
"Ayo" Datang Viola menggunakan Jet Ski yang lain, sambil memberi kode alis nya kepada Alfatha yang duduk di belakang Sang Bunda.
"Bunda, Aunty Vio menantang kita" Teriak Alfatha yang berada di belakang Akifah, karena berisiknya deru angin di tengah laut luas ini.
"Baiklah, ayo sayang" Balas Akifah, kepada Sang Putra nya.
"Satu, dua, tiga" Teriak kencang Alfatha, dengan ditancap gas oleh Sang Bunda dan Aunty nya.
Lumayan kencang Jet Ski yang dibawa Akifah, membuat mereka menjadi yang pertama sampai di tepi pantai.
"Hahaha, bagaimana Aunty?" Tawa Alfatha, seperti sedang mengejek kekalahan Viola, setelah mereka turun dari Jet Ski.
"Menang kalah itu biasa, selamat Kamu pemenang nya" Balas Viola, sambil mengulurkan tangan kanan nya kedepan. Dan turun dari Jet Ski nya.
"Tentu, Bunda Saya kan yang terhebat" Balas Alfatha, sambil menerima uluran tangan Sang Aunty.
__ADS_1
Akifah yang melihat kedua nya hanya bisa tersenyum dan menggeleng-gelengkan kepala nya, karena lucu melihat tingkah kedua nya.
"Bunda..." Panggil Alfatha dengan wajah ditekuk.
Akifah yang dipanggil pun, menolehkan kepala nya kepada Sang Putra, sambil menaikkan satu alis nya.
Belum sempat ia berbicara, Alfatha melanjutkan perkataan nya.
"Apa boleh Fatha bermain selancar Bund?" Tanya nya sambil mengangkat kepala, untuk melihat manik mata Sang Bunda.
"Boleh sayang, pergi lah. Atau mau bermain bersama Bunda?" Jawab Akifah, dan bertanya kepada Sang Putra.
Viola yang sedari tadi hanya diam memperhatikan kedua nya berbicara dan tiba-tiba Alfatha menyebut namanya, refleks Viola langsung menjawab "Iya, siap dong..."
Alfatha yang mendengar jawaban Sang Aunty hanya tersenyum lebar dan berjalan ketempat penyewaan selancar. Yang disusul oleh Viola di belakangnya.
__ADS_1
Setelah kedua orang itu pergi, Akifah yang hanya memperhatikan kedua nya sudah berjalan menjauh dari tempat diri nya berdiri saat ini, hanya bisa tersenyum dan memutar balik badan nya menuju pinggiran pantai.
Akifah duduk dengan meluruskan kaki nya ke depan, memejam kan mata nya lama, dan menghirup udara yang ada dengan dalam-dalam, seperti menghayati setiap bertukarnya udara yang masuk dan keluar, sambil mengatur nafas nya kembali normal.
Selama hampir dua puluh menit Ia mengulang aktifitas nya itu, sekarang selesai sudah aktifitas yang dilakukan Akifah, Ia berdiri dengan baju yang basah karena ombak yang menerpa dari air laut.
Berjalan Ia mendekati mobil, untuk mengambil baju ganti yang sudah disiapkan oleh Viola. Lalu menggantinya dengan pakaian bersih, di rumah ruang ganti yang sudah ada dipantai tersebut.
Setelah Ia mengganti baju, Ia keluar dari ruang ganti dan segera menuju pada rumah seafood di pinggir pantai. Ia membooking satu meja dan memesan makan untuk nanti. Setelah itu ia kembali menuju ke tepi pantai, untuk melihat Sang Putra nya.
Sekitar lima belas menit ia berdiri ditepi pantai, akhirnya Sang Putra menyudahi permainan nya.
"Gantilah pakaianmu sayang, setelah itu kita makan" Ucap Akifah kepda Putra nya.
"Baik Bunda" Balas Alfatha.
__ADS_1
"Viola, Kamu juga gantilah pakaian mu. Setelah itu kita makan bersama" Ucap lagi Akifah kepada Viola yang berdiri dengan papan seleancar nya, disebelah tangan kiri nya
"Siap Queen" Balas Viola sambil menunduk kan badan nya sedikit, tanda memberi hormat kepada Akifah.