama Sang Putra. Akifah yang duduk disebelah kiri Sang putra dan Oma yang duduk disebelah kanan Sang Cucu nya. Yang artinya, Alfatha berada ditengah-tengah kedua perempuan itu.

__ADS_1


"Mom, nanti Aku akan pergi menemui Daddy bersama Fatha" Ucap Akifah memulai pembicaraan sebelum memakan makanan nya.


"Baiklah, hati-hati. Jaga Cucu Mommy" Balas Nyonya Yula, ketika melihat Akifah yang menunggu jawaban dari nya.


"Siap laksanakan, Bos" Ucap Akifah, sambil meletakkan tangan kanannya di ujung alis pertanda memberi hormat kepada Sang Mommy.


Setelah selesai makan, sesuai perkataan Akifah tadi bahwa ia dan Alfatha akan pergi menemui Tuan Darrel. Kini Akifah dan Alfatha sedang menuju markas Black Tiger dimana janji yang telah dibuat oleh Sang Daddy Akifah.


"Bunda, kita akan pergi menemui Opa dimana?" Tanya Alfatha menghentikan kesunyian di dalam mobil.


Alfatha hanya menggangguk dan membentuk mulutnya seperti huruf O. Pertanda ia mengerti dengan apa yang di ucapkan oleh Sang Bunda.


"Sayang, jaga dirimu baik-baik saat kita sudah sampai disana ya" Akifah kembali bersuara.


"Baik Bunda, laksanakan" Balas Alfatha dengan tangan kanannya ditaruh diujung alisnya, tanda ia mengerti apa yang Bunda nya maksudkan.

__ADS_1


Butuh waktu empat puluh menit perjalanan untuk sampai ke lokasi yang sudah di janjikan oleh Tuan Darrel.


Akifah dan Alfatha sampai pada bangunan yang menjulang lumayan tinggi keatas. Bangunan ini mempunyai nama Markas Black Tiger 🐅.


Akifah dan Alfatha turun dari mobil, lalu dengan cepat Akifah memutari mobil, untuk menggenggam erat tangan sebelah kanan Sang Putra nya.


Saat mereka akan melangkahkan kaki untuk memasuki bangunan tersebut, tak kala puluhan orang berpakaian serba hitam berbaris rapi dengan setelannya.


Satu orang lelaki yang berdiri paling depan berjalan ke arah Akifah dan Alfatha. Lelaki tersebut berhenti beberapa langkah dari Akifah, lalu menundukkan badannya tanda memberi hormat.


"Selamat siang Nona, perkenalkan Saya Ray yang akan mengantarkan Anda menemui Bos kami" Ucap lelaki tersebut dengan menyapa dan memperkenalkan dirinya serta menyampaikan tujuannya.


Cukup terkejut Akifah melihat perlakuan lelaki yang ada di depan nya, yang ia ketahui bernama Ray. Serta banyaknya orang yang berdiri menyambut nya saat ini. Pikir Akifah "Sungguh, Daddy sangat keterlaluan untuk menyambut kedatangan Ku"


"Siang, baiklah terimakasih Ray" Ucap Akifah untuk membalas kalimat Ray.

__ADS_1


__ADS_2