Kembalinya Sang Putri Kegelapan

Kembalinya Sang Putri Kegelapan
56.


__ADS_3

hari yang di nanti pun tiba,hari di mana acara pernikahan Ell dan Radit di laksanakan.


terlihat banyak sekali tamu yang hadir,dari kalangan para pebisnis maupun dari kalangan dunia hitam,semua membaur menjadi satu,meski ada beberapa yang memiliki dendam masing masing,tapi untuk hari ini tidak ada yang berani berbuat macam macam,mereka sangat tahu siapa pasangan pengantin itu,di tambah lagi krluarga Vandelesh sebagai tuan rumah dari acara tersebut..


praaank..


terdengar bunyi suara gelas yang pecah,sontak semua orang memandang ke arah suara itu..


"Kauuuuu..!! berani sekali kau melemparku dengan gelas.!! "


ucap Monica yang menahan kucuran darah dari keningnya.


"itu belum seberapa,karna jika dalam waktu 5menit tante tidak pergi dari sini,saya tidak segan segan meminta Baron untuk menyeret tante ."


ucap Arga dengan tegas dan sangat dingin.


"sayaaang,ada apa ini,? kenapa kau melakukan itu.? "


tanya Ell yang kini berada di samping Arga.


"tante itu jahat Bunda,Arga tidak suka"


jawab Arga dengan sikapnya yang masih dingin.


semua orang menatap ke arah Monica.

__ADS_1


"memangnya aku melakukan apa,apa kau melihatku telah melakukan sesuatu,? "


tanya Monica pada Arga dengan sedikit gemetar.


"tante memang tidak melakukan apa apa,tapi itu bukan berarti tante tidak akan melakukannya bukan.?"


"Om Diego.! dapatkah om meminta seseorang untuk memeriksanya,Arga yakin tante itu menyembunyikan sesuatu di tas atau bahkan di tubuhnya.."


dengan yakinnya,Arga menuduh Monica akan berbuat sesuatu untuk menghancurkan pesta itu,dan banyak orang yang mulai berbisik meragukan ucapan Arga,yang notabennya hanya seorang anak kecil.


"biar aku saja yang memeriksanya"


kata Evan yang langsung menghampiri Monica.


dan ternyata benar,tidak hanya sebotol kecil obat perangsang yang ditemukan di dalam tas,tetapi juga pisau lipat kecil yang terselip di dalam B*A monica.


"tidak perlu.!! karna saya sudah memberikan tante waktu untuk pergi dari sini,tapi tante tidak mendengarnya dengan baik,sekarang biarkan Baron yang mengantar tante pergi"


kata Arga dengan nada tinggi dan terlihat marah,auranya benar benar menakutkan.


"sayaaaaang"


"tidak Bunda,jangan cegah Arga,atau Arga akan melakukan hal yang lebih dari ini"


Ell pun langsung terdiam mendengar penuturan putranya,bahkan Ell pun tidak menyangka jika Arga bisa berbuat sekejam itu,sedangkan Radit,dia hanya tersenyum smirk melihat kelakuan putranya.

__ADS_1


"bawa Baron kemari"


kata Arga dengan tegas meminta salah satu body guard yang ada disana.


masih banyak yang belum tahu,siapa Baron yang dimaksut Arga,tapi tidak untuk penghuni mansion tersebut.


sampai terdengar suara auman yang menggelagar memenuhi ruangan itu,dan sontak itu menbuat semua orang panik ketakutan.


dengan santainya,Arga menghampiri Baron dan berkata.


"bawa tante jahat itu keluar dari sini,dan berikan dia sedikit pelajaran yang layak untuknya"


tanpa menunggu lagi,Baron lamgsung menerkam Monica dan menyeretnya dengan menggigit salah satu kaki Monica,teriakan dan tangisan Monica begitu menyayat di telinga,tapi tidak ada satupun yang berani menolong,bahkan Adrian pun hanya diam menundukkan kepalanya.


Ell pun hanya diam,dengan tatapan yang mengintimidasi Evan,dalam pikirannya,apa saja yang sudah di pelajari Arga,hingga karakternya bisa sedingin dan sekejam itu,berbanding terbalik dengan sosok Arga yang dulu,meskipun sifatnya dingin,tapi Arga adalah anak yang baik,dan selalu mendengar ucapan Ell,sekarang Ell seperti tidak mengenal sosok putranya.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


LIKE,COMMENT N GIFT PLEASEE


🙇🙇🙇

__ADS_1


😙😙😙


__ADS_2