KEDUANYA MAFIA

KEDUANYA MAFIA
Liburan


__ADS_3

Setelah Akifah dan Alfatha keluar dari gedung petinggi itu, mereka saat ini sedang berada di dalam pesawat yang akan terbang ke negara K bersama Viola.


"Sayang? Jika nanti Bunda jauh dari sisi mu, apa yang akan Kamu lakukan?" Tanya Akifah tiba-tiba.


"Belajar dengan baik, merawat diri sendiri, mendoakan Bunda agar tetap selalu sehat, dan berfikir kedepan untuk mengetahui mengapa Bunda menjauh? Setelah itu Fatha akan cari Bunda ke mana pun"


"Fatha tau, Bunda jauh bukan karena kemauan Bunda, tetapi ada sesuatu hal yang tersirat dengan hal-hal yang lain nya" Balas Alfatha kepada Sang Bunda dengan apa yang ada pada pemikirannya.


"Baiklah sayang, terimakasih. Kalau begitu, Bunda hargai jika kau mencari Bunda ke mana pun dan akhirnya kita bertemu" Ucap Akifah dengan senyuman manis kepada Alfatha.


"Bunda tetap akan ada dalam diri Fatha, jika Bunda tidak ada di samping Fatha secara nyata" Balas Alfatha lagi.


"Anak yang pintar, ganteng, jagoan siapa ini?" Tanya Akifah sambil memeluk Alfatha erat dengan senyuman manis yang terbit di bibirnya. Lalu dia menyambung sendiri perkataan nya "Jagoan Bunda dong. Alfatha Putra Kasela jagoan Bunda Akifah" Dengan mengulang dan mengklaim perkataannya sendiri.


Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama, akhirnya pesawat yang di tumpangi Akifah dan Alfatha, serta Viola pun landing di Negara K pada pukul dua pagi. Tidak lupa dengan semangat Akifah, yang saat ini bibirnya itu sedang tersenyum manis.


Mereka keluar menggunakan jalur VVIP, yang di mana banyak orang berpakaian hitam menyambut mereka dengan membungkukkan sedikit badannya tanda memberi hormat.

__ADS_1


Mobil AMG GT 53 berwarna hitam telah siap di depan mata, yang akan mengantarkan mereka untuk beristirahat. Membutuhkan waktu tiga puluh menit untuk sampai ke Hotel Zəlenæ Gœra milik Akifah, dan Akhirnya mereka sampai juga.


Tidak lupa, Akifah yang langsung mengantarkan Sang Putra terlebih dahulu menuju kamar. Dilihatnya jam yang melingkar dipergelangan tangannya, menunjukkan pukul tiga pagi.


"Sayang istirahatlah terlebih dahulu, masih ada waktu untuk istirahat sebentar" Ucap Akifah ketika sudah sampai didalam kamar Sang Putra.


"Iya Bunda" jawab Alfatha.


Setelah itu, barulah Akifah pergi kekamarnya sendiri untuk berkemas lalu beristirahat


Langit gelap berganti terang, saat ini pukul delapan pagi, Bunda dan Sang Putra nya itu sedang menikmati sarapannya masing-masing.


Lima menit berlalu, Akifah selesai dengan sarapannya. Lalu aktifitas dia selanjutnya adalah memperhatikan wajah tampan Sang Putra yang ada di depannya.


"Alfatha Putra Kasela, lelaki yang sangat tampan dengan hidung mancung dan senyum manisnya. Bunda takut, jika ada wanita yang melihat wajahmu nanti, mereka akan terpesona dengan Anak Bunda yang tampan ini" Ujar Akifah panjang lebar, kepada Alfatha yang sedang memakan suapan terakhirnya.


"Bunda...." Keluh Alfatha sambil menghela nafasnya berat.

__ADS_1


"Baiklah-baiklah, apa kita akan pergi sekarang atau nanti?" Tanya Akifah kepada Alfatha, untuk menghindari rengekan nya.


"Kalau Fatha pilih sekarang, emang kita mau melakukan apa Bunda?" Pilih Alfatha sambil bertanya.


"Something special (sesuatu yang istimewa) dong sayang" Ucap Akifah pada Sang Putra, sambil mengedipkan salah satu matanya.


Setelah mengucapkan kalimat tersebut, Akifah berjalan memutari Sang Putra lalu, mengambil tangan sebelah kanannya dan berjalan menuju mobil jeep hitam yang sudah terparkir di depan loby Hotel.


Tujuan Akifah saat ini adalah menuju Calaway Park, Galaxyland, dan tempat wisata lainnya yang sudah di atur oleh Viola.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


......................


......................


#Alettaßýæfïřà

__ADS_1


__ADS_2