
Azka dan Reva pamit kepada Ayah dan Papa untuk pulang
Azka dan Reva masuk mobil dan melesat menuju supermarket untuk membeli barang-barang yang mereka butuhkan.
Reva "Ka? ga banget kan kita belanja pakek baju kaya gini? Ribet njayy"
Azka "yaudah kita beli baju dulu kayanya di sini ada butik deh"
Reva "hih ya kalik di butik pasti juga isinya jas sama gaun. Kita beli hoodie aja gimana?"
Azka "mmm boleh sih.....tuh depan ada distro"
Reva "yaudah kuy"
Mereka masuk lalu membeli dua hoodie dan celana jeans
Setelah selesai memilih dan berganti Azka membayar semuanya
Lalu mereka pergi untuk berbelanja
Setelah di rasa semua barang-barang yang di butuhkan cukup mereka pergi ke kasir dan membayarnya. Reva mengajak Azka untuk makan ramen dan Azka menyetujuinya
Ditengah-tengah mereka makan, mereka berbincang tentang masa lalunya
Reva "Ka? Kenapa lo masuk ke kelas IPS padahal otak lo lebih dari cukup buat masuk ke IPA?"
Azka "mmm jadi gini (meletakkan sumpitnya) gue masuk IPS itu gara-gara biar ga pusing aja . Dan lo?"
Reva "di suruh Ayah, yaaa tapi sibuk juga sih" wajah memelas
Setelah mereka selesai makan, Azka dan Reva kembali ke apartemen
30 menit kemudian mereka sampai di apartemen. Mereka membersihkan badan dan Reva menyiapkan koper untuk pergi ke Singapur.
Reva "kita di Singapur berapa hari?"
Azka "2 mungkin? (Membaca file-file)"
Reva "ohhh. Oh ya Ka gue ngerasa ada yang aneh deh sama proposal dari pak Darnau. Coba cek deh"
Azka "masa sih? Proyeknya berlangsung 1 tahun? Baru menghasilkan 17% dan s e"
Reva "seharunya 32% Ka. Kita harus Hati-hati"
Azka "mmmh oke kita harus sedikit Ekstra mengejakan proyek ini hehe...." senyum tipis yang membunuh
Jam sudah menunjukkan pukul 9 malam
Azka dan Reva belum tidur mereka sedang mengerjakan proyek dan tugas lainnya di kantor masing-masing.
Dan tiba-tiba Azka mendapat notif whatsapp dari mamanya
Erna Hermawan : Azka kalian berdua mending tidur di rumah mama aja gimana? Ayah and Mama Adimas juga nginep di sini. Terus kita besok pagi pergi ke Singapur bareng. Gimana? Coba tanya Reva..... Mama tunggu secepatnya
Azka bertanya kepada Reva apakah dia mau untuk menginap di rumah mama Erna dan berangkat bersama keempat orangtuanya ke Singapur besok pagi.
Reva mengiyakan dan mereka berdua mengemasi barang-barang yang perlu di bawa dan langsung menuju ke rumah Mama Erna
__ADS_1
Reva "kita pakek piyama gini Ka? Ga ganti baju dulu?"
Azka "halah (sambil menguap) nanti kita di sana juga tidur ngapain ganti baju hoaaam"
Reva "Yaudah yuk"
50 menit perjalanan mereka akhirnya sampai di rumah orang tua Azka di sana ternyata sudah ada kedua orang tua Reva juga
Sepertinya hubungan antara keluarga Azka dan Reva memang sangat kental seperti layaknya saudara.
Azka dan Reva masuk ke rumah membawa barang-barangnya.
Tak banyak hanya satu koper dan bagpack berisi 2 laptop dan peralatan lainnya
Saat mereka masuk kerumah mereka di sambut hangat dengan orang tua mereka
Mereka menonton tv bersama dan bergurau
Hermawan "kapan nih papa di kasih cucu"
Reva yang sedang memakan puding langsung tersedak "uhuk uhuk papa ehem ngomong apasih uhuk uhuk"
Adimas "iyaa nih kapan Rev....Ka?"
Rita "biarin mereka selesaiin pendidikan mereka dulu lah bapak-bapak"
Erna "iya biarin mereka menikmati masa mudanya dulu"
Reva "udah udah Reva ngantuk pamit ke atas dulu ya mau bobok daa good night semua" mencium pipi keempat ortunya (hal yang wajar bagi keluarga mereka)
Hermawan "jangan lupa pesawatnya berangkat jam 9"
Jam demi jam sudah berlalu sekarang sudah pagi
Reva sudah mandi dan turun kebawah untuk sarapan karena sepertinya kedua mamanya sudah menyiapkan sarapan,sedangkan Azka masih sibuk melepas rindu dengan kasurnya
Semua bersiap untuk berangkat ke Singapur mereka menuju bandara jam 8
Azka "(bingung melihat koper orangtuanya yang besar) Ayah papa mau nginep berapa bulan di singapur?"
Hermawan "ha? hahaha papa juga ada bisnis di Korea"
Adimas "iyaa Ayah juga akan ke Australia. Oh ya udah pelajar i dokumen yang Ayah berikan kemarin?"
Azka "(membuang nafas kasar) hmmmh mungkin aku sama Reva bakal kerja agak Ekstra yah hehe"
3 jam perjalanan akhirnya mereka sampai di Singapur. Mereka semua cekin hotel yng mereka pesan. Sampai di kamar Azka dan Reva berganti baju langsung merebahkan badannya dan terlelap tidur.
Pesta di mulai jam 6 sore Reva dan Azka sudah bersiap untuk berangkat
Azka "Va kemarin pestanya yang ngadain siapa?"
Reva "keluarga Magasta...... (Sambil memasang anting)"
Azka "Undangan gue kemana ya?" bingung mencari
Reva "ini kan??(memperlihatkan kepada Azka)"
__ADS_1
Azka mendekati Reva di meja rias dan berbisik "emang bini gue yang terrrrrrrrbaik muach emh muach (Azka mencium kedua pipi Reva)
Reva "A Z kaaaa...……" memutar bola mata
Azka "bye, gue tunggu di bawah"
Kali ini Reva menggunakan dress berwarna silver dan sepatu berwarna hitam. Reva membiarkan rambutnya bergelombang
Azka pun menggunakan jas berwarna silver dan kemerja berwarna hitam
Saat masuk ke dalam acara tersebut
Azka dan Reva bertemu dengan putra dan putri keluarga kaya lainnya yang di antaranya teman kelas dan sekolahannya seperti
Kevin, Arivin, Miya,Ferdi,Zaky,Zain, Pricila, Sisila, Vely, Dinda, Dita, Fatima.
Azka dan Reva berkumpul bersama teman-teman kelasnya di sudut ruangan yang menyediakan cake dan minuman
Saat Reva mengetahui ada Pricila and the gank ia berbisik kepada Azka
Reva "boss lapor (menarik jas Azka dan melirik ke arah Pricila)"
Azka "gimana?"
Reva "noh bebeb lo udah muncul,gue pergi yak?"
Azka " yah Va apaan sih kan elo pasangan gue" (mode memelas aktif)
Reva "jijik dih......( memutar bola mta jengah) Miya!? (Panggil Reva)"
Miya mendekati Reva
Miya "apaan dah?"
Reva "kesono yuk (menunjuk ke stand spageti)
Miya "hayuk gas"
Thankyou readers udah mau baca karya aku
terus dukung karya aku ya😚😉
Jangan lupa untuk
✳️Like
✳️Vote
✳️Comment
aku masih butuh belajar dari kalian😊
Thank you ♥️
__ADS_1
I love you readers😍