Kembalinya Sang Putri Kegelapan

Kembalinya Sang Putri Kegelapan
15.


__ADS_3

Apa masih sakit..? pertanyaan Radit membuat Ell tidak faham..


Adik kecilmu,apa dia masih sakit,tanya Radit yang sekilas mengarahkan pandangannya ke arah tubuh bagian bawah Ell..


Sudah agak berkurang sakitnya,jawab Ell dengan agak malu dan memalingkan wajahnya kesamping..


Dengan sedikit tertawa Radit bertanya lagi..


kenapa adikmu bisa masih terasa kecil,sampai sampai juniorku agak susah masuknya..


Apa maksutmu..?!! tanya Ell dengan tatapan yang sedikit emosi..


yaaa.. secarakan aku hanya melakukannya sekali,itu pun 5tahun yang lalu,dan baru hari ini aku melakukannya lagi,memangnya kau ini bukan wanita normal apa,.??


Ell pun mulai mengerti arah pertanyaan Radit dan dia geram mendengar ucapannya itu..


Dengan sekuat tenaga Ell mendorong tubuh Radit,matanya mulai berkaca kaca,mulutnya ingin sekali menjawab pertanyaan itu,tapi entah mengapa Ell terlihat kesulitan dan terlihat jelas juga Ell sedang menahan emosinya..


Ell berlari kecil ke arah lemari pakaiannya,dia mengambil baju lalu masuk ke kamar mandi lagi..

__ADS_1


Radit tidak menyangka jika reaksi Ell akan seperti itu,padahal dia sendiri tidak ada maksut apa apa,dia hanya ingin bercanda dengan Ell..


Di dalam kamar mandi..


Ell merasa sesak yang teramat di dadanya,Ell tak mampu lagi menahan air matanya,dia pun jatuh terduduk dan bersandar di balik pintu itu..


hati Ell seperti teriris iris kala mendengar pertanyaan Radit tadi,.


sebenarnya kata kata yang di ucapkan Radit belum lah seberapa,karna selama 5 tahun ini Ell sudah banyak mendengar kata kata yang lebih pedas dan menyakitkan,dan Ell tidak pernah sekalipun menanggapinya,bahkan Ell terkesan kebal dengan semua hinaan dan cacian yang pernah dia dapatkan,tapi entah mengapa,ketika Radit yang mengucapkan kata kata itu,hati Ell benar benar sakit..


selang beberapa menit..


kenapa matanya seperti itu,seperti habis menangis,apa kata kataku tadi yang membuatnya seperti ini,? batin radit yang terus menerka nerka keadaan Ell..


Ell pun berjalan melewati Radit menuju dapur yang ada di sudut kamar itu..


saat Ell membuka kulkas,dia sedikit tersenyum,aku yakin kalian sudah merencanakan ini semua dengan sempurna,kata Ell dengan lirih..


yaaa,sebelum Rey membawa Arga pergi berlibur,Rey sengaja menyiapkan segala keperluan Ell dan Radit,dari pakaian sampai bahan makanan juga minuman yang tersusun rapi di dalam kulkas..

__ADS_1


Ell mulai memakai celemek dan menggulung rambutnya keatas,dia akan memasak, karna perutnya sudah merasa lapar..


Di sisi lain,Radit terus saja memperhatikan Ell,apalagi leher Ell yang terpampang jelas itu,membuat pikiran Radit trafelling kemana mana..


Tidak lama kemudian,masakan yang di masak Ell sudah jadi,Ell pun menatanya di meja kecil dekat dapur itu,Ell mulai menyiapkan makanan untuk dirinya sendiri dan tanpa mempedulikan Radit yang terus menatapnya..


Ell menikmati makanannya dengan lahap ..


Apa tidak ada makanan untukku,? tanya Radit yang mendekati Ell..


kalau kau mau,kau bisa memakannya,kalau kau tidak mau terserah,. jawab Ell tanpa melihat Radit..


Kreeeeekkk..suara kursi yang ditarik Radit tepat di sebelah Ell..


Apa kau bisa menyiapkannya untukku,? tanya Radit dengan mentodorkan piring ke arah Ell..


huuuuuft.. suara hembusan nafas kasar Ell lolos begitu saja ketika melihat kelakuan Radit,.


Ell pun meraih piring dari tangan Radit, menyiapkan makanan di atas piring itu dan memberikannya kepada Radit..

__ADS_1


__ADS_2