
selang beberapa jam,ell pun tersadar dari pengaruh suntikan tadi..
dia mulai mengerjap ngerjapkan matanya,dan menelisik ruangan dimana dirinya berada sekarang..
terlihat pakaian yang dia kenakan betserakan di lantai,dia mulai mengingat ingat apa yang sudah terjadi,dan dia terkejut saat melihat dirinya yang hanya berbalut selimut dengan banyak tanda merah di sekujur tubuhnya..
samar samar dia mendengar suara seorang pria dari balkon yang sedang berbicara lewat telfon,ell hanya bisa melihat punggung pria itu..
entah apa yang dipikirkan ell sekarang,dia masih bingung dengan keaadaannya sekarang,yang ada dipikirannya, dia harus pergi dari kamar ini secepatnya bagaimanapun caranya..
tanpa pikir panjang, ell langsung memunguti pakaiannya yang berserakan,dan dengan cepat memakainya kembali,meski dia harus menahan perih dan sakit disekitar area sensitifnya..
dengan bejalan tertatih,ell melangkah keluar dari kamar itu tanpa disadari oleh radit..
saat berhasil keluar dari kamar,ell berpapasan dengan pras yang menatap gerak gerik ell dengan seksama..
ell pun mencoba bersikap biasa saat melalui pria itu, tanpa dia tahu bahwa pras adalah tangan kanan radit..
sedangkan pras,menatap ell dengan bingung,sejak kapan radit menangkap ell,? dan sejak kapan radit melapaskan musuhnya begitu saja dengan keadaan utuh.???
__ADS_1
yach..pras tahu siapa wanita yang berpapasan dengannya,tetapi ell tidak tahu siapa pria itu, dan siapa pria yang sudah membuat hidupny hancur..
*flash back off*
tak terasa,air mata ell mengalir membasahi pipinya,semakin sesak terasa di dadanya,apalagi sejak kejadian itu,ell harus menanggung hinaan dan cacian karna mengandung benih dari pria yang tidak dikenalnya..
ell berjuang sendiri selama masa kehamilannya,bahkan ell berjuang sendiri untuk membesarkan anak yang dikandungnya itu..
ell pergi dari kota S, dan memutuskan kembali ke kota S setelah anaknya menginjak usia 5tahun,itu dikarenakan ibunya ell yang sering sakit sakitan..
selama 5tahun,ell berusaha mati matian merubah jati dirinya,dia tidak lagi berhubungan dengan kakak kakak angkatnya,dia kembali menjadi dirinya yang dulu,ellisya si gadis biasa dari keluarga sederhana..
ellisya kembali menatap wajah putranya,terlihat seulas senyum nampak di bibirnya,dalam hati.. dia pun bersyukur mempunyai anak yang selalu membuatnya melupakan kesedihan dan penderitaan yang sudah dialaminya..
ellisya masuk kekamarnya dan menuju keranjangnya,dia merebahkan tubuhnya,memandang langit langit atap kamarnya,pikirannya entah menerawang kemana,hanya dia dan Tuhan yang tahu,apa yang sedang dirasakan dan dipikirkan ellisya sekarang,sampai kedua matanya terpejam menuju kealam mimpi..
keesokan harinya..
ellisya melakukan rutinitas di pagi hari seperti biasa sebelum dia berangkat bekerja..
__ADS_1
di tempat kerja..
ellisya mulai di sibukkan dengan berbagai macam pekerjaan,karna hari ini,dia mulai merangkap hampir seluruh pekerjaan di tempat dia bekerja, dikarenakan pandemi yang mengharuskan tempatnya bekerja,melakukan pengurangan karyawan..
jam makan siang pun tiba..
ellisya memutuskan untuk makan siang di kantin saja,dia merasa was was kalau kejadian kemarin akan terulang kembali..
setelah ellisya memesan makanan dan minuman untuk makan siangnya,ellisyapun merogoh kantong blazernya,dia mengambil hp,dan membuka akun sosmed yang sudah lama tidak pernah di bukanya lagi..
nampak notif pesan yang begitu banyak di akunnya,rata rata isi pesan itu dari kakak kakak angkatnya,yang menanyakan dimana keberadaan ellisya sekarang..
raut kesedihan terpancar di wajah cantik ellisya tat kala dia membaca satu persatu isi pesan itu,lamunannya buyar saat pesanannya tiba,ellisya keluar dari akunnya dan memakan hidangan di meja yang dia pesan tadi..
saat ellisya akan beranjak pergi dari kantin..
ting..ting..ting.. nampak notif dari akun sosmednya,yang memberitahukan ada pesan masuk..
notif itu terus masuk ke hp ellisya setelah dia menyalakan lagi akun sosmednya..
__ADS_1
sambil berjalan menuju keruang kerjanya,ellisya membuka dan membaca satu persatu isi pesan itu..
nampak seulas senyum di bibir ellisya,ketika pesan yang dia baca ternyata dari salah satu kakak angkatnya,yang menuliskan bahwa kakaknya rindu dan ingin bertemu dengan ellisya..