
Keluar Akifah menyusuri gedung tersebut untuk menuju pintu utama masuk tadi, saat melewati beberapa anggota Black Tiger, Akifah memberhentikan jalannya dan melihat kearah pelatihan anggota.
Di sana ia melihat Alfatha yang sedang memegang senjata, yang berupa pistol. Cukup satu kali tembakan dan peluru yang dilepaskan Alfatha tepat mengenai sasaran nya, buah apel merah yang digerakkan kekanan dan kekiri.
Sungguh, Akifah tidak pernah mengajarkan Alfatha dengan senjata yang berupa pistol. Dan kini tepat dimata Akifah, Sang Putra nya menembak tepat sasaran pada buah apel merah.
Ketika tembakan itu lepas, beberapa anggota Black Tiger yang menyaksikan hal tersebut bertepuk tangan meriah sambil bersorak. Dan pada saat itu, mata Alfatha tertuju pada wanita cantik yang sedang menatapnya juga.
"Bunda" Panggil Alfatha, yang membuat seluruh anggota Black tiger serentak mengalihkan pandangannya kearah Wanita cantik yang berdiri di seberang sana.
Ray, laki-laki yang tadi mengantar Akifah keruangan Tuan Darrel, juga melihat kearah wanita tersebut, lalu dengan cepat ia menundukkan sedikit badan dan kepala nya, tanda memberi hormat kepada Akifah. Serentak juga, seluruh anggota Black Tiger yang berada disitu menundukkan badan dan kepala nya terhadap Akifah. Karena melihat Ray tangan kanan kedua Black Tiger menundukkan kepalanya kepada wanita tersebut.
"Sayang, ayo kita pulang" Ucap Akifah kepada Sang Putra, ketika Alfatha sudah berdiri didepannya.
__ADS_1
Untuk jawabannya, Alfatha hanya menganggukkan kepalanya saja. Lalu Sang Bunda dan Anak itu berpegang erat, dengan tangan kanan Alfatha yang ditautkan oleh tangan kiri Akifah. Mereka berjalan keluar dari markas gedung Black Tiger.
Kini didalam mobil sport hitam itu berisi Anak dan Bunda yang akan pulang "katanya".
Namun, bukannya ke arah jalan pulang Akifah membawa Alfatha, tetapi pergi ke salah satu Mall yang ada di Negara S.
Saat sampai, Alfatha membuka pembicaraan "Bunda, kita ke Mall? Mau apa kesini Bund?" Tanya Alfatha.
Keluar mereka dari mobil, lalu masuk ke dalam Mall menuju lantai 3 tempat bermain. Macam-macam permainan tersedia, mulai dari time zone, Miniapolis, Kidzania, Little Boss Play & Eat, The Team Lab Future Park, PlayScape, WoWzonia, Funworld dan lain-lainnya.
Sungguh, Akifah benar-benar sudah melupakan kejadian tadi disaat dia dengan Sang Daddy. Saat ini ia hanya tersenyum bahagia dan dengan ceria, Alfatha tak kalah sama seperti Sang Bunda nya.
Setelah selesai, banyak hadiah yang dibawa pulang oleh Alfatha dan Akifah. Hadiah tersebut mereka peroleh dari permainan yang mereka mainkan tadi.
__ADS_1
Di mansion, Tuan Darrel baru saja sampai pukul delapan malam. Ia masuk dan disambut dengan mansion yang sunyi, tak kala Tuan Darrel melangkah masuk, ia berpas-pasan sama salah satu maid yang ada di mansion.
"Selamat malam Tuan" Sapa maid tersebut.
"Malam, apa Cucuku sudah makan malam?" Tanya Tuan Darrel kepada maid tersebut.
"Maaf Tuan, Nona Akifah dan Tuan muda Alfatha belum kembali sedari tadi siang, ketika Nona Akifah meminta izin sama Nyonya untuk bertemu janji bersama Tuan" Jawab maid tersebut.
"Baiklah, terimakasih" Balas Tuan Darrel.
Setelah maid itu pergi, Tuan Darrel dengan segera berjalan menuju lantai atas untuk bertemu sang istri. Setelah sampai dikamar, dilihatnya tidak ada orang. Tetapi ada bunyi percikan air dari arah kamar mandi, yang Tuan Darrel yakini ada keberadaan Nyonya Yula disana.
Benar saja, tak lama kemudian Nyonya Yula keluar dari arah kamar mandi. Nyonya Yula yang melihat ada sang suami, dengan segera berjalan ke arah nya "Daddy, sejak kapan ada disini?" Tanya Nyonya Yula, dengan gerakan menyalimi punggung tangan kanan Tuan Darrel.
__ADS_1