Kisah Bayaran Pendatang

Kisah Bayaran Pendatang
01.Ch 01 Misi Bayaran


__ADS_3

Para reader sekalian novel ini adalah bentuk kekaguman dari beberapa novel yang saya baca. Sebab itulah saya bikin novel ini sebagai wujud apresiasi saya terhadap novel. Sekaligus sebagai teman aktifitas saya mengisi kegabutan saya dirumah. Berhubung waktu kosong saya terlalu lapang. Alur cerita inipun dipilih secara acak sesuai kemampuan saya, berhubung beri beberapa novel yang saya pernah baca. Adegan dalam novel jangan pernah ditiru mengenai pembantaian, pembunuhan dan kekerasan ini semua berlalu didalam novel saja. Jadi harap pembaca bijak dalammenyikapi hal yang terjadi dalam novel, ini hanya bacaan novel karangan fiksi tidak nyata . Dan lagi novel ini maaf masih banyak kekurangan dalam bentuk penulisan atau alur cerita bila tak sesuai dengan sekalian semua boleh ditinggal saya tidak memaksa.


Mohon tinggalkan jejak bagi yang sudah membaca baik itu like, komen, maupun vote untuk penulis tanpa adanya paksaan hanya yang mau berkenan.


________________________________________________


Pemuda kucel bernama Aryan Arsigeo berjalan disalah satu sudut lorong. Sebilah pedang putih yang terlihat patah namun masih tajam. Pemuda tersebut mangacungkan pedang kearah depan, siap menebas kapan saja.


Dihadapannya dua puluh orang dengan seragam tanduk besi menyalak. Tubuh penuh luka sayatan dan percikan darah. Bahkan tiga diantaranya hanya tersisa satu lengan baik kanan maupun kiri. Imbas pertarungan dengan pemuda bernama Aryan.


" Kau bajingan sialan, kau harus mati ". ucap pria paling depan.


Menanggapi perkataan itu Aryan hanya tertawa, Menganggap sebuah lelucon yang menggelikan hiburan tersendiri bagi dirinya. Melainkan hanya menatap acuh beberapa saat. Sebelum sorot mata acuhnya berubah tajam dan mematikan. Senyum seringai tipis terpancar jelas namun sekaligus terasa dingin.


" Bunuh ".


" Bunuh ".


" Bunuh ".


Slaassh,,..


Slaassh,,..


Slaassh,,..

__ADS_1


Semua teriakan membuat Aryan marah. Kejadian hening hanya suara tebasan dan gemericik darah segar mengalir. Tebasan demi tebatasan berlangsung setiap itu juga kepala menggelinding seperti bola ditendang. Menyadari pihaknya perlahan semakin berkurang salah satu diantara mereka berteriak lantang.


" Bunuh dia , serang bersama-sama.... ".


Namun pada kenyataannya belum sempat melanjutkan kepalanya terpisah dari tubuhnya. Aryan semakin menyeringai kembali melanjutkan aksinya.


Slaassh,,..


Slaassh,,..


Slaassh,,..


Pembantaian dilakukan tanpa perlawanan yang berarti. Aryan sang pemuda kucel nyatanya mampu menghadapi lawan yang jauh lebih besar dan banyak. Aryan keluar bersimbah darah. Walaupun bukan darahnya melainkan cipratan darah musuh yang dibantainya dalam sekali tebas.


Aryan seorang tentara bayaran black wolf itulah namanya. Black wolf terkenal sebagai tentara terbaik di Negara Huaxia. Terdapat lima negara tetangga Huaxia seperti Fengxia, Nameng, Moutong dan Qingland. ia tergabung dalam group wolf three serigala menyalah kepala tiga dengan goresan pada setiap maka kanan serigala.


Misi Sss Aryan black wolf, Liu hu Tiger white dan pasukan ghosh wolf.


" Liu hu jalankan formasi A "


Liu hu salah satu tekan Aryan mengangguk mendapatkan instruksi dari sang kapten. Bergerak menyisir bersama satuan pasukan setan serigala.


Sebuah gedung berlantai tujuh menjadi target. Gedung lama bekas perusahaan batu bara. Kondisi sepenuhnya telah termakan usia, lapuk barsama waktu. Kalah dengan eksistensi alam semak belukar setinggi satu meter sudah menjadi bukti kuat. Gedung itu telah lama ditinggal pemilik yang sudah mendekam dibalik jeruji besi, karena bisnis ilegal batu bara.


Didalam gedung sebuah transaksi berhasil dilakukan kedua belah pihak berjabat tangan. Box besar berisi puluhan senjata ilegal berhasil dijual. Pria kekar bernama Wang Chai meminum sebotol arak diikuti anggota gengnya. Dihadapannya lima orang rekan bisnis dengan senyuman diwajah mengembang. Bagaimana tidak koper berisi 100M sebagai bayaran.

__ADS_1


kelima orang pergi keluar gedung merasa kesepakan yang dilakukan telah usai. Merasa bukan kewajiban mereka ikut berpesta ria.


Disisi lain Liu hu menyisir lokasi dengan cepat dan seksama. Pasukan setan serigala berhasil memasuki gedung. Penembak jitu, perakit bom, pengeksekusi siap pada posisinya.


Sementara Liu hu masih diluar gedung menunggu kecoa kecil yang keluar dari sarangnya.


" Untung besar, kalau setiap penjualan senjata begini dari dulu kita sudah kaya " ucap salah satu penjual.


Kelima orang bersiap meninggalkan tempat mengendarai mobil jeep hitam. Dengan keadaan gelap hanya cahaya remang-remang bulan, lokasi gedung yang cukup terpencil dari pemukiman kota maupun desa. Suara mobil menyalakan mesin.


ghheerr,,..


Dari arah depan mobil pria berbaju hitam berdiri menghadang dengan santainya. Menghalangi sorot lampu mobil kearah depan. Senyum seringai muncul dari bibir sang pria.


Tanpa ada yang tau kecuali Aryan didalam mobil sudah ada enam orang. Liu hu sudah sedari tadi ikut masuk mobil bersama kelima orang yang lain. Tanpa menunggu peringatan.


Slaassh,,..


Slaassh,,..


Slaassh,,..


Kini sang mobil hanya menjadi tempat pemakaman bagi kelima orang yang hanya beberapa detik saja menjadi seonggok daging tak bernyawa. Liu hu keluar dari dengan beberapa lirikan singkat, tampak senang diberikan beberapa jatah dalam aksinya.


Situasi didalam gedung nampak baik- baik saja. Wang Chai masih asyik berpesta alkohol, tak tahu rekan bisnisnya mati dengan cara yang kejam. Dengan adanya senjata ditangan ia yakin kelompoknya akan menjadi geng terkuat. Wang Chai adalah pemimpin geng naga hitam, geng yang terkenal akan kekejaman dan kebenaran moral. Mereka membunuh, menindas, dan menjadikan wanita budak untuk dijual atau dijadikan sebagai pemuas gairah birahi kelompoknya. Geng naga hitam beroperasi didaerah perbatasan negara, memanfaatkan kelemahan pada setiap daerah perbatasan yang lemah dalam pengawasan negara.

__ADS_1


__ADS_2