Kenyataan Tak Terduga

Kenyataan Tak Terduga
Episode 26


__ADS_3

Azka yang mengetahui beban Reva tersebut lalu Azka memeluk Reva dan mengelus-elus punggungnya.


Azka "Gue janji sama lo....... Gue bakal jagain lo sekuat tenaga gue...... Gue tau banyak masalah yang lo pikirin tapi disini masih ada gue..... Lo bisa cerita ke gue.... Masalah lo masalah gue juga..... Lo ga sendiri Va:) Maafin jika gue sekarang udah mencintaimu. Gue ga mau nikah lagi jadi gue minta sebisa mungkin kita jaga pernikahan ini ya....."


Reva "Thanks Ka you is perfect husband....." Reva bangun dari pelukan Azka dan mangusap air matanya


Azka "yaudah yuk makan" mengembangkan senyumnya


Mereka makan pagi di balkon sambil melihat pemandangan di Singapura. Pagi yang cerah dengan kabut tipis yang menyelimuti Singapura. Itu menjadikan pemandangan yang nyaman dan melegakan


Setelah mereka makan, mereka berganti baju Olahraga. Hari ini Reva mengajak Azka untuk joging dan berbelanja.


Reva "kita pulang besok kan? Jam berapa?" sambil memakai jaket


Azka "iyaa....jam 9"


Reva "oh oke. Ayah Mama Papa Udah pada pergi ya?"


Azka "keknya belom deh, mau ketemu dulu?"


Reva "boleh deh yuk"


Reva dan Azka menemui Orangtuanya di cafe untuk berpamitan. Sampai di cafe


Reva "Hai Ma...Mam..."


Rita "hai sayang sini-sini duduk"


Adimas "pulang jam berapa kalian?"


Azka "jam 9 yah"


Hermawan "hati-hati ya titip menantu Papa"


Azka "tenang Pa hehe" semuanya tertawa


Mereka duduk dan berbincang-bincang sebentar. Tak terasa Orangtua mereka harus pergi untuk pekerjaan bisnisnya. Semuanya berpamitan dan menuju bandara, sedangkan Azka dan Reva kembali ke agenda pertamanya yaitu joging.


Azka dan Reva sangat-sangat menikmati olahraga kali ini. Mereka sangat bahagia karena bisa bersama. Mereka berbelanja dan mencicipi makanan khas Singapura.


Terpancar wajah bahagia dari Azka dan Reva.


Puas mereka makan-makan dan berbelanja akhirnya mereka kembali ke hotel dan beristirahat.

__ADS_1


Hari ini sudah waktunya mereka kembali ke Indonesia. Saat ini mereka sedang menunggu pesawat yang mereka pesan. Tak lama kemudian Azka dan Reva naik ke Pesawat dan kembali ke Indonesia


3 jam Perjalanan Reva hanya tidur sedangkan Azka ia sibuk dengan hpnya ia mengontrol perusahaan-perusahaannya.


Tak di sangka 3 jam berlalu begitu cepat Azka dam Reva sekarang sudah sampai di bandara Soekarno-Hatta. Azka membangunkan Reva


Azka "Va udah mau landing nih" sambil mengalus-elus pipi Reva


Reva "emhhh masih mau tidur.........." Meregangkan badan


Azka "hisss ga mau gendong gue, pegel semua badan gue. Nanti pijetin ya"


Reva " hem........."


Azka dan Reva sudah sampai di apartemen. Mereka langsung bersih-bersih badan dan tidur......


Pagi-pagii mereka harus sekolah. Reva pun sudah kembali menjadi seorang istri dan siswi. Kewajiban seorang istri yang harus menyiapkan sarapan setiap pagi, kewajiban seorang siswi yang harus berangkat sekolah setiap pagi.


Reva "bangun yuk" menggoyangkan badan


Azka "libur dulu ya" membalikan badan


Reva "libur mbah mu! Gue udah rapi nih, sarapan udah ku buat, masa iya lo ga bangun sia-sia dong gue yang buat."


Reva "gue bawa mobil sendiri ya?"


Azka menghentikan langkahnya mendengar perkataan Reva tersebu lalu berkata "Ga." dengan cuek dan dingin.


Reva "Why?"


Azka "karna gue pengen di suapin roti di mobil"


Reva "ogah! Nih minum susu" menyodorkan segelas susu ke Azka


Azka meminumnya habis dan langsung mengajak Reva untuk berangkat.


Di mobil,sedari tadi Reva terus menyuapi Azka roti dan bermain ponselnya.


Saat Reva sedang membuka Instagrom dan melihat mukbang yang sedang memakan banyak ice cream, Reva menjadi tidak fokus dan menyuapi roti ke hidung Azka


Azka "aaaa sini" tangan Reva menyupai tapi tidak melihat Azka "sini woy sini.... Eeee haish! Idung ini tu bukan mulut!"


Reva seketika meletakkan hpnya mendengar ucapan Azka dan melihat wajah Azka. Seketika tawa Reva meledak karena hidung Reva berlumur mayones

__ADS_1


Azka "hahaha palamu. Bersihin nih" dengan menggerak-gerakkan hidungnya


Di sekolah....


Sampai di sekolah Reva masih berdiam di mobil. Ia mengumpulkan niat untuk melangkah ke kelas. Azka yang sudah keluar dari mobil yang menggunakan kacamata hitamnya mendapati banyak perhatian dari para ciwi-ciwi


Aaaa ganteng banget pangeran gue......


Sweeet.....


I love you bang


Nikmat Tuhan manakah yang engkau dustakan....


Sarangheo.....


Kurang lebih begitu jeritan-jeritan mereka


Reva "dasar bego! Copot ga kacamtanya" pinta Reva sedikit berteriak"


Azka memasukan kepalanya kedapam mobil dan berkata "mang kenapa?"


Reva "gue ga suka_-"


Azka "cieh yang sayang gue"


Tanpa basa basi Reva mencopot kacamata yang digunakan Azka lalu turun dan berjalan kekelas meninggalkan Azka.


Thankyou readers udah mau baca karya aku


terus dukung karya aku ya😚😉


Jangan lupa untuk


✳️Like


✳️Vote


✳️Comment


aku masih butuh belajar dari kalian😊


Thank you ♥️

__ADS_1


I love you readers😍


__ADS_2