
Ell keluar dari kamar meninggalkan Radit dan Arga..
Plaaaaakkk.. satu tamparan tepat mengenai kepala Rey,saat Ell melihat Rey duduk di ruang tamu..
apa kau sudah gila,sakit tauuu,,bentak Rey pada Ell ,sambil mengusap kepalanya..
kau yang gila,seenak jidatnya bawa anak orang kabur sampai ke bali..balas Ell menatap Rey dengan tajam..
Calmdown baby,ini semua kan demi Arga juga,apa kau tidak merasa kasihan pada anakmu,dia sangat menginginkan figur seorang ayah.. balas Rey
Dengan mengunciku bersama bajin*an itu selama berhari hari,begitukah caranya..? tanya Ell dengan geram..
ayolaaaah Ell, coba lihat positifnya,Radit jadi tahu dan mengenalmu juga Arga kan,lagi pula mau sampai kapan kau akan menyembunyikan rahasia ini,? tanya Rey
kau tahu,aku benar benar membencimu bang,!! ucap Ell dengan nada sinisnya..
dan apa kau tahu,aku benar benar menyayangimu Ell,!! ucap Rey sambil menarik tubuh Ell kedalam pelukannya.
aku mau kamu bahagia,sudah cukup penderitaan yang kamu alami selama 5tahun ini,sudah cukup,aku nggak sanggup lagi kalau melihatmu harus berjuang sendiri membesarkan Arga,.
Arga juga butuh ayahnya Ell..
Ell hanya terdiam,dan tangisannya pun pecah saat dia mengingat kembali saat saat di mana Arga diejek karna tidak mempunyai ayah..
__ADS_1
tapi aku membencinya bang,,ucap Ell dengan suara yang parau..
berpikirlah bijak dan lihat keuntungan kedepannya Ell,.
Radit tidak sepenuhnya bersalah,dan Arga,.apa kau tega membiarkannya tumbuh tanpa seorang ayah,apa kau kuat melihat kepura puraan Arga yang bersikap baik baik saja,yang selalu dia tunjukkan padamu,?
ucapan Rey membuat Ell semakin menangis dan semakin menenggelamkan wajahnya di dada Rey..
Di balik tembok yang menuju keruang tamu,ternyata ada Radit yang sedang mendengarkan percakapan Ell dan Rey,.
Radit menghela nafas panjang dan menyandarkan tubuhnya ke tembok,dia meraup wajahnya dengan kasar,.
ada rasa sesak yang dia sendiri tidak dapat mengartikannya..
Tiba tiba muncullah Radit dari balik tembok itu,Radit maju dan menghampiri Ell juga Rey..
Ell menoleh ke belakang,dan dia pun terkejut,bagaimana bisa Radit ada di sini,apakah sedari tadi dia mendengarkan pembicaraanku dengan bang rey,? tanya Ell dalam hatinya..
Ell..aku.. ucap Radit terpotong kala Ell pergi meninggalkan Rey dan Radit dengan alasan akan melihat Arga di kamarnya..
Lagi lagi Radit menghela nafas,menatap Ell yang terus naik meniti anak tangga menuju kamarnya..
Kau tidak perlu bersusah payah untuk mendapatkan perhatian Arga,tapi untuk perhatian Ell,kau tidak hanya harus berusaha,tapi kau juga harus banyak banyak bersabar..
__ADS_1
Rey menepuk pundak Radit dengan pelan,dan mengucapkan "selamat berjuang broow"..
dan Rey pun pergi setelah menyambar kunci mobilnya yang ada di atas meja..
Radit mendudukkan tubuhnya di sofa panjang itu,dia terus berfikir apa yang harus dia lakukan sekarang,tiba tiba radit tersenyum kala teringat wajah Arga yang menggemaskan dan senyumnya yang begitu polos..
Rey benar,aku harus berjuang mendapatkan mereka,apapun yang terjadi,aku harus mendapatkan kasih sayang mereka,terutama kamu Ell..
Radit pun berdiri dan melangkah pergi menyusul Ell ke kamarnya..
Cekleeekk.. suara handle pintu yang terbuka..
Radit berjalan masuk menuju keranjang dimana ada Ell dan Arga yang sedang tidur terlelap..
Radit pun ikut tidur di sebelah Ell dan memeluknya sambil sesekali mencium kepala Ell..
Ell terbangun dari tidurnya yang masih sebentar,dia menoleh kebelakang dan nampak Radit yang tersenyum menatapnya..
Kau.. mau apa kau..? tanya Ell dengan heran dan berusaha melapaskan pelukan Radit dari perutnya..
Radit membalikkan tubuh Ell agar menghadapnya dan langsung mencium bibir Ell,.
Sssssssttt.. pelankan suaramu,atau Arga akan terbangun..
__ADS_1
Lepaskan..!! pinta Ell dengan sedikit meronta,karna dia sendiri tidak mau jika Arga terbangun dan melihatnya dalam keadaan seperti ini..