
Bab 7: Wanita sombong
🌻H 4 P P Y R 3 4 D I N G🌻
🌹✨💞✨🌹
Berdiri di depan kelas, pandangan para mahasiswa/i semua tertuju padanya mendengar materi yang di bawa.
Dea masuk di kelas A. Akuntansi semester 2 mata kuliah perpajakan. Tegas dalam berbicara sudah persis seperti dosen benaran.
Setiap menjelaskan materi kuliah, gerakan mata tak lepas memperhatikan semua mahasiswa/i. Menulis di papan dengan spidol, tangan sebelah memegang buku.
Di luar kelas, tepatnya di kantin mereka duduk menunggu Dea sambil ngobrol kecil. Bryan tidak ikut bicara dalam topik mereka, keberadaan sang kekasih tidak di dekat nya membuat nya malas, tidak semangat.
"Dea pergi sebentar doang, nanti juga ketemu," ucap Jery melihat sahabat nya diam.
"Kau jomblo mana tau perasaan rindu. Sana cari pasangan biar tau rindu itu berat, seperti kehilangan sebagian hidup... eh, salah maksudnya separuh nafas... eh bukan... tau ah, gak tau tapi seperti itu lah hampir sama," bingung Bryan tidak tau kata-kata alay.
Seumur hidup dia tak pernah mengeluarkan kata-kata manis, semua di ungkapkan lewat perlakuan menurutnya itu jauh lebih romantis dari sekedar janji manis.
Jika semua pria hanya bermodal mulut manis, maka untuk apa pembuktian? teruskan saja semua bakat akting tanpa pembuktian.
"Dih... sejak kapan kau jadi alay seperti ini? kau benar-benar sudah bucin pada Dea. Tapi dia terlihat biasa padamu," ejek Jery mengingat memperhatikan sikap Dea tidak menunjukkan pasangan kekasih saling cinta.
Meski sudah mengetahui cerita Bryan saat itu. Dia masih belum sepenuhnya percaya, dan sekarang baru percaya, dia akui kehebatan wanita tersebut yang terang-terangan menolak Bryan sedangkan di luar sana banyak wanita mengantri bahkan mengemis untuk di terima Bryan.
Tapi Bryan sok jual mahal, dan hanya menerima sebagian untuk mainannya sekedar melepas rasa penat dari segala urusan membuat sakit kepala.
__ADS_1
"Ini bukan bucin goblok. Ini adalah pembuktian nyata kalau cinta ku padanya memang tulus bukan unsur main-main pada wanita yang biasa ku permainan kan," tekan nya menjelaskan agar tidak di sama kan.
"Ya itu sama saja tidak ada beda nya. Kau saja yang tidak mengerti," kata Jery geleng-geleng kepala, bodoh nya Bryan benar-benar tingkat dewa.
"Kau tau apa? pacar saja tidak ada sok mengajariku," tidak terima Bryan mengenai perkataan sahabat nya itu.
"Meski tidak memiliki pacar, setidaknya aku mengerti banyak mengenai cinta. Tidak seperti mu tau nya menikmati tanpa membedakan arti hubungan sesungguhnya," balas nya tidak mau kalah.
"Kau iri? apa karena tidak ada yang mau dengan mu? atau mau ku cari teman ranjang? aku yakin nanti kau akan ketagihan."
Perdebatan mereka sudah menjadi tidak terarah, tidak ada titik terang akhir semua ini. Mereka duduk melihat perdebatan itu tak berniat memotong.
Malah kedua wanita yang duduk di sana jadi penasaran pria berstatus kekasih Dea suka main wanita, meski hal itu tidak terlalu kaget saat di dengar langsung dari sahabat Bryan, karena sebelumnya mereka sudah sering melihat Bryan bergonta-ganti wanita sudah seperti pakaian saja.
