
30 menit kemudian Reva keluar dari kamarnya
Mama Reva "Tuh Reva Ka, yaudah kalian berangkat aja sekarang"
Reva hanya diam berpikir (ini sebenernya ada apa sih kenapa gue jadi kayak orang bego gini)
"Yaudah tante permisi" pamit Azka
Reva masuk kedalam mobil Azka dan mereka melesat pergi.
"Sebenernya kalian pada kenapa sih? Kok mama aneh gitu sama lo? Kenapa baik banget?" Tanya Reva
" Huft....." Keluh Azka " Sebenarnya lo tuh mau di jodohin sama gue, gue sempet nolak tapi gue di paksa sama mereka, suruh PDKT sama lo dulu" kata Azka santai sambil menyetir
"Hah apa?! Kok gini sih stop kita puter balik kerumah! Cepet!!!!" Marah Reva
"Ga bisa Rev kita mau nyari Undangan sama cincin"
"Ini apa-apaan lagi sih Ka? Kenapa secepet ini"
"Gue ga tau,gue cuma di suruh mama"
"Huuuuuuft" Reva bete
Akhirnya mereka sampai ke salah satu toko perhiasan terkenal di Jakarta.
"Mba saya minta cincin couple edisi terbaru ya" pinta Azka
"Baik mas tunggu sebentar, kami memiliki beberapa edisi keluaran terbaru dan hanya dibuat 3 di seluruh dunia" jelas pelayan toko tersebut "ini mas cincinya"
"Lo milih yg mana Rev? Gue ga tau menau tentang kyk gini" tanya Azka
"Gue ga mau!"
__ADS_1
"Yaudah deh sini lo cepet"
"Ngapain?" Sambil mendekat
Azka memilih dan mencobakan cincin tersebut di jari Reva, jari Reva yang lentik dan putih tersebut sangat cocok dengan cincin yg di pilihkan Azka. Dengan model berlian di tengah walaupun sederhana dan berwana emas putih tampak elegan di tangan Reva
(Ya ampun bagus banget cocok banget di pakek Reva)
"Yaudah mba saya beli yg ini ya" kata Azka sambil memberikan kartu atmnya
"Baik mas" sambil memasukkan cincin tersebut di paper bag dan memberikannya ke Azka "Terima Kasih atas kunjungan anda"
Saat berjalan menuju parkiran Reva berkata
"Ka?"
"Kenapa?"
"Kenapa secepet ini Ka, kita masih SMA, gue ga mau di keluarin dari sekolah Ka, gue ga mau sama lo, lo jelek Ka, sombong, sok ganteng, sok cool, gue ga suka Ka please" tangis Reva
"Ya kita tentang aja perjodohan ini"
"Coba saja,dan kita belom cari undangan loh. Lo bisa buka pintu sendiri kan? Ga usah manja ya" sambil masuk ke mobil
"Hah?! Yaudah deh sekalian"
Selesai mencari cincin dan memesan undangan mereka makan dan Azka mengantarkan pulang ke rumahnya
Di sekolah
"REVAAAAA....."
"MIAAAAAA....LICAAA.....CIAALAAA"
__ADS_1
mereka berpelukan seperti teletubbies padahal baru kemaren mereka bertemu, tapi seperti setahun tidak bertemu hadueh
Dan sekarang mereka sedang merumpi di pojok ruang kelas dengan Lisa dan Ciara
"Teman-teman sekarangkan udah bulan Desember berarti bentar lagi kita akan mengadakan Kemah Akhir tahun jadi ini surat ijin yang harus di tanda tangan i orang tua untuk persetujuan kalian mengikuti acara ini. Jika ada yang tidak di perbolehkan ikut buat surat pernyataan tidak ikut yg di tanda tangani orang tua" kata Azka di depan kelas
Azka memberikan selebaran itu kepada Arivin wakil ketua kelas.
"And lo Miya,Lia,Kevin,Zaky,Arivin gue tunggu kalian di ruang osis buat rapat" perintah Azka sambil pergi meninggalkan kelas.
Setelah selesai rapat Zaky dan Lia balik lebih dahulu,karena lapar mereka pergi ke kantin di kantin bertemu Reva dan lainnya. Zaky berkata
"Rev...Azka ceweknya banyak!"
"Bacot anjir bodo amat emang dia siapa gua!" Jawab Reva sebal
"Jangan percaya mulut buaya kek dia Rev boong dia mah" sahut Lia
"Hahaha zaky buaya"
"Buaya"
"Buaya"
"Buaya"
Ejek beberapa temannya, dan bersamaan Azka dan lainnya datang.
"Revaaa Azka tadi berduaan aja di ruang osis" kata Zaky kembali. Azka yang mendengar itu langsung menendang korsi yang di duduk i Zaky. Setelah semua makan bel berbunyi Azka langsung menyuruh teman-temannya masuk ke kelas "cepet masuk ke kelas woy!" Perintah Azka
Bel pulanh sekolah berbunyi. Reva sedang menyapu karena hari ini piketnya. Azka berkata
"Rev lo pulang bareng gue, gue mau ke ruang osis dulu sebentar, nih kunci mobilnya tungguin gue oke?"
__ADS_1
"Hmm"
Azka berlalu meninggalkan Reva. 30 menit Reva menunggu di parkiran (huaaaaaaah lama banget sih!) Kesal Reva dalam hati