Kembalinya Sang Putri Kegelapan

Kembalinya Sang Putri Kegelapan
53.


__ADS_3

Ehmmmm..


Diego sengaja berdehem untuk menyadarkan mereka akan keberadaan Diego.


Radit dan Monica terkejut akan kedatangan Diego yang tiba tiba.


Tolong jangan salah paham,aku bisa jelaskan,ini tidak seperti yang kau lihat.


kata Radit yang terlihat panik.


yaaa Radit sangat panik sekarang,karna Radit teringat akan ucapan Diego dulu,jika Diego tahu Radit menyakiti Ell,maka Diego akan menjamin bahwa Radit tidak akan bisa bertemu Ell ataupun Arga untuk selamanya..


Tidak perlu..!!


ucap Diego dengan suara baritonnya yang tegas,kemudian menatap tajam Radit dan juga Monica sebentar sebelum pergi meninggalkan ruangan itu.


aaaaachh si*l..!!


Radit marah dan terlihat frustasi,dia tidak ingin hal buruk terjadi pada hubungannya dan Ell,apalagi pernikahan mereka akan di adakan 2minggu lagi.


Radit bergegas menyambar jas,ponsel dan kunci mobilnya segera menyusul Diego.


Tuan.. maafkan saya Tuan,saya tidak bisa mencegah Tuan Diego masuk keruangan anda.


ucap Liana takut,yang merasa tidak becus dalam bekerja.


kau urus wanita itu,!!


aku tidak mau dia menginjakkan kakinya lagi di kantorku ini.


ucap Radit tegas tanpa membalas ucapan maaf Liana.


Radit terlihat semakin frustasi ketika melihat mobil Diego baru saja keluar dari gerbang kantornya.


bagaimana ini.. apa yang harus aku lakukan,aku tidak mau kalau pria tengil itu sampai memisahkanku dengan Ell dan Arga.


Radit terus saja kesal dan bergumam sendiri sambil sesekali memukul setir mobilnya,ditambah lagi jalanan hari ini begitu macet sampai dia kehilangan jejak calon kakak iparnya itu..


kini mobil Diego sudah berhenti tepat di depan perusahaan salah satu koleganya..


Braaaakkk..

__ADS_1


suara pintu di tendang paksa..


Tuan Diego.. ada apa ini tuan.?!


tanya pemilik kantor itu.


saya tidak akan berbasa basi, dan anda dengarkan saya baik baik..


anda ajari dan jaga istri anda dengan benar,kalau tidak,saya tidak segan segan turun tangan sendiri untuk melakukannya..


ucap Diego singkat,dan berlalu pergi dari ruangan itu..


...****************...


Di mansion Vandelesh..


selamat siang Tuan Radit,!


sapa salah satu maid...


apa nona Ellisya ada di rumah.?


nona ada di halaman belakang bersama tuan Evan..


Raditpun berjalan kearah yang di maksut maid tersebut..


sayaaang..


haiii.. ada apa,? kenapa wajahmu seperti itu hmmmm..?


tanya Ell pada Radit..


sayang ada yang harus kita bicarakan,.


tentang.?!!


tanya Ell sedikit heran..


tentang wanita yang bersamanya,yang dengan manja dan mesranya mengumbar kemesraan seenak jidat mereka.!!


ucap Diego yang tiba tiba menyela kata kata Radit..

__ADS_1


ayolaaaah kak.! itu tidak seperti yang kau lihat,.


ucap Radit yang tampak resah.


oyaaaa..!! lalu sebenarnya apa yang aku lihat tadi.? dan satu lagi,aku bukan kakakmu,jadi jangan pernah panggil aku kakak.!!


ucap Diego dengan nada sedikit tinggi..


Ell ini kan calon istriku,jadi wajar saja kalau aku memanggilmu kakak,lagi pula tadi itu benar benar tidak seperti yang kau lihat..


ucap Radit membela diri..


Caloooonn.. ingat caaalooonn.. kau baru calon,belum menjadi suami adikku.!!


ayolaaaahh kakkk..


kata Radit semakin memelas..


huuuuftp.. sudahlah.. hentikan..!! kalian ini seperti anak kecil saja..


ucap Ell jengah..


sayaaaang,aku mohon,dengarkan dulu penjelasanku,.


kata Radit.


jangan dengarkan,! dia pasti tidak akan mengakuinya..!!


kata Diego.


mengaku apa kaaakkk..!! aku tidak melakukan kesalahan,apa yang harus aku akui.?!


kata Radit..


CUKUUUUP..!!! stop debat kalian..


kata Ell dengan nada tinggi melerai perdebatan antara kakak dan calon suaminya..


seketika Diego dan Radit pun langsung terdiam..


...----------------...

__ADS_1


...----------------...


...----------------...


__ADS_2