
hampir satu jam,Ell terus mondar mandir menanti kabar Birin yang sedang berjuang untuk melahirkan anak anaknya..
tenanglah Ell,kalau kau panik seperti ini,aku juga akan panik..
ucap Radi yang mencoba menenangkan Ell..
tidak lama kemudian,terlihat mama Diva datang dengan raut wajah gembira..
mama...
tenanglah sayang,Birin baik baik saja,dan kini sudah ada 5 Baron dan Birin kecil di tengah tengah kita..
ucap mama Diva dengan tersenyum..
Aaaaah benarkah itu..
ucap Ell tidak percaya dengan apa yang sudah di dengarnya,dan mama Diva hanya menganggukkan kepala sebagai jawabannya..
maaf nyonya,ada orang dari bagian EO yang ingin bertemu anda..
ucap salah satu maid di kediaman itu..
antar dia ke ruang kerjaku,aku akan menemuinya di sana sebentar lagi..
Baik nyonyaaa..."
sayang, mama tinggal sebentar ya,ada yang harus mama urus untuk acara nanti malam..
acara apa mah,?
tanya Ell.
mama dan kakakmu sepakat, akan mengadakan jamuan makan malam untuk mengenalkan kamu dan Arga,agar mereka juga tahu kalu kalian adalah bagian dari keluarga Vandelesh..
jadi ini alasan sebenarnya,memintaku kemari mah.?
bukan seperti itu juga sayang,mama tahu kamu tidak suka dengan acara acara seperti itu,tapi ini juga demi kalian sayang,maafkan mama ya sayang,.
ucap mama Diva dengan sendu..
iya sudahlah sayang,terima saja kebaikan mama,nggak ada ruginya juga kan..
ucap Radit..
huuuftp.. iya mah.. Ell setuju saja 😊.
Auuuuuummmm... Aaaaaaaauuuuummm..
tiba tiba terdengar suara auman Baron kembali..
__ADS_1
ada apa lagi ini,?
ucap Ell yang sedikit bingung..
Saaam.. Samueeell..
teriakan mama Diva memanggil asisten pribadinya..
iya,ada apa nyonya..
tanya Sam yang langsung datang menghadap..
apa yang sudah terjadi Sam,? kenapa teriakan Baron seperti itu..
maaf nyonya,Baron seperti itu karna ada penyusup yang masuk ke mansion ini,tapi kami sudah berhasil mengatasinya..
ucap Sam sedikit menunduk.
Baron hebat juga ya,. bisa tahu kalau ada penyusup disini..
ucap Radit sedikit kagum..
sebenarnya,bukan seperti itu nak,Baron terbiasa melihat orang orang di sekelilingnya,jadi ketika ada orang asing yang tidak dikenalnya,dia akan mengaum,bahkan tidak akan berhenti ketika dia merasa jika orang asing itu berbahaya..
...****************...
malam ini,adalah malam dimana acara penyambutan sekaligus pengenalan dua orang dari keluarga Vandelesh,yang tentunya cukup membuat heboh para tamu undangan,karna penampilan Ell dan Arga bagaikan putra dan putri dari kahyangan..
Astagaaa.lihat pakaian yang dikenakannya,bukan kah itu limited edition,dan lihatlah juga perhiasannya..
Aiiiiihhhh.. imut sekali anak itu,apakah itu putranya..
seketika,banyak komentar yang bertebaran saat Ell dan Arga di perkenalkan secara langsung di hadapan para tamu undangan..
Aaaaa..tiba tiba terdengar teriakan dari salah satu tamu yang berada di situ..
tamu itu terkejut,ketika ada seekor ular mamba hitam yang bertengger diatas meja panjang tepat di sebelah tumpukan gelas sampanye yang menjulang tinggi..
dengan santainya Ell menghampiri ular itu,dan dengan beraninya dia mengangkat ular itu dan berkata "milik siapa ini"?
semua tamu hanya terdiam dan bergidik ngeri melihat ular itu,sampai ada suara yang memecah kebisuan mereka..
Maaf,. dia milikku,.
ucap seorang pria yang bertubuh tegap atletis dan juga tampan..
untuk apa anda membawanya kemari,? apa anda sengaja ingin merusak acara ini,?
tamya Ell dengan nada sinis..
__ADS_1
Saayaaang,mama rasa tidak seperti itu,dan dia tidak mungkin melakukannya,benarkan Evan.?
ucap mama Diva yang membuat Ell memicingkan matanya..
iya mah,itu benar,bagaimana mungkin aku melakukan itu,.
sayang,kenalkan,dia adalah Evan Vandelesh, anak mama dengan papahmu..
ucap mama Diva..
aku tidak pernah menyangka,jika adikku secantik ini.
ucap Evan.
Ell hanya tersenyum dengan memeluk Evan..
apa Awan juga datang mah,?
tanya Evan pada mama Diva.
seharusnya dia juga datang,tapi entahlah,kenapa sampai sekarang mama belum melihatnya,!
jawab mama Diva.
kak Awan,?! siapa itu Awan mah,?
tanya Ell.
Awan itu saudara kembar Evan sayang,dan dia itu kakakmu sebut namanya dengan sopan Evan,!
ucap mama Diva dengan sedikit melotot..
isssshhh kita kan hanya beda satu menit mah,.
ucap Evan jengah.
meskipun begitu dia tetap kakakmu..
ucap mama Diva semakin melotot tajam.
plaaakk.. tiba tiba dari arah belakang ada yang memukul kepala Evan..
dasar anak durjana kau ini,berani beraninya kau berdebat dengan mama..!!
ucap orang itu..
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
...----------------...