Namun semua itu belum di ketahui Dea. Pasalnya Dea tidak terlalu peduli mengenai ketenaran mahasiswa/i kampus. Tujuan utama nya hanya belajar, belajar dan belajar untuk mendapat nilai memuaskan, membanggakan keluarga.
"Ya, ya, ya, terserah kau saja."
"Bryan aku mencari mu dari tadi, ternyata kau benar di sini. Tidak biasa kau makan di kantin fakultas ekonomi?" tanya seorang wanita datang tiba-tiba memeluk Bryan.
"Lepaskan. Jangan memeluk ku seperti ini," tolak Bryan melepaskan pelukan wanita tersebut.
"Kenapa? biasanya kau tidak keberatan bahkan meminta ku duduk di pangkuan mu?" tanya nya tidak terima malah protes.
"Itu dulu. Sekarang beda, mulai hari ini jangan pernah melakukan hal ini karena aku sudah memiliki calon istri. Aku tidak mau membuat nya salah paham karena mu," tegas Bryan memperingati wanita tersebut agar tidak melakukan sesuka seperti biasa.
Situasi saat ini sangat berbeda dengan dulu. Sekarang dia harus menjaga perasaan kekasih nya, wanita yang bersama nya tidak seperti wanita lainnya di luar sana.
__ADS_1
Mengingat semua sikap wanita nya setiap bersama selalu cuek, tidak ada senyuman tulus di berikan. Bahkan perkataan nya ketus tidak ada manis-manis nya.
"Tipu, bagaimana bisa mendadak kau memiliki calon istri? bukan nya saat kita bersama kau masih sendiri, tidak mungkin tanpa ada angin hujan kau memiliki calon. Apa wanita yang kau katakan itu sedang hamil? jangan muda percaya Bryan. Wanita itu pasti menjebak mu, dia menginginkan harta mu, bisa saja anak yang di kandung nya sekarang anak pria lain bukan kau," jelas nya panjang lebar tanpa tau seperti apa sebenarnya.
Dia menjelekkan sampai ke akar tidak melihat siapa yang menanam. Aneh nya wanita tersebut berkata dengan lantang tanpa keraguan.
Kedua lengan juga masih melingkar di leher Bryan, memandang wajah tampan. Dia tidak menyerah begitu saja meski tidak lama bersama Bryan.
"Omong kosong apa yang kau katakan? kau tidak lebih baik darinya. Bahkan jika kau ku bandingkan dengan semua wanita di dunia, dia tetap jauh lebih baik dan menarik. Jadi sekali lagi pertama dan terakhir ku peringatkan padamu, berpikir lah terlebih dahulu sebelum berbicara atau kau akan ku buat menyesal sudah mengatai yang tidak seharusnya kau ucapkan dari mulut mu itu," tegas Bryan marah tidak terima wanita yang sayang di katai buruk yang memang tidak pernah di lakukan.
Tidak lama mengenal Dea bukan berarti dia tidak tau sedikit mengenai Dea. Dari kepribadian, sifat dan sikap dapat di simpulkan Dea bukan wanita yang gampangan muda di ajak main di ranjang.
Dengan kuat dia menarik tangan wanita tersebut yang bernama Eti, lepas.
"Tidak, aku tidak percaya. Dia pasti wanita tidak benar. Atau mungkin dia sudah memuaskan mu?"
Plak!
Tangan seseorang menampar pipi wanita bermulut pedas itu dan dia adalah Julia. Mendengar sahabat nya di katai buruk mana bisa diam.
Dia tidak terima, wanita tersebut sudah begitu sangat lancang, semua yang di katakan itu seolah sudah pernah di lihat saja.
"Mulut mu itu tak pernah di sekolah kan apa? bicara mu itu sangat mirip dengan orang bodoh di jalanan," hina Julia geram pada wanita sombong di depan nya ini.
...Bᴇʀsᴀᴍʙᴜɴɢ......
...✨____________ 🌼🌼_______________✨...
__ADS_1