
Sesampai rumah mereka tepar karena kecapekan. Mereka di beri waktu 2 hari untuk istirahat dari sekolah. Makanya mereka bermalas-malasan hari ini
Jam sudah menunjukkan pukul 9, mereka tidur lagi setelah menunaikan ibadah sholat
Azka yang ingin bangun tertahan kaki dan tangan Reva yang di atas tubuh Azka
"Vaaaaa bangun kebo!, Sanaan kakinya" sambil menoyor kepala Reva
"Emhhh.... emang jam berapa?"
"Sembilan" sambil berjalan ke kamar mandi tiba-tiba terdengar suara
GEDUBRAK "ADOHHH kaki gueeeeeee huaaa" teriak Reva
"Ngapain lo? Haha" Tawa Azka
"Sakit Ka gue lupa kalo kaki gue kesleo"
"Yaudah sini gue bantu" sambil memapah Reva "mau kemana?"
"Cuci muka habis itu makan"
Azka membawakan buah,camilan dan susu untuk Reva. Tiba-tiba terdengar suara
"Waduh tumben akur" ucap mama Reva
"Eh mama" Azka menghampiri dan mencium tangan kedua mamanya
"Loh kakinya kenapa sayang?" tanya mama Azka
"Di aniaya Azka mam😢"
Sambil menjitak kepala Reva
"Fitnah terus Rev fitnah! apa-apa kok gue:("
"Karna lo cowo (weks)"
"Sudah sudah kalian ini berantem terus" lerai mama Reva
"Mama kesini mau ajak kalian ikut ke acara pembukaan cabang baru perusahaan di jogja" jelas mama Azka
__ADS_1
"Kapan mam?"
"Lusa sayang"
"Insyallah deh mam"
"Yaudah sayang Mam sama Mama pergi dulu ya" sambil mencium pucuk kepala Reva
"Daaa" ucap Mama mereka
Setelah mama mereka pergi. Mereka makan bersama yang tentunya mereka memesan go-food karena Reva tidak bisa memasak hari ini. Setelah semua selesai Reva ingin kembali ke kamar.
"Ka......" Panggil Reva
"Akaaaaaaaa........." Tetap tidak ada jawaban
"AZKA ROMI HERMAWAAAANNN" teriak Reva
"Bantuin gue monyet ga bisa jalan nih"
Dari belakang
"Abis lo budek!"
"Mau kemana emang?"
"Ga jadi gue bisa jalan sendiri" Reva berdiri dan berjalan pelan-pelan
Hari istirahat sudah berakhir mereka sudah harus bangun pagi. Sampai di sekolahan
"REVA CAYANG......" teriak Miya dari bangkunya dan menghampiri Reva
"Minggir dulu ihhh gue mau duduk dulu"
"Oke sini sama gue" Kata Miya sambil memapah Reva
Reva seharian hanya di kelas karena kakinya susah untuk berjalan. Azka yang sedari bel istirahat di ruang Osis belum juga balik. Reva ingin makan tapi Azka belum balik juga ke kelas
"(Azka mana sih gue ga bawa uang lagi, laper banget, Ayah juga kasih kek duit ke anaknya ini malah ga ngirim apa-apa)" gerutu Reva di dalam Hati "(gue kirim pesan aja kalo gitu ke Azka)"
"Ka?"
__ADS_1
"Laper" pesan Reva yang ternyata Wa Azka sedang Online
"Beli lah zeyeng koh"
"Sat! Gue ga megang uang sama sekali anying_-"
"Jangan ngumpat Reva sayang"
"Sayang pala mu botak, jangan sayang-sayang lah repot ntar"
"Biarin ke istri sendiri emang ga boleh? di manisin salah mulu Rev"
"Azka gue laper beliin makan cepet, kalo ga lo beliin tidur di depan tv nanti"
"Iya-iya otw nih"
Azka membelikan susu kotak dan roti untuk Reva itu adalah salah satu makanan favoritnya.
"Nih makan yang banyak" kata Azka
"Thanks"
Seminggu berlalu hari ini Reva dan Azka akan pergi ke Jogja untuk pembukaan cabang baru perusahaan keluarganya. Reva sudah mempacking baju-baju yang akan ia bawa begitu pun dengan baju Azka. Azka yang sedari tadi masih tidur membuat ide-ide kreatif Reva muncul
Ia mencoret-coret muka Azka seperti kucing menggunkan sepidol dan memfotonya
Lalu ia pergi mencari air untuk di cipratkan ke muka Azka agar bangun
"Emhhhh hujan ya?" Gumam Azka lalu ia sadar dengan perkataannya dan langsung bangun "HAH HUJAN? Rev Hujannnnn"
Azka langsung bangun dan Reva tertawa terbahak-bahak menyadari bahwa ia sedang di kamar dan di kerjai oleh Reva. Lalu Azka pergi ke kamar mandi untuk cuci muka saat ia melihat ke arah cermin ia kaget dengan keadaan mukanya
"Waduh kenapa muka gue jadi gini? REVAAAAAAAA!"
"APA SIH masih pagi ga usah teriak (weks)" kata Reva yang berlari meninggalkan Azka.
Terima Kasih sudah membaca Karyaku
Jangan bosen-bosen baca Karya kuu dan tunggu Update terus yaaa
Thanks gaes 😍😘
__ADS_1