Kenyataan Tak Terduga

Kenyataan Tak Terduga
Menjelaskan


__ADS_3

Pagi-pagi Reva sudah bersiap untuk ke sekolah dengan ceria


"Pagi ayah pagi mama" sapa Reva sambil mencium kedua pipi ortunya


"Sarapan dulu sayanh" pinta Rita


"Iya ma"


Sedangkan Azka, Azka masih bingung mencari Reva. Ia sudah mentelfon teman-teman Reva yang ia kenal tapi tidak ada yang bersama Reva


Akhirnya Azka memutuskan untuk mandi dan berangkat kesekolah terlebih dahulu


Sesampai di sekolah Azka seperti tidak ada semangat untuk pergi kekelas


Azka memantapkan hati lalu keluar dari mobil dan berjalan ke kelas. Sampai di kelas Azka hanya menundukkan kepalanya, ia bingung kenapa suasanyanya seperti ini


Ia tak suka jika Reva jauh-jauh dari dia


Tiba-tiba Riyan, Kevin dan Zaky menganggetkan Azka


"HAY BRO !!!"


"Apaan sih lo pergi!" Bentak Azka dengan tatapan sinis


"Dih kenapa lo jadi sewot begini?, and kucing lo mana? Tumben ga bareng lagi udah putus ya......?" Ejek Zaky


"Sembarangan lo" jawab Azka yang masih menundukkan kepalanya


"Kenapa sih bro cerita-cerita lah ke kita lagian kita juga udah ngerti status lo sama dia


"Hmmm dia pergi dari rumah, susah di hubungin udah gue coba berkali- kali telfon ga ada respon, ga tau gue gara-gara apa dia jadi kaya gini" dengan ekspresi WATADOSnya


"Haduwehh tolol dia" mereka bertiga menepuk jidatnya bersamaan


"Temen gue tolol banget sih ya iya lah dia marah gitu orang lu kemaren aja seharian sama Pricila terus kan? Parah lu bini sendiri ga di urus" ceramah Riyan


"BUKAN TEMEN GUE" sambung Kevin


"Gini Ka, Reva itu tipe cewek yang gengsinya gede jadi dia ga mau kalo terlihat sedih di orang yg dia suka makanya dia milih pergi katimbanh terlihat lemah di mata elo" marah Zaky


" Tumben lo konek ky?" Sahut Riyan


"Eeq lo" jawab Zaky


Azka hanya diam dan merenungi perkataan teman-temannya


Reva hari ini kesekolah di antar oleh Ayahnya


Sampai di gerbang Reva bertemu dengan Miya dan Ciara


"Revaaaaa" panggil Miya dan Ciara sambil melambaikan tangan

__ADS_1


"Haiiii" Reva berlari kecil kearah mereka


"Tumben di anter bokap?" tanya Miya


"Iya nih hehe"


"Lo ga ada masalahkan sama dia?" Sahut Ciara


"Hmm hehe enggak kok tenang aja. Yaudah yuk ke kelas aja"


"Okee"


Miya dan Ciara tau bahwa sahabatnya itu sedang menyembunyikan masalah


Saat tiba di kelas Reva melihat Azka yang di kelilingi Riyan,Kevin,Zaky tapi ia tidak memperdulikannya hanya melihatnya sekilas dan duduk di bangkunya


Riyan yang melihat Reva masuk ke kelas langsung membangunkan Azka


"Ka Ka Ka itu Reva Ka" berbisik sambil menepuk bahunya


"Hah mana? (Tapi kenapa dia ga peduli sama gue......? Nyapa pun enggak). Nanti istirahat aja deh gue ngomong sama dia"


Bel masuk sudah berbunyi kelas tampak sunyi tidak seperti biasanya. Reva hanya diam mengikuti pelajaran. Azkapun juga diam tidak banyak bicara.


Pada saat bel istirahat Bobi mengumumkan bahwa hari ini ia ulang tahun dan membuat pesta jadi ia mengundang teman-teman kelasnya.


Bobi : "Hey guys nanti ke rumah gue ya jam 18.00. Gue buat party nih"


Faiz : "makan gratis nih"


Zain : "gas kuy? Brum brum"


Lisa : "Ramein gaes"


Miya : "gue demen yang kyk gini. Kuy gasin semua dah. Ayo Rev ikut?"


Reva : "mmm boleh deh"


Riyan : "ayo ikut Ka"


Azka : "nanti deh gampang"


Reva dan teman-temannya berjalan menuju ke kantin saat di pintu kelas Reva berpapasan dengan Pricila.


'kesempatan gue buat pamerin kedekatan gue sama Azka hihi' batin Pricila bahagia


"Permisi Azkanya ada?" Tanya Pricila kepada Reva, Reva langsung menghentikan langkahnya dan menjawabnya


"Ada di dalem" dengan senyum palsu


"Oh oke"

__ADS_1


Saat itu juga Reva ingin menangis tapi ia tahan. Ia tetap tegar dengan situasi ini


Miya yang mengetahui sahabatnya ingin menangis, langsung bertanya


Miya : "Rev lo gapapa?"


Reva : "iya gue gapapa kok, yaudah yuk ke kantin"


Ciara : "yaudah tapi kalo ada apa-apa bilang ke kita ya?"


Reva hanya tersenyum


Reva terus berfikir sebenarnya apa ini kenapa apa Azka ada hubungan sama Reva? Kenapa dia deket banget sama Pricila. Dia pun ga nyariin gue sekarang. Apa emang saatnya gue sama Azka pisah ya?. Hmmm ini terlalu rumit buat gue


🐀🐀Di kelas🐀🐀


Pricila menghampiri Azka yang sedang merapikan bukunya


"Azka...." Sapa Pricila


"Lo? Kenapa kesini?" tanya Azka dengan cuek


"Gue bawain lo bekal nih... di makan ya"


"Sorry gue udah kenyang"


"Di makan nanti juga gapapa kok. Gue taruh sini ya" Pricila pergi meninggalkan kelas Azka


'dasar orang gila, jijiq gue liat lo hiii, bukan tipe cewek gue, tipe cewek gue tu Reva bangetttttt, galak, sok jual mahal tp perhatian wkwk. Eh iya Reva?! Reva dimana?!' batin Azka ia baru ingat ingin berbicara kepada Reva untuk meluruskan masalah ini


Azka: "Yan yan yan tadi Reva kemana?!"


Riyan: "santuy ***** di kantin katanya"


Azka langsung berlari mengejar Reva ke kantin


Riyan yang sedang bermain game langsung mengikuti Azk juga


Riyan: "Azkaaaaaaa tungguin dedek"


Kevin: "jijik yan cepetan yuk"


🐥Authorr🐥


Thanks gaes udah mau baca cerita aku


terus dukung aku yaa


jangan lupa like dan comment


maaf jika ada salh tulis

__ADS_1


i love you readers😍


__ADS_2