
Tanpa basa basi Reva mencopot kacamata yang digunakan Azka lalu turun dari mobil dan berjalan kekelas mendahului Azka.
Tampak semua siswi di SMA HARAPAN BANGSA yang mengidam-idamkan Azka, memasang muka menyeramkan seperti zombie kurang roti bakar. Banyak cemoohan dari siswi-siswi yang tidak menyukai Reva karena ia masih terhitung murid baru tapi sudah bisa memikat hati Azka.
Yah kok sama itu sih
Awas-awas jangan deket-deket
Si jalang ga pantes buat Azka
Anak baru aja udah blagu
Dasar sok jual mahal
Kurang lebih seperti itulah perkataan yang muncul dari mulut-mulut mereka. Semua perkataan tersebut tidak di gubris oleh Reva, Reva hanya memasang senyuman manis di wajahnya.
(Gue tau peretemuan kita mendadak Ka, gue tau resiko kalo gue jadi pendamping hidup lo. Ya salah satunya ini!) batin Reva
Sampai di depan kelas Reva sudah di hadang oleh Miya, Ciara, dan Lisa.
Miya "waduh udah dateng nih orang jenius" berlagak seperti preman
Reva "mau apa?" Melihat dengan tatapan jengah
Ciara "Pr ekonomi Rev huuuaa syulit seperti hubungan ku sama dia" dengan merangkul lengan Reva. Dan diikuti oleh Ciara dan Lisa
Perkataan Ciarapun di dengar oleh si Faiz
Faiz "mending hubungan sama gue aja beb enggak sulit"
Ciara "yaaaa itu kan maunya lo!"
Reva "hahahaha...... Yaudah lepasin ini dulu gue mau duduk"
Ciara, Miya dan Lisa "hehe sorry oke silahkan putri"
Reva "heran gue dapet temen luqnut kek lo lo pada"
Lisa "gapapa yang penting cantik"
__ADS_1
Azka, Kevin, Arivin, Zaky datang bersamaan dan langsung duduk di bangku mereka masing-masing. Tak lama bel masuk berbunyi di mulailah pelajaran jam pertama ini.
Jam pelajaran berlangsung begitu cepat, Reva fokus mempelajari materi yang di berikan. Sedangkan teman-temannya ada yang tidur, pura-pura memperhatikan, bergurau dengan teman sebangku, dan ada juga yang asik bermain hp.
Pada saat istirahat Reva dan teman-teman berjalan ke kantin. Azka, Arivin dan Kevin pergi ke Ruang Osis karena harus mengajukan proposal ke bapak/ibu guru pembina osis.
Perut Reva sudah mulai memberontak. Di kantin Reva dan sahabatnya duduk di meja tengah. Miya dan Lisa yang memesankan makanan untuk mereka. Saat Reva sedang duduk dan mengobrol dengan Ciara. Tiba-tiba
Mery dan teman-teman berjalan melewat i Reva dan dengan sengaja Mery menggulingkan mangkok baksonya. Akhirnya mangkok tersebut mengenai baju Reva
Reva "aduh aw panasss" rintih Reva mengibas-kibaskan tangannya di bahu
Mery "ups sorry" terus berjalan
Ciara "hey dasar goblok jalan pakek mata! Jangan pakek kaki doang ****" teriak Ciara yang membuat dia dan Reva menjadi pusat perhatian
Mery menghentikan langkahnya dan berbalik "emang lo siapa? Heh?! Orang miskin aja balgu lo!"
Reva "udah Cik temenin gue ke Kamar ganti aja yuk" menarik tangan Ciara
Ciara "tapi itu orang ga bisa di biarin aja Rev"
Reva "udah ayok" berjalan menggandeng tangan Ciara berjalan ke koridor
Reva "gapapa kok"
Saat berjalan ke koridor kelas 10 Azka,Arivin,dan Kevin yang baru saja keluar dari ruang guru , Azka melihat Reva dan Ciara yang berlari-lari kecil menuju kamar ganti Lalu Azka menyerahkan proposal yang ia bawa kepada Arivin
Azka "lo.....lo duluan aja, nih gue titip kasih di meja aja"
Arivin "mau kemana boss?"
Kevin "biasa....noh noh" menunjuk ke arah Reva dan Ciara "mungkin mau nyamperin mereka....."
Arivin "O"
Azka berlari mengejar Reva dan Ciara ke kamar ganti
Reva "duh gue ga bawa baju ganti nih"
__ADS_1
Ciara "pakek jaket gue gimana?"
Reva "boleh deh ambil sono"
Azka yang mendengarkan percakapan mereka di dalam kamar ganti menjadi bingung. Tiba-tiba Ciara keluar dan kaget karena Azka sudah di depan pintu
Ciara " WAAah" spontan menutup mulut karena di beri kode Azka
Azka "Reva kenapa?"
Ciara "bajunya basah" sambil berlari ke kelas
Di kamar ganti Reva membuka bajunya setengah untuk melihat bahunya yang terkena kuah bakso, bahu Reva merah dan sedikit perih
Reva "sssssssh aduhh merah lagi" gerutunga
Azka dari belakang " kok bisa?"
Reva yang kaget langsung menutup bahunya dan berbalik "gapapa, Ciara mana?"
Azka langsung mendekati Reva, sudah tidak ada jarak lagi di antara mereka berdua. Dengan cepat Azka menyibakkan baju Reva untuk melihat bahunya.
Azka "ikut gue" keluar dari kamar ganti menggandeng tangan Reva paksa
Thankyou readers udah mau baca karya aku
terus dukung karya aku ya😚😉
Jangan lupa untuk
✳️Like
✳️Vote
✳️Comment
aku masih butuh belajar dari kalian😊
Thank you ♥️
__ADS_1
I love you readers😍
Maaf baru Update, banyak tugas 😭