
*flash back on*
Alex dan kawan kawan, juga Radit dan Pras,beserta anak buah mereka,kini sudah berada di depan pabrik yang di infokan dari salah satu anak buah Alex..
kita masuk sekarang,.ucap Radit yang khawatir dengan Ell dan putranya.
tunggu dulu.. cegah Ridwan yang menghalangi Radit..
ada banyak Boom waktu yang sudah terpasang disana,kita harus menetralisirkannya terlebih dahulu,.
Rey.. cepat kau kerahkan orang orangmu untuk membereskan Boom Boom itu,dan kau Lex,kau perintahkan orang orangmu untuk menyebar kesekitarnya,kita bersihkan kecoa kecoa itu,..
Baik.. ucap Alex dan Rey bersamaan..
dan mereka berdua langsung memberikan perintah kepada anak buah mereka masing masing,sesuai arahan dimana saja letak Boom dan anak buah Tasya berada yang diberi tahukan Ridwan..
Radit dan Pras saling melempar pandang,banyak pertanyaan yang terselip di otak mereka berdua,bagaimana bisa Ridwan mengetahui kalau di tempat itu telah terpasang banyak Boom dan banyak anak buah Tasya di sekitarnya..
belum selesai mereka berdua mencerna semuanya,nampak salah satu anak buah Alex datang memberitahu,bahwa situasi telah terkendali..
Tasya beserta anak buahnya telah dilumpuhkan sesaat setelah keluar dari pabrik itu,meski sebelumnya harus ada baku hantam dan adu tembak untuk melumpuhkan mereka, dan juga Boom waktu yang sudah di siapkan, telah di ambil dan kini menumpuk di tanah menjadi satu..
sekarang giliranmu Tuan Radit,masuk dan jemputlah putra juga calon istrimu..
__ADS_1
ucap Ridwan dengan setengah tertawa,karna Ridwan tahu dari exspresi Radit yang masih bingung dengan pertanyaan pertanyaan yang ada di otaknya..
Radit dan Pras masuk kedalam pabrik itu..
belum selesai mencerna pertanyaan yang ada di otaknya tentang Ridwan,kini muncul lagi pertanyaan baru tentang Ell ..
Radit dan Pras panik saat melihat Arga dan Ell di kelilingi 3 ekor singa yang terlihat lapar,tapi rasa panik itu berubah menjadi kebingungan kebingungan yang lain,tat kala mereka melihat Ell yang menatap tajam satu persatu singa itu,dan singa itu berubah seketika menjadi jinak layaknya kucing yang manis..
*flash back off*
saat ini mereka semua sudah berada di mansion utama..
Ell.. panggil Alex..
ada apa bang.. tanya Ell..
apa yang akan kau lakukan pada wanita itu beserta anak buahnya..?
tanya Alex.
juga singa singa itu Ell.. imbuh Rey yang bergidik ngeri ketika melihat 3 ekor singa kelaparan itu..
Ell berfikir sejenak dengan salah satu tangannya yang masih mengelus punggung Arga,agar tetap nyenyak tidurnya..
__ADS_1
sementara, bawa mereka semua ke halaman belakang yang ada di sebelah utara mansion ini,jemur mereka tanpa pakaian luar dan alas kaki,dan untuk singa singa itu,berikan mereka tempat tinggal yang layak dan tempatkan satu area bersama kesayanganku yang lainnya,dan pastikan singa singa itu tetap lapar,agar nantinya mereka lebih mudah mencerna makanan yang special..
ucap Ell sebelum melanjutkan langkahnya menuju kekamar Rey,yang kini telah resmi menjadi kamar Arga..
dengan wajah datar dan dinginnya,Ell berlalu pergi,meninggalkan semua orang yang mengenal Ell langsung menelan ludah mereka sendiri dengan susahnya..
ternyata,setelah menjadi seorang ibu pun tidak membuat luntur kebengisannya,adikmu memang benar benar W o W, ucap zakky yang terus menggelengkan kepalanya dengan matanya yang kemudian beralih dari Ell menatap Alex..
Adikku juga adikmu,!! dan jangan lupa, ini adalah salah satu hasil didikanmu juga..
ucap Alex yang berlalu pergi, meninggalkan zakky yang membenarkan ucapan Alex dengan tawanya..
...----------------...
...----------------...
...----------------...
BAGI LIKENYA DONK..😊
BAGI LIKENYA DONK..😊
BAGI LIKENYA DONK..😊
__ADS_1
BAGI LIKENYA DONK..😊