Kembalinya Sang Putri Kegelapan

Kembalinya Sang Putri Kegelapan
44.


__ADS_3

Tony..!! cepat hubungi dokter,!!


perintah Diego dengan panik lagi,karna kali ini Ellisya tidak hanya pingsan,tapi juga mengeluarkan darah dari hidung dan juga mulutnya..


Tidak perlu memanggil dokter,sebentar lagi dia akan siuman.,


ucap mama Diva dengan yakin..


dan benar saja,tidak lama kemudian Ellisya pun tersadar dari pingsannya..


bagaimana keadaanmu,?


tanya Diego dengan lembut.


aku baik baik saja..


jawab Ellisya


Dimana kalungmu berada,?


tanya mama Diva kemudian.


kalung.? kalung apa yang anda maksut nyonya.?


kalung yang berbandulkan batu aquamarine,.


Ellisya mengernyitkan keningnya..


bagaimana bisa nyonya ini tahu soal kalung itu,siapa dia sebenarnya..


maaf saya tidak tahu dan tidak mengerti dengan apa yang anda maksutkan,!


dan maaf,saya harus segera pulang,putraku pasti sudah menantikanku dirumah.!!


Putra..?! ucap mama Diva dan Diego bersamaan,lalu saling menatap satu sama lain,kemudian mereka pun tersenyum bersama juga..


izinkan kami mrngantarmu pulang nak,kata mama Diva dengan di iringi senyuman..


huuuuuftp.. baiklah,lagi pula tidak ada alasan untukku menolak bukan,?


ucap Ellisya dengan senyum smirknya..


Di Rumah Orang tua Ellisya..


Ellisya turun terlebih dulu dari mobil yang membawanya kembali pulang ke rumah,kemudian di susul Diego dan mama Diva..


masih seperti dulu,tidak banyak yang berubah.

__ADS_1


ucap mama Diva dengan memperhatikan psekitar rumah itu..


Ellisya kini sudah memasuki rumah,terlihat Bu Dewi sedang membujuk Arga untuk makan,.


nggak eyang,Arga nggak mau makan,Arga mau Bundaaaa.. Bundaaaaaa..hwaaaaa haaaa.. Bundaaaaa..


Arga menangis semakin kencang..


braaaakkk.. berisik,bisa diam tidak,?


Erika membanting majalah yang di bacanya keatas meja..


Eyaaaaang.. Arga terlihat ketakutan melihat Erika yang marah..


dengar ya anak haram.!! bundamu tidak akan pulang,dia pasti sudah menemukan lelaki baru dan bersiap menghasilkan anak haram sepertimu lagi..


Erikaaa..!! jaga ucapanmu nak,tidak sepatutnya kau mengatakan hal buruk seperti itu,,


tante jahat,tante lampir,tante jeleeekk..


caci Arga pada Erika yang tidak terima atas kata katany tadi..


dasar..anak kurang ajar.. plaaakkk..


Arga semakin menangis histeris saat Erika menampar pipi gembulnya..


Bangs*t,berani kau memukulku,dasar jal*ng tidak tahu diri..


Bugh.. Bugh.. Bugh..


ucapan Erika malah mendapatkan pukulan lagi,tapi bukan dari Ellisya,melainkan dari mama Diva yang sudah berada di belakang Ellisya..


kening Erika langsung mengkerut..


siapa kau,berani beraninya ikut campur..!!


marahnya Erika lagi..


Divany..!! kau Divany.?!


tanya bu dewi tak percaya dengan penglihatannya..


seulas senyum nampak di wajah Diva..


iya..ini aku,Diva..


Bu Dewi dan mama Diva langsung berpelukan,mereka berdua terlihat sangat mengenal satu sama lain,bahkan sangat begitu akrab..

__ADS_1


apa ada yang bersedia menjelaskannya padaku.,?


ucap Ellisya yang masih menggendong Arga..


sejenak,Bu Dewi dan mama Diva saling memandang..


ibu yang akan menjelaskan semuanya nak.. ucap bu Dewi sedikit menunduk..


*flash back on*


Dewi,Diva dan Dania.. mereka bertiga adalah sahabat sedari kecil..


hubungan mereka sangatlah erat,sampai masuklah Gustafo vandelesh di kehidupan mereka..


lambat laun hubungan persahabatan mereka semakin merenggang,apalagi sesudah pernikahan antara Gustafo dan Diva yang berdasarkan perjodohan,sedangkan Gustafo dan Dania sudah saling mencintai,bahkan Dania kini sudah mengandung selama 3bulan..


alhasil,Gustafo dan Dania pun menikah atas persetujuan Diva,tanpa diketahui kedua keluarga masing masing..


meskipun mereka tinggal satu atap tapi mereka dapat hidup rukun dan bahagia,hingga kelahiran anak Dania yang ke dua,yaitu Ellisya..


tepat disaat perayaan ulang tahun Ellisya yang ke 10,sebuah tragedi menimpa keluarga itu..


kediaman Gustafo diserang pihak lawan secara mendadak,yang mengakibatkan tingkat kewaspadaan para penjaga kediaman Gustafo menjadi lemah..


malam itu Diva berhasil membawa kabur Diego dan Ellisya,tetapi karna yang mengejar Diva lebih banyak,Diva pun kewalahan apalagi si kecil Ellisya yang terus menangis karena rasa takutnya .


sampai akhirnya,Diva berada di depan sebuah panti asuhan,dan dengan terpaksa Diva pun meninggalkan Diego dan Ellisya di panti itu,dengan alasan hanya menitipkannya sebentar untuk memanggil taxi..


malam itu juga,Diva kembali ke kediaman Gustafo,tapi alangkah terkejutnya ketika mendapati rumah itu telah terbakar..


Diva menjadi histeris dan sempat depresi selama 2bulan,dan selama 2bulan itu Diego dan Ellisya tinggal di panti asuhan..


malangnya,saat Diva sudah kembali normal,dan akan menjemput Putra Putrinya,ternyata Ellisya sudah diadopsi terlebih dulu,sedangkan Diego berhasil kabur dari panti saat nekat akan mencari keberadaan adiknya..


Diva kembali menjadi depresi,sampai akhirnya keluarga Diva dan keluarga Gustafo,turun tangan setelah mengetahui cucu cucu mereka hilang..


singkat cerita..


Diego berhasil ditemukan, dan dibawa pergi ke luar negri oleh keluarga Diva,sedangkan Ellisya ternyata telah diadopsi oleh Dewi (sahabat Diva dan Dania),karna waktu itu Dewi merasa ada suatu ikatan pada Ellisya,tapi tidak pernah tahu bahwa Ellisya adalah putri dari sahabatnya yang sudah berpisah lama..


Dewi baru tahu kebenaran tentang jati diri Ellisya, setelah bertemu kembali dengan Diva beberapa waktu yang lalu..


*flash back off*


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


...----------------...


__ADS_2