
Reva dan kedua orang tuanya akhirnya berangkat ke sebuah Restoran terkenal di Jakarta. Mereka masuk ke restoran tersebut dan bertemu dengan teman ayahnya
"Eh apakabar Pak Adimas" kata papa Azka sambil berjabat
"Baik Pak Hermawan, Bagaimana dengan bapak?, dan mana jagoan bapak?" Sambil tertawa
"Ohh dia sedang ke toilet, silahkan pak mari duduk dan memesan hidangan" ajak Pak Hermawan.
Akhirnya si Azka selesai dari kamar mandi dan menuju meja yang telah di tempati oleh keluarga Azka dan Reva. Azka tidak tau jika orang yang akan di kenalkan adalah Reva.
"Permisi" kata Aska sambil menarik kursi dan duduk.
Reva bingung kenapa ada Azka di sini (ngapain sih dia di sini juga? Bikin mood gue ilang aja) gerutu Reva di dalam hati. Lalu Pak Hermawan memperkenalkan anaknya
"Nahhh ini dia jagoan saya namanya Azka Romi Hermawan, cium tangan tante dan om Ka" pinta papanya. Reva yang mendengar jika Azka adalah anak dari Om Hermawan seketika tersedak makanan yang sedang ia makan "uhuk..uhuk..uhuk.."
Mama Reva panik "kamu kenapa sayang?" tanya mama Reva sambil menyodorkan air.
"Kalian ga mau kenalan dulu?" tanya ayah Reva
"GA!" jawab Reva judes.
"Sepertinya kalian sudah saling kenal ya?" tambah tante Erna mama Azka. Dengan cuek dan santainya Azka menjawab "Iya dia temen sekelas Azka ma"
"Ohh pantas saja, tapi kenapa di tekuk wajahnya?, Apakah kamu punya masalah dengan Reva?" tanya om Hermawan. Reva dengan cepat menjawab "ehm emm ga,ga ada kok om hehe"
Reva hanya menatap Azka dengan pandangan penuh amarah. Lalu Reva ijin ke Toilet sebentar
Tak lama kemudian mereka semua selesai makan bersama dan pulang ke rumah masing-masing.
__ADS_1
Di dalam mobil Reva hanya cemberut dan memikirkan pertemuan mereka tadi (kenapa juga harus di kenalin sama tu cowok aaaaah!,)
Hari ini hari Senin Reva sangat enggan berangkat sekolah dan bertemu dengan Azka
Sampai di kelas Reva hanya diam dan menundukkan kepalanya saja
"Rev lo sakit?" Tanya Mia
"Eh enggak kok lagi ga mood aja gue" dengan memasang senyum terpaksa
Sepanjang pelajaran Reva hanya diam seribu bahasa. Akhirnya bel pulang pun berbunyi
Reva bergegas memasukan bukunya dan pergi dari kelas karena tidak ingin pulang di antar Azka. Karena terburu-buru Reva lupa jika di depan ada tangga akhirnya ia jatuh dan lututnya berdarah
"ADUH kaki gue aaah" rintih Reva kesakitan
Dari belakang "Hahahhaha makanya lo jangan kabur dari gue!. Udah di bilang hari ini lo gue anterin pulang ngerti ga?" Ejek Azka
Tanpa basa basi Azka meninggalkannya
Reva berusaha berjalan tapi dia pikir dirinya sudah tidak bisa menahan sakit di kakinya
Tiba-tiba Reva di gendong oleh Azka dan berjalan ke Parkiran. Selama berjalan menuju parkiran mereka hanya diam sampai di dalam mobil Reva berkata "lo kenapa mau anterin gue sih?"
"Katimbang gue di marahin mama mampus gue" jawab Azka sambil mengobati luka Reva
"Kenapa di marahin?!" Teriak Reva karena lukanya di sentuh Azka dan tangan Reva reflek menampar pipi Azka.
"ADUHHH..BANGKE lo!, udah di tolongin obatin lukanya gue di tabok lagi, gila lo ya?" Marah Azka sambil meneruskan mengobati luka Reva dan membalutnya dengan perban
__ADS_1
"Habis lo Ganti baju nanti ikut gue" ajak Azka
"Kemana? gue ga mau!" tolak Reva
Sampai di rumah
"Bisa jalan?" tanya Azka
"BISA!!" Teriak Reva sambil menahan sakitnya
"ngapain lo ngikutin gue?"
"Lah kan lo mau gue ajak pergi! oneng"
"Gue ga boleh mama pasti udah pulang sana lo"
Mama Reva datang "Eh nak Azka sini masuk, mau ngajak Reva pergi ya?"
"Hehe iya Tante makasih, boleh tante saya ajak Reva pergi?"
"ohh boleh banget sayang, yaudah ganti vaju gih sana" suruh mama
"Ma?! apaan sih, Reva capp eee kkk" kata Reva karena mamanya mendorongnya menuju Kamarnya untuk ganti baju
Haii guys maaf kalo bahasa aku masih kurang bagus penataannya ya
Aku butuh komen kalian buat memperbaikinya
Thank you udah mau baca cerita aku🤗❤️
__ADS_1
jangan bosen baca cerita aku