
#MOHON BIJAK DALAM MEMBACANYA YA🙇
Radit berjalan menuju kamar mandi,Radit melihat tubuh polos Ell berada di bawah guyuran air dari pancuran shower,Radit berusaha menelan salivanya dengan susah,.
Satu hal yang menjadi kebiasaan Ell, saat Ell berada di kamar mandi,Ell tidak pernah mengunci pintu itu,karna selama ini dia berfikir tidak ada yang berani naik ke lantai atas,bahkan tidak ada yang berani masuk ke kamarnya,.
sialnya, saat ini dia lupa bahwa dia tidak sedang sendiri di kamarnya itu..
Radit terus menatap tubuh Ell dari atas sampai bawah,meski hanya terlihat bagian belakang, itu sudah cukup membuat Radit sangat bergairah,sampai sampai junior Radit pun berdiri dengan tegak,hingga serasa sempit cd yang di pakai Radit..
Radit pun melepas pakainnya satu persatu, hingga tubuhnya juga terlihat polos tanpa sehelai benang pun yang menempel..
Radit berjalan maju dan langsung memeluk Ell dari belakang,Radit memeluknya dengan erat juga menciumi leher Ell yang sangat menggoda..
sontak Ell pun terkejut mendapat perlakuan seperti itu..
aaaaa.. teriak Ell !!!
Mau apa kau,dasar mesum gila,lepasin nggak..!!
__ADS_1
bentak Ell kepada Radit, tapi tak di hiraukan Radit sama sekali..
Radit malah semakin mempererat pelukannya,dan juga,kini tangan Radit beralih memegang ke dua gunung kembar Ell yang serasa kenyal di tangannya,Radit terus meremas dan sesekali memilin pucuk pucuk gunung kembar itu..
Lama lama, terdengar desahan desahan yang lolos begitu saja dari mulut Ell..
eeeemmmh...aaaachhh...hen...hentikan...aaaach...aku moh..on hentikan.. ucap Ell yang mulai merasakan desiran bak aliran listrik yang menggelitik tubuhnya..
Radit terus memainkan kedua tangannya di atas gunung kembar Ell,dan ciumannya beralih ke leher belakang lalu turun menyusuri punggung Ell yang mulus,Radit pun banyak meninggalkan tanda merah di bagian belakang tubuh Ell..
Dengan posisi Radit berjongkok di belakang Ell..
Radit terus menghujani tubuh Ell dengan ciuman dan jilatan jilatan dari lidahnya,saat Radit mencium dan mulai menyapu bagian sensitif Ell, Ell mrndongakkan kepala dan membusungkan dadanya,secara tidak sadar,Ell sedikit membuka kakinya dan ke dua tangan Ell menekan kepala Radit agar terus melakukan aktifitas itu..
Ell benar benar sudah sangat bergairah dan hilang kontrol akibat perlakuan Radit..
kini tangan Radit menahan kedua tangan Ell ke atas,salah satu tangannya kembali memainkan gunung kembar Ell,sedangkan bibirnya melu*** bibir Ell yang sedari tadi mendesah tak beraturan..
Radit pun sudah sangat bergairah,dan akhirnya mereka berdua melakukan penyatuan di bawah guyuran air shower yang terus mengalir membasahi tubuh mereka berdua..
__ADS_1
Aaaaaaacchh.. lenguhan Ell saat sudah mencapai klimaksnya,Raditpun kembali mencium bibir Ell dan tangannya beralih mematikan shower..
Nampak lemas tubuh Ell sekarang,dan Radit pun menggendong tubuh Ell keluar dari kamar mandi menuju ke ranjang,Radit meletakkan Ell dengan perlahan,menatapnya sebentar dan mulai melakukan penyatuan lagi,.
Radit terus saja melakukannya sampai berjam jam,seakan akan tubuh Ell sudah membuatnya kecanduan..
sampai yang terakhir,Radit pun ikut lemas dan menjatuhkan tubuhnya di samping Ell,.
Radit membawa Ell kedalam pelukannya,memeluknya dengan erat dan sesekali menciumi wajah Ell..
sedangkan Ell sudah terkulai lemas atas perlakuan Radit,Ell sudah tak ada tenaga untuk menolaknya,dan Ell pun tertidur dalam pelukan Radit..
Radit terus memandangi wajah Ell,dalam hatinya berkata "aku tidak akan pernah melepaskanmu lagi"..
......................
......................
......................
__ADS_1