
Ell terbangun dan beranjak dari ranjang menuju kamar mandi,dia berdiri di bawah shower mengguyur tubuhnya dengan air hangat..
selang beberapa menit,Ell keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk yang menutupi separuh badannya..
Ell berjalan menuju balkon mencari udara malam untuk melepaskan sedikit rasa penat di pikirannya..
Ell bertanya tanya dalam hati..
apa yang harus aku lakukan sekarang,haruskah aku membiarkan Radit membawa Arga bersamanya,apakah aku bisa melalui hari hariku tanpa Arga,? ya Tuhan, apa yang harus aku lakukan,aku ingin Arga bahagia,aku ingin Arga merasakan figur seorang ayah,tapi bagaimana dengan diriku,apa yang akan aku lakukan tanpa Arga,selama ini aku bertahan hanya untuk anakku..
Di satu sisi,Radit pun terbangun dari tidurnya,dia mencari cari keberadaan Ell,matanya menemukan Ell sedang berada di balkon..
Radit pun membersihkan tubuhnya di kamar mandi sebelum menemui Ell..
sebuah pelukan yang hangat mendarat di tubuh Ell,radit memeluk Ell dari belakang dengan menopangkan dagunya di pundak Ell,,
sedang apa di sini,angin malam tidak bagus untuk kesehatan,.ucap Radit dengan tetap memeluk Ell..
setidaknya aku tidak akan pernah takut jika angin malam pergi meninggalkanku..jawab Ell dengan nada sendu..
kenapa kau berbicara seperti itu,ada apa,siapa yang akan meninggalkanmu..? tanya Radit
sejenak Ell terdiam..
apa kau menyayangi Arga,.tanya Ell tanpa menjawab pertanyaan Radit yang sebelumnya..
iya,aku menyayanginya,sangat sangat menyayanginya.. jawab Radit..
__ADS_1
Ell pun melepaskan dirinya dari pelukan Radit..
kalau begitu,berjanjilah kau akan selalu menjaganya,dan selalu ada untuknya.. ucap Ell sambil berlalu meninggalkan Radit..
apa maksut ucapanmu,? tanya Radit masih belum mengerti arah ucapan Ell..
Ell menghentikan langkahnya,dan berkata..
besok kau bisa membawa Arga bersamamu,jaga dia baik baik,aku ingin dia bahagia,dan kebahagiannya adalah memiliki seorang ayah..ucap Ell dengan menundukkan kepalanya..
Radit menghampiri Ell dan membalikkan tubuh Ell kehadapannya,.
Lihat aku Ell,.pinta Radit
Ell pun menatap wajah Radit..
Ell hanya menggelengkan kepalanya dan berkata.
aku menyayangi Arga lebih dari hidupku,bagaimana bisa aku jauh darinya..
tapi aku sadar,Arga juga butuh ayahnya,aku tidak bisa bersikap egois dengan mengorbankan kebahagian anakku..
ucap Ell dengan sedikit terisak..
Tidak.. aku tidak bisa membawanya,.ucap radit yang membuat Ell mendongakkan wajahnya menatap Radit..
apa maksutmu.. apa kau akan pergi meninggalkannya..? tanya Ell..
__ADS_1
mungkin.. jawab Radit singkat..
Tidak.. kau tidak bisa melakukan itu,Arga begitu bahagia setelah tau ayahnya masih hidup,dan kini kau bilang kau akan meninggalkannya,? kau memang baji**an..
ucap Ell dengan geramnya..
Sebenarnya aku bisa saja membawa Arga bersamaku,tapi dengan syarat.. ucap Radit dengan memainkan jari jarinya menyentuh naik turun pundak Ell di iringi dengan senyum smirk yang membuat Ell mengerti akan syarat yang dimaksut Radit..
Ell pun meremas ujung handuk yang di pakainya,dengan mengambil nafas panjang,dia melepaskan handuk yang melilit tubuhnya..
Lakukanlah,lakukan sampai kau puas,asal kau tidak menghancurkan kebahagian dan harapan anakku..
Radit sedikit terkejut atas tindakan Ell yang salah mengartikan syaratnya..
Radit mengambil handuk Ell yang terlepas itu,dan melilitkannya kembali ke tubuh Ell..
Tubuhmu tidak akan pernah membuatku merasa puas,aku akan terus dan terus menginginkannya..
dan kau tau,kalau menurutmu kebahagiaan Arga ada bersamaku,maka kebahagianku adalah bersamamu dan Arga..
Radit mencium kening dan bibir Ell lalu pergi meninggalkan Ell mematung dengan pikirannya sendiri..
Ell merasa bingung dengan ucapan Radit,untuk saat ini dia tidak dapat mencerna perkataan apapun,katna yang ada di pikirannya hanya kebahagiaan dan harapan Arga saja..
...----------------...
...----------------...
__ADS_1