Kembalinya Sang Putri Kegelapan

Kembalinya Sang Putri Kegelapan
08.


__ADS_3

Hanya dalam 2 hari,berita kembalinya ell sudah tersebar di kalangan para mafia..


bahkan berita itupun sudah sampai ke telinga pemimpin Blue dragon yang tak lain adalah Raditya..


Radit tidak menghiraukan berita itu,karna pikirannya sekarang hanya tertuju pada ellisya..


Sore itu,Radit memutuskan untuk pulang dari kantornya satu jam lebih awal dengan menyetir mobil sendiri..


mobilnya melaju dengan kecepatan normal,membelah keramain lalu lintas kota S yang mulai padat..


drtttt.. drtttt.. drtttt.. Radit melihat sekilas siapa yang menghubunginya,lalu menepikan mobilnya ke bahu jalan untuk menjawab telfon itu..


Prass.!!! ada apa dia menelfonku.. ucap radit..


Radit pun menggeser tombol hijau di layar hp nya..


iya Pras,ada apa.?


maaf Tuan,ada informasi penting yang harus saya sampaikan kepada anda.. ucap pras dari sebrang telfon..


nanti saja,sekarang aku sedang tidak ingin mendengar apapun.. ucap radit dengan langsung memutuskan telfon secara sepihak..


Radit pun menghembuskan nafasnya dengan kasar..


radit masih merasa kesal dengan kenyataan yang ada, bahwa wanita yang sudah mencuri hatinya akan segera menikah dengan orang lain..


Radit menatap sekelilingnya dari dalam mobil,ternyata mobilnya berhenti di bahu pinggir jalan sebuah taman..


Radit keluar dari mobilnya dan terus berjalan masuk ke taman itu,sampai dia melihat ada seorang anak kecil yang sedang menangis dengan memegang lututnya..


raditpun menghampiri anak itu..


kenapa kau menangis.? kata radit kepada anak itu..


anak itupun mendongakan wajahnya,dan berkata "bukan urusan paman"..

__ADS_1


radit sedikit terkejut dengan jawaban dan ekspresi anak itu, dalam hati radit berkata "s****n,arogan sekali anak ini"..


radit pun berjongkok agar setara dengan anak itu,dia memandang wajah anak itu dengan teliti,terasa ada debaran aneh yang dirasakannya,tapi radit tak mengindahkan perasaannya itu..


heyy.. apa kau tahu, disini dimana aku bisa membeli ice cream yang lezat,tanya radit pada anak itu..


ice cream..!!! anak itu mengulang kata ice cream dengan mata yang berbinar dan seketika berhenti menangis..


iya..ice cream.. apa kau tahu dimana aku bisa membelinya.? kalau kau mau mngantarku kesana, nanti aku juga akan memberimu berapa pun ice cream yang kau mau..bagaimana.? tawar radit kepada anak itu dengan menaik turunkan kedua alisnya..


Anak itu menatap radit sambil mencerna apa yang sudah di tawarkan padanya..


Hmmmm.. apa paman sedang membujukku dengan ice cream untuk berhenti menangis.?


Radit tiba tiba tertawa mendengar pertanyaan yang keluar dari mulut kecil itu..


yaaach.. boleh juga kalau kau menganggapnya seperti itu..


bagaimana,apa kau mau pergi bersamaku membelinya.? tanya radit sekali lagi..


kenapa..? bukannya kau juga menginginkannya,? tanya radit sedikit heran,karna raut wajah anak itu berubah menjadi sedih..


Bunda pasti marah,kalau tahu aku makan ice cream lagi..


Hmmmm... radit berpikir sejenak..


Bagaimana kalau kita makan ice creamnya tanpa sepengetahuan bunda,dan ini akan jadi rahasia kita saja.. oke..! tawar radit untuk yang kesekian kalinya..


Baiklah paman.. kata anak itu dengan wajah bahagianya..


aaaaach..akhirnya.. ternyata lebih mudah membujuk clien untuk bekerja sama,daripada membujuk anak kecil..😩 kata radit dalam hatinya..


di sebuah kursi panjang..terlihat radit sedang menikmati ice cream bersama anak itu..


banyak orang yang berlalu lalang memperhatikan kedekatan mereka berdua..

__ADS_1


Radit belum pernah merasakan perasaan yang seperti ini,perasaan bahagia yang belum pernah dia rasakan sebelumnya,radit merasa anak yang berada di sampingnya ini dapat mengalihkan emosi yang sedari kemarin dia rasakan..


di sisi lain..


Ellisya bingung mencari keberadaan putranya,dia meninggalkan arga untuk membeli air mineral yang diminta arga,karna arga asyik bermain ayunan,arga tidak mau ikut dengan ellisya..


akhirnya,ellisya pun menemukan arga sedang duduk di sebuah kursi panjang bersama seorang pria yang duduk membelakangi ellisya,jadi hanya nampak punggungnya saja..


ellisya pun menghampiri arga..


Sayaaaang..!! apa yang kau lakukan disini.? dan ini.. astaga argaaaaa..!! kamu makan ice cream lagi.? tanya ellisya dengan nada paniknya..


ellisya tidak sadar bahwa sedari tadi radit sedang memperhatikannya..


jadi anak ini putranya ellisya.. batin radit..


Arga diam dan menundukkan kepalanya,arga tidak menjawab pertanyaan ellisya..


sampai mata ellisya menangkap sesuatu yang berbentuk cair berwarna merah keluar dari hidung arga..


Astaga sayaaaang.!! lihat,kamu mimisan lagi kan jadinya..


arga masih saja diam,tiba tiba "BRUUUG" arga pingsan,dan kepala arga jatuh di pangkuan radit..


ellisya panik bukan kepalang, begitu juga radit..


cepat bawa dia kerumah sakit,ucap radit dengan nada tinggi karna dia juga tiba tiba sangat panik melihat arga yang pingsan..


ellisya melihat ke arah suara itu,dan dia terkejut saat tahu bahwa radit yang sedang bersama arga..


Kau..!!! issssshhh.. ini semua karnamu,kamu kan yang memberinya ice cream itu,lihat, anakku jadi begini sekarang..!!! bentak ellisya kepada radit..


belum sempat radit menjawabnya,ellisya sudah menggendong arga di pundaknya,saat ellisya berbalik pergi meninggalkan radit,nampak jari tangan si kecil arga membentuk huruf "O" dan mengerlingkan sebelah matanya ke arah radit..


Radit pun tersenyum melihat kelakuan bocah kecil itu,bisa bisanya dia melakukan hal itu di saat dirinya dan ellisya dilanda kepanikan..

__ADS_1


__ADS_